August, 2019 | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Cara Membuat Blog Menarik: Menjadi Blog Detective

Cara Membuat Blog Menarik: Menjadi Blog Detective

Cara Membuat Blog Menarik: Menjadi Blog Detective atau Penyelidik Blog

Postingan blog Anda pasti punya tujuan bukan?

Dalam belajar internet marketing, saat mempraktekan blog marketing, entah hanya untuk menaikan traffic halaman konversi atau landing page atau sekedar memberi informasi atau pun mengandung ajakan tertentu bagi pembaca setelah membaca postingan baik itu ajakan untuk like, mendaftar, komentar, atau pun langsung beli.

Di mana pun Anda menulis, baik itu di blog, email atau pun surat penawaran, jika itu memancing respon atau tindakan, .. Anda sedang menulis naskah iklan.

Banyak praktisi bisnis online pemula tergoda membuat postingan dengan gaya penulisan langsung jualan ke orang tak di kenal tanpa basa basi. Langsung hard selling bisa saja langsung closing, tapi dalam banyak kasus menurut pengalaman pembaca butuh merasa yakin untuk menjadi customer atau pembeli.

Anda perlu melirik penulisan copywriting gaya lama dalam blog marketing atau content marketing. Prinsip-prinsip dari gaya lama pun tetap bagus diterapkan di jaman sekarang.

Berperanlah menjadi detektif blog.

Dalam dunia pemasaran, kailnya berupa cerita, ide atau pun fitur yang mengait rahang yang diumpan yaitu perhatian pembaca.

Copywriter atau penulis iklan menggali dari bacaan tentang penjualan, interview dengan customer, dan menggali lebih dalam manfaat, fitur dan sejarah produk. Tujuannya membongkar informasi yang menarik mata pembaca.

Penulis iklan legendaris, John Carlton, mengemukakan proses yang dimulai dengan memakai “topi detektif penjualan.” Ya, menggunakan kerangka berpikir detektif. Prinsip ini bisa Anda manfaatkan untuk membuat postingan memikat.

Salah satu contoh yang tepat untuk hal ini adalah Jon Morrow. Ia memainkan peran “blog detective” dibanding hanya sekedar menjadi penjual online.

Sebelum postingannya menjadi viral di Copyblogger, ia mencatat sejumlah komentar dalam setiap postingannya, menganalisa komentar-komentar dan mempelajari statistik social media bertahun-tahun.

Jon melakukan penyelidikan ala detektif untuk membangun pemahaman akan impian yang menghangatkan hati, memahami kecemasan, dan ketakutan yang melumpuhkan dari pembaca. Ini menghasilkan postingan yang meledak dengan komentar komentar dan banyak disharing.

Jika Anda ingin postingan Anda mewabah, lakukan peran sebagai penyelidik blog dan pelajari postingan-postingan populer, galilah dari komentar yang ada, lakukan analisa, lihat polanya.

Anda akan temukan apa yang dicari dan ingin diketahui pembaca sehingga Anda bisa memberikan konten hangat yang mereka suka.

Belajar Jualan Online: Prinsip Dasar Copywriting

Belajar Jualan Online: Prinsip Dasar Copywriting

Belajar Jualan Online: Prinsip Dasar Copywriting

Belajar copywriting atau menulis iklan memegang peran penting dalam belajar jualan online.

Lalu, tulisan naskah iklan yang bagus itu yang bagaimana?

Kapan sebuah tulisan iklan itu persuasif dan kapan gagal untuk membujuk?

Dengan mendengarkan klien dan mencuri kata kata mereka, Anda belajar, misalnya apa fitur yang menarik dan manfaat mana yang memikat customer

Untuk mengubah kata kata customer atau klien menjadi iklan yang persuasif atau membujuk, Anda perlu memahami prinsip dasar menulis iklan. 🔖🖱📖

Prinsip ini membantu Anda menciptakan keseimbangan yang baik antara fitur ( spesifikasi) dan manfaat. Prinsip ini menunjukkan bagaiman tulisan iklan yang baik memberikan baik substansi ( Fitur ) dan daya pikat emosional ( manfaat ).

Prinsip aturan dasar copywriting atau penulisan iklan meliputi:
– Jodohkan gitur dan manfaat
– Jadilah spesifik di bidangnya untuk tingkatkan kredibilitas
– Gunakan bukti ( seperti kesaksian atau testimonial ) agar orang percaya Anda
– Mengatasi penolakan
– Giring orang melakuan suatu tindakan
-Tonjolkan call to action atau ajakan melakukan tindakan

Gunakan aturan dasar penulisan iklan di atas untuk mengevaluasi tulisan naskah iklan Anda.

Strategi Sales Sukses
Tips Belajar Pemasaran Online

📲 💻📚 Blog atau website kami mengulas belajar internet marketing termasuk diantaranya teknik copywriting, DAFTAR FREE 🆓 di KursusSb1m.com dan dapatkan kiriman email Tips dan Video Tutorial bisnis online di HP Anda.

Membidik Orang Sesuai Lokasi

Membidik Orang Sesuai Lokasi

Belajar Bisnis Online: Membidik Orang Sesuai Lokasi

Jika Anda rajin mengamati netizen yang menjadi sasaran, Anda akan menemukan orang yang tertarik tinggal di mana saja. Inilah keunggulan Facebook, bisa membidik netizen dengan lokasi tertentu, dan Anda bisa memunculkan iklan Anda saat mereka buka Facebook. Ini sangat bermanfaat jika Anda praktek belajar internet marketing dan bisnis online.

Platform sosmed seperti Facebook memanfaatkan sinyal HP, IP address, dan data profil untuk menetapkan lokasi. Jika Anda keliling dunia, Facebook tahu dan akan memunculkan iklan sesuai lokasi Anda berada.



Anda bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk keuntungan Anda. Beriklan dengan Facebook Ads, Anda bisa mentarget netizen berdasarkan negara, kota bahkan di lokasi spesifik. 

cara jualan di facebook laris belajar FB Ads

Facebook memungkinkan Anda menampilkan untuk:
– Orang yang sedang berada di lokasi tertentu
– Orang yang tinggal di lokasi tertentu
– Orang yang sedang jalan-jalan atau traveling di lokasi tertentu

Jika menjual produk online, tentu masuk akal jika memilih daerah yang banyak kemungkinan pembelinya.

Rumus Copywriting: Belajar Mendengarkan

Rumus Copywriting: Belajar Mendengarkan

Rumus Copywriting: Belajar Mendengarkan Customer

Menulis iklan atau copywriting, memegang peran penting dalam praktek belajar internet marketing. Dalam belajar cara copywriting, Anda perlu menjadi ahli merangkai kata.

Sedikit melakukan teknik berpuisi tak akan merusak naskah iklan penjualan Anda. Gunakan sajak dan irama dalam menulis naskah iklan yang persuasif seperti yang dilakukan penulis iklan Apple.

Pengulangan kata awal “more”

Para copywriter atau penulis iklan Apple tahu cara menggunakan sajak dan irama untuk membuat iklan yang persuasif dengan memanfaatkan keindahan susunan kata kata.

Bagaimana pun, penulisan iklan atau copywriting yang bagus diawali dengan mendengarkan customer atau klien dan “mencuri” kata kata mereka.

Ya, mencuri. Mengutip.

Bukan berarti copas iklan lain ya. 

Jika Anda memahami pergolakan yang dialami klien customer, ketika Anda mendengarkan kekawatiran dan impian mereka, saat Anda mengapresiasi bagaimana Anda bisa atasi masalah mereka, Anda berada di tengah perjalanan menulis iklan yang bagus.

Bagaimana Belajar Mendengarkan dan Mencuri Kata Kata Mereka?

Salah satu cara mendengarkan mereka adalah menambang review, pertanyaan di forum, komentar untuk masukan dalam menulis iklan.

Anda juga bisa memahami dengan berbicara langsung dengan klien atau customer.  Ini bisa lebih mendalam dari pada hanya sekedar survei.

Ketika Anda bertatap muka langsung dengan prospek atau calon pembeli atau calon klien, inilah kesempatan bagi Anda mengajukan pertanyaan berikut:


– Mengapa mereka ingin  atau pernah menyewa jasa tau membeli produk Anda?
–  Mengapa ada keraguan untuk menyewa jasa atau membeli produk Anda?
– Pencapain apa yang mereka harapkan jika menyewa jasa atau membeli produk Anda?
– Bagaimana Anda memenuhi harapan mereka? 
– Bagaimana pengalaman mereka dengan pelayanan Anda?
– Apa manfaat khusus bagi mereka?
– Bagaimana  pelayanan jasa atau produk Anda berpengaruh dalam hidup mereka?

Strategi Sales Sukses
Tips Belajar Pemasaran Online

Perhatikan ketakutan dan masalah yang diungkapkan klien atau customer, apa sasaran mereka, apa impian mereka, dan apa hasrat yang belum terpenuhi. Catat kalimat yang mereka gunakan sehingga Anda bisa menulis iklan yang mencerminkan apa yang mereka pikirkan dari kata kata mereka sehingga mereka merasa dipahami.

Belajar Internet Marketing: 7 Penyakit Penyebab Google Penalty

Belajar Internet Marketing: 7 Penyakit Penyebab Google Penalty

Dalam praktek belajar internet marketing terutama saat belajar SEO, tentu Anda pernah dengar bahwa Google melakukan razia bahkan memberi penalty seperti ranking turun bahkan deindex atau ditendang dari Google. Pastikan website Anda sehat, hindari 7 penyebab penalty berikut.

1. Konten terlalu sedikit

Konten terlalu sedikit atau minim termasuk mudah diatasi. Google sering menghukum atau memberi penalty halaman halaman situs yang tak memberi manfaat atau memiliki nilai nyata bagi pencari informasi atau hanya memiliki sedikit jumlah kata. Untuk atasi hal ini, mulailah memberikan info lebih dalam, tambahi tulisan artikel lama agar lebih banyak isinya dan hapus semua auto-generated content

2. Menggunakan hosting gratisan

Jika Anda serius menjalankan bisnis online, jangan menggunakan hosting gratisan atau blog gratisan. Lebih baik gunakan layanan hosting berbayar dan memiliki domain sendiri.

3. Keyword stuffing atau menimbun kata kunci

Jika Anda menambahkan terlalu banyak kata kunci pencarian dalam satu halaman dan berharap ranking website atau blog naik, jangan berharap terlalu banyak karena Google akan merazia dan menganggap halaman website Anda tak alami. Jangan biarkan penimbunan terlalu banyak keyword justru merusak website Anda. Karena bagi Google, customer utama Google adalah pencari info dan berharap pengunjung website mendapatkan info bermakna.

Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva
Gambar didesain dengan Canva

4. Sarang virus

Google akan merazia situs yang menjadi sarang virus malware dan spyware. Jika dari website Anda ditemukan sesuatu yang bisa menginfeksi komputer atau HP pengunjung, Anda harus menghilangkannya segera.

5. Redirect yang buruk


Jika website Anda melakukan redirect atau langsung mengalihkan arah ke website lain, Anda bisa kena penalty. Redirect seperti ini bisa membuat website Anda kena penalty karena membuat pengunjung cepat cabut dari situs Anda. 
 

6. Duplicate/scraped content atau Copy Paste Konten

Jika konten yang sama persis ditemukan di banyak tempat di situs Anda, atau hasil copy paste, Google akan merazia website Anda. Pastikan tidak ada duplikasi konten di situs Anda. Pastikan konten Anda unik dan update.

7. External Link yang berlebihan

Link eksternal atau backlink atau link dari luar ke situs Anda mau pun sebaliknya dibutuhkan. Link dari luar itu umpama voting, semakin banyak yang mereferensikan halaman website Anda makan semakin naik ratingnya. Link dari dalam ke luar juga ada baiknya dalam crawling apa lagi ke situs besar, artinya Anda memberi kredit pada sumber lain. Bagaimana pun website adalah sarana berinteraksi dengan orang lain. Dalam interaksi tentu hal yang terlalu ekstrim tak baik. External link terlalu banyak tapi minim konten tentu akan kecewakan pembaca bahkan Google akan merazia hal ini sebagai spam.

Mungkin masih banyak penyebab penalty lain seperti terlalu banyak pop up atau flying banner yang mengganggu pembaca atau pun isi konten yang dianggap dilarang di negara tertentu atau dianggap scam. Tapi 7 penyakit di atas merupakan penyebab umumnya.

Belajar Internet Marketing: Copywriting vs Blog Post

Belajar Internet Marketing: Copywriting vs Blog Post

Dalam praktek belajar bisnis online, tentu Anda akan melakukan blog marketing dengan postingan blog selain itu juga melakukan copywriting.

Apa itu copywriting?

Copywriting atau penulisan iklan bertujuan membujuk pembaca melakukan tindakan tertentu – seperti membeli produk Anda, memesan jasa Anda, mendaftar untuk mendapat kiriman email, mendownload brosur, atau follow akun sosmed Anda. Naskah iklan bisa Anda tampilkan di email, halaman website, atau pun brosur jualan.

Tulisan blog secara umum bisa saja bukan copywriting. Postingan blog bertujuan mengedukasi pembaca atau memberi info kepada pembaca. Tulisan postingan blog membangun kekuatan Anda sebagai blogger dalam blog Anda dan membuat pembaca kenal dan percaya pada Anda.

Tulisan copywriting atau tulisan iklan/ halaman konversi tujuannya langsung konversi entah ajakan klik, ajakan subscribe bahkan ajakan membeli.

Penulis: Mas Wahyu Didik