Belajar Marketing Online | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Trik Marketing Online: Masalah Duplicate Content? Tambahkan Value

Trik Marketing Online: Masalah Duplicate Content? Tambahkan Value

Trik Marketing Online: Masalah Duplicate Content? Tambahkan Value

Topik tertua dan yang paling sering dibahas dalam belajar marketing digital khususnya  SEO adalah Duplicate Content atau Konten duplikat. Definisi Duplicate Content artinya adalah istilah di bidang optimisasi mesin pencari atau SEO untuk menggambarkan konten yang muncul di lebih dari satu halaman web.

 

Meski Google tidak memberikan hukuman nyata terhadap duplicate content, Google enggan merangking 5 konten yang identik pada posisi 5 teratas dari halaman hasil pencarian Google Search.

 

Lalu, apa yang harus dilakukan jika Anda memiliki konten yang mirip atau sama dengan kompetitor Anda?
Jawabannya: Tambahkan Value. Tambahkan Nilai Nilai.

 

Jika Anda punya produk yang sama dengan situs jualan online lainnya, ada yang harus lakukan agar halaman produk Anda menonjol. Caranya? Tambahkan nilai nilai (value) dari produk Anda pada konten halaman produk Anda. Dengan menambahkan keunikan konten Anda maka Anda mengaitkannya dengan audiens tertentu yang Anda incar. Tambahkan gambar dan video yang membahas produk lebih mendalam. Tambahkan apapun yang bisa menambahkan atau meningkatkan nilai nