December, 2019 | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Belajar Internet Marketing: Keyword Bagus di 2020

Belajar Internet Marketing: Keyword Bagus di 2020

Belajar Internet Marketing: Keyword Yang Bagus di 2020

Kata kunci frase panjang atau long tail keywords masih sahabat baik Anda dalam praktek belajar internet marketing untuk pemula.

Long tail keyword masih diprediksikan memegang peran penting di tahun 2020 bagi Anda yang melakukan strategi atau taktik SEO atau optimasi situs di mesin pencari.

Mungkin Anda tahu tentang pencarian suara atau voice search yang mulai ada bahkan meningkat penggunaannya, juga trend pencarian melalui HP atau smart phone serta diluncurkannya BERT oleh Google.

Dengan semakin canggihnya Google memahami kata kata manusia, tak lagi pencarian dilakukan dengan mengetik pancarian “tempat ngopi di jakarta pusat”, tetapi Anda bisa bertanya seperti halnya berbicara langsung pada teman di Google,”Di mana tempat ngopi di Jakarta Pusat” dan Anda akan menerima relomendasi berdasarkan lokasi dan history Anda.

 

Lalu apa artinya bagi Anda?

Kabar baiknya, kata kunci pencarian dengan frase panjang atau long tail keyword masih empuk untuk diranking. Jika digunakan dengan bijak ROI
nya bisa lebih baik dari kata kunci pencarian yang pendek. Ya, optimasi untuk kata kunci pencarian dengan frase panjang atau long-tail keyword masih berperan penting baik untuk SEO mau pun ROI. Dari pada hanya optimasi “jual jaket kulit” lebih baik long tail keyword “Jual Jaket Model Jaket Kulit Pria Terbaru 2020.”

Bagi Anda yang ingin belajar digital marketing di Jakarta atau ingin mendapatlan tips dan video tutorial gratis dulu lewat email Anda, subscribe FREE member di KursusSb1m.com

Trend SEO 2020: Menulis Untuk Manusia Pertimbangkan GOOGLE BERT

Trend SEO 2020: Menulis Untuk Manusia Pertimbangkan GOOGLE BERT

Trend SEO 2020: Menulis Untuk Manusia Pertimbangkan BERT

Dalam praktek belajar marketing online khususnya belajar SEO, sebelum Anda mencoba menarik perhatian Search Engine seperti Google atau Yahoo atau Bing, buatlah hal menarik bagi manusia dalam hal ini pembaca atau pemirsa. Mungkin Anda sudah pernah mendengar hal ini berulang-ulang. Tetapi jangan bosan ya karena berbisnis berarti berinteraksi dengan manusia atau membina hubungan dengan manusia. Anda tahu, siapa yang berpotensi besar membeli dari Anda.

 

Oktober 2019, Google mengumumkan BERT ( Bidirectional Encoder Representations from Transformers ). Apaan lagi nih? Jangan pusing dulu dengan istilahnya, gampangnya seperti ini: Google jadi lebih baik dalam menafsirkan maksud si user dalam pencarian informasi. Dari pada hanya menterjemahkan setiap kata dalam pencarian secara terpisah, algoritma Google sekarang melihat makna dari keseluruhan frase dan ini akan berlanjut mewarnai trend SEO 2020.

 

Berikut contohnya:

Sebelum BERT, algoritma tak mempertimbangkan kata depan “ke” ketika orang Indonesia mencari jawaban bagaimana pergi ke Amerika. Dulu hasilnya bisa tak relevan. Kini hasilnya relatif relevan sesuai maksud pengguna.

 

Lalu, so what gitu lho.. Apa artinya ini bagi pebisnis online dan praktisi digital marketing? Ngaruh gak sih?

Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva

Pertama-tama, ini artinya Anda perlu ekstra fokus, konten harus super tertarget. Anda perlu konten yang berbeda-beda untuk semua buyer persona dan untuk semua tahap perjalanan online pembeli Anda. Jangan terlalu berharap menangkap semua dalam satu postingan blog.

 

Sebagai contoh, klinik perawatan kecantikan ( kosmetologi ) dan perawatan kulit ( dermatologi ) tak lagi bisa menulis satu postingan blog tunggal untuk semua prosedurnya dan berharap membidik semua orang yang mencari cara menghaluskan wajah dan tubuhnya. Itu semua butuh konten terpisah, misalnya:

 

  • Prosedur atau cara peremajaan untuk pria dan wanita
  • Cara peremajaan untuk berbagai usia baik pria mau pun wanita

Setelah dibedakan di awal, masuklah ke segmentasi untuk setiap fase perjalanan online si pembeli:

  • Timbulnya kesadaran ( Awareness) – mengenali gejala yang terlihat dari penuaan
  • Tahap pertimbangan ( Consideration ) – prosedur mana yang terbaik untuk setiap gejala, seperti keriput, kerutan, bintik- bintik hitam, dan sebagainya )
  • Tahap Keputusan ( Consideration ) – mengapa klinik Anda merupakan pilihan terbaik untuk prosedur tersebut.

Seperti yang Anda lihat, jika Anda mencampur dan mencocokkan dua kriteria utama di atas, Anda berakhir dengan setidaknya selusin topik atau sekumpulan topik yang menarik. Benar bahwa artikel-artikelnya agak mirip-mirip. Tetapi pembaca akan bisa menemukannya sendiri dalam konten Anda. Menjala dengan jala yang luas tak lagi berjalan. Sisi terangnya, mencari ide baru dalam blogging tak perlu susah brainstormingnya. Kabar yang kurang bailnya, Anda perlu balik ke konten lama dan mengupdatenya agar relevan.

PELAJARI VIDEO TUTORIAL DAN TIPS DIGITAL MARKETING DENGAN BERLANGGANAN TIPS DAN TRIK LEWAT EMAIL ANDA. CARANYA? DAFTAR FREE DI http://kursusSb1m.com

Teknik Marketing Penjualan: Prinsip Resiprokal

Teknik Marketing Penjualan: Prinsip Resiprokal

Teknik Marketing Penjualan: Prinsip Resiprokal

Berikan Dulu Apa Yang Diinginkan Audience

Tahulah Anda bahwa ketika Anda memberikan apa yang diinginkan atau dibutuhkan orang, mereka merasa ingin membalasnya?

Dalam marketing termasuk juga saat praktek belajar digital marketing, ini disebut prinsip resiprokal atau prinsip saling berbalas. Sekilas untuk yang tidak menherti, Anda rugi karena memberi gratisan tetapi kenyataannya Anda mendapat lebih banyak dengan memberi sesuatu yang berarti dengan cuma-cuma, meski kadang hasilnya perlu waktu.

Contoh fenomena resiprokal atau saling berbalas misalnya, pemilik tempat fitness memberi video tutorial fitness gratis ke prospek. Karena itu semakin banyaklah Audience yang melihat video tutorial bahkan berlangganan gratis, karena semakin tertarik beberapa dari audience menjadi member premium tempat fitness.

 

Pernah tahù bahwa ada minuman gratis bagi yang berfoto dan sharing dengan hashtag yang berhubungan dengan minuman tersebut? Ini salah satu contoh resiprokal yang disapatkan penjual adalah potensi traffic.

 

Ya, prinsip resiprokal bisa menjadi senjata kuat dalam pemasaran.

Sb1mNetpreneur.com

Belajar Digital Marketing: Mulailah Dari Website

Belajar Digital Marketing: Mulailah Dari Website

Belajar Digital Marketing: Mulailah Membuat Website

Tak peduli berapa banyak buku yang Anda baca tentang bermain seruling, jika Anda tak mulai memegang seruling, mempraktekkan lobang mana yang harus ditutup atau dibuka untuk menghasilkan suara nada tertentu, mulai meniup seruling mencoba memainkan lagu, Anda tak pernah bisa menjadi pemain seruling yang handal. Begitu pula dengan belajar digital marketing, yang juga meliputi praktek SEO atau optimasi website agar sering muncul di hasil pencarian di mesin pencari bahkan rangking di Google. Anda perlu paham teorinya, langkah-langkahnya, tetapi tak ada yang menggantikan tindakan mempraktekannya, dari membuat konten, memposting, mendistribusikannya dan praktek lain untuk meningkatkan rangking situs Anda di Google.

 

Untuk memulai proyek bisnis online Anda, yang perlu Anda lakukan adalah:

1. Pilih topik sesuai passion Anda;

2. Beli domain dan hosting untuk website Anda;
3. Bangun website dasar, mulailah dari yang sederhana;
4. Mulailah membuat konten dan posting
5. Lalu .. selanjutanya apa?..

Dari sinilah, praktekan pengetahuan SEO Anda untuk optimasi konten, membangun backlink, dan memastikan website Anda secara teknis sehat secara SEO.

kata bijak usaha sendiri
kata kata bijak usaha sendiri

Tidak ada yang memberi pelajaran SEO lebih baik dari pada LANGSUNG PRAKTEK. Ini memang proses yang butuh waktu dari pengerjaan sampai buah dari SEO, dan tentu menulis konten dan membuat konten gambar dan video butuh lebih banyak waktu dalam upaya Anda. Pastilkan apa yang Anda buat menarik bagi Audience juga secara teknis SEO mengoptimasi rangking.

