November, 2019 | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
4 Kekurangan Blog Marketing

4 Kekurangan Blog Marketing

Belajar Digital Marketing: 4 Kekurangan Blog Marketing

Ada beberapa praktisi internet marketing cenderung enggan melakukan blog marketing mereka memilih cara lain. Ada juga praktisi yang sedang belajar bisnis online pemula yang malas untuk blogging. Pandangan mereka kontra terhadap blog marketing.

 

Itulah hidup. Selalu ada pro dan kontra. Begitupula pandangan orang terhadap blog marketing.

Belajar Marketing Online dasar

Beberapa hal yang dianggap kelemahan blog marketing:

 

1. Blogging perlu banyak waktu.

Membuat konten baru atau update blog memerlukan waktu yang tak singkat. Tetapi hal ini bisa diatasi dengan menyewa jasa penulis lepas, membeli artikel dari mereka. Atau ada yang menggunakan tools mesin pembuat artikel walau ini tak dianjurkan.

 

2. Butuh ide yang mengalir.

Memikirkan ide-ide baru merupakan tantangan terbesar yang dihadapi para blogger. Orang malas blogging karena kehabisan ide.

 

3. Harus menunggu lama untuk melihat hasilnya.

Merasakan hasil dari blogging perlu waktu. Perlu waktu untuk membangun blog dan menarik pemirsa blog Anda. Trafik tidak langsung terlihat hari itu juga.

 

4. Blog masih perlu dipasarkan.

Anda memasarkan usaha Anda dengan menggunakan blog tetapi agar berjalan blog Anda perlu diketahui orang lain, artinya Anda harus mencari pasar yang Anda bidik dan memancing mereka ke blog Anda. Dengan inbond SEO dengan postingan blog memang bisa memancing trafik tetapi ini butuh waktu. Untuk hasil lebih cepat Anda perlu sharing di social media atau bahkan dengan trafic berbayar seperti Facebook Ads atau Google Ads.

 

Tentu pada kenyataannya, blog marketing bermanfaat dan memiliki kekuatan tersendiri untuk pemasaran usaha Anda.

 

Jangan anti blog marketing karena blog marketing merupakan hal yang bermanfaat dalam menjalankan marketing online.

 

Ingin info update tips dan video tutorial internet marketing lebih dalam via email Anda? Daftar FREE di Sb1mNetpreneur.com

Belajar Menulis Iklan Online: Efek Bingkai

Belajar Menulis Iklan Online: Efek Bingkai

Belajar Menulis Iklan Online: Efek Bingkai

 

Efek Membingkai berasumsi bahwa orang cenderung ambil resiko untuk menghindari akibat yang merugikan atau kehilangan sesuatu. Di sisi lain mereka cenderung menghindari resiko yang sama ketika ditawari hasil perolehan yang bagus bahkan muluk-muluk. Itulah mengapa banyak seminar tentang positif thinking karena pikiran negatif atau ketakutan liar di pikiran banyak orang. Untuk akhirnya berpositif thinking pun mereka perlu menyadari akan kerugian dari berpikiran negatif ;-).

 

Sebagai internet marketer atau pun pemasar lain seperti penjualan langsung atau dalam praktek belajar digital marketing, kadang kita terlalu tergesa-gesa melompat menawarkan manfaat atau keunggulan produk kita. Jika respond bagus, itu luar biasa. Bagaimana jika malah mereka merespond sebaliknya menganggap manfaat produk Anda adalah janji muluk-muluk atau jualan mimpi?

Strategi Sales Sukses
Tips Belajar Pemasaran Online

Perlu dipikirkan, apakah iklan ini akan berjalan dengan baik jika saya membingkainya sebagai jalan menghindari kerugian atau kehilangan daripada langsung ke arah pencapaian yang dijanjikan atau yang didapat? Tentu hal ini juga tergantung pada target pasar Anda, hasrat mereka dan ketakutan yang sadar atau di bawah sadar mereka miliki.

 

Bagaimana Cara Internet Marketer Menggunakan Efek Membingkai?

Beritahu customer apa yang akan mereka hemat jika beli produk Anda. Misalnya, dari pada berkata, “Bayar hanya 60%..” lebih baik katakan, “Hemat 40%” Buat judul postingan blog mau pun Call to Action yang mengajak customer menghindari kerugian atau rasa sakit.

Misalnya:
“Ogah Gemuk? Lakukan Trik Ini.”
“Trik agar jualan online tidak rugi.”
“Takut tak punya pendapatan setelah pensiun, pelajari kiat-kiat ini.”

 

Salam Sukses.