 

Mau belajar digital marketing mulai dari dasar? DAFTAR FREE di SB1mNetpreneur.com

Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

 

Analisis pesaing atau kompetitor merupakan hal penting dalam strategi persaingan pemasaran online. Mengintip konten yang dibuat oleh kompetitor merupakan salah satu langkah yang bermanfaat dalam membangun brand dalam strategi marketing online Anda. Lihat apa saja konten dari kompetitor yang mendapat banyak view bahkan tanggapan dari netizen.

 

Berikut tips belajar internet marketing, tentang beberapa cara kreatif mengamati apa yang dilakukan saingan Anda dalam pemasaran online khususnya content marketing.

 

1. Daftar sebagai pelanggan info kiriman email dari pesaing

 

Menurut survei dari BtoB Magazine, 59% internet marketer mengatakan bahwa email adalah saluran paling efektif dalam mengeruk pendapatan. Ini membuktikan bahwa kiriman email marketing kompetitor terhadap customer patut diamati. Caranya? Dengan mendaftarkan email Anda di form website kompetitor untuk mendapatkan kiriman info terkini atau promosi dari kompetitor. Pelajari kultur usaha mereka, kabar terkini dari mereka, kampanye dan promosi, frekwensi publikasi konten, dan bagaimana kompetitor mengincar pemirsa yang jadi target mereka.

 

2. Analisa konten video kompetitor

 

Menurut penelitian dari Cisco tahun 2019. 81% traffic online dari cutomer adalah video. Banyak merek terkenal menggunakan video sebagai bagian dari strategi digital marketing mereka. Lihat apakh pesaing Anda menggunakan video dan pelajari interaksi, komentar serta video kompetitor apa saja yang dishare oleh netizen. Video seperti apa yang viewnya banyak. Evaluasi kata kunci yang digunakan, bagaimana judulnya dan deskripsinya. Anda bisa memata-matai dengan subscribe YouTube channel kompetitor.

Belajar Youtube Video Marketing SB1m

3. Lihat Jejak Sosmed Kompetitor

Banyak kompetitor yang aktif di beberapa saluran media sosial. Amati aktifitas kompetitòr di jejaring sosial. Amati dengan menjadi followernya dan lihat update statusnya. Lihat postingannya, gambar seperti apa yang mereka gunakan. Anda bisa meniru pendekatan mereka.

Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com
Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com

4. Identifikasi kata kunci pencarian apa yang paling bagus untuk diincar

Memilih kata kunci yang tepat untuk konten postingan Anda meningkatkan peluang kemunculan usaha Anda di Google. Ahrefs bisa membantu Anda dalam internet marketing untuk mengamati pesaing dengan mengupas kata kunci, banyaknya pencarian, tingkat persaingan agar postingan Anda posisinya bisa di puncak. Keyword Planner dari Google Ads kuga bisa dijadikan alat riset kata kunci yang memungkinkan Anda menemukan kata kunci yang tepat untuk menargetkan iklan.

Belajar Internet Marketing Webminar

5. Menghadiri acara kompetitor

Banyak internet marketer menggunalan acara seperti webinar dalam startegi digital marketing mereka. Anda bisa mencari tahu apa yang membuat orang berminat menghadiri acara atau ikut webinar. Apa saja yang ditawarkan di acara tersebut. Perhatikan sesi tanya jawab. Apa yang menjadi pertanyaan mereka yang hadir. Gunakan ini sebagai ide dalam membuat dan mendistribusikan konten.

 

6. Amati perubahan apa yang dilakukan kompetitor pada website mereka.

Amati perubahan menyolok yang dilakukan kompetitor pada website atau blog mereka baik itu desain mau pun apa yang disampaikannya. Lihat launhing produk atau jasa mereka, dan bagaimana penulisan iklannya serta cara mereka menyampaikan pesan. Bagaiman pengalaman Anda dalam membuka situs mereka. Apa warna dan jenis dan ukuran huruf yang mereka gunakan? Bagaimana mereka mengatur konten di situs mereka? Apakah mudah mendapatkan info di sana?

 

Banyak cara bagi internet marketer mengamati pesaing bisnis. Melihat jejak konten kompetitor penting dalam membangun strategi pemasaran konten yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis. Setiap usaha harus mampu melakukan perubahan dalam menghadapi pasar.

 

Pelajari tips dan video tutorial Gratis melalui email Anda dengan DAFTAR FREE di Sb1mNetpreneur.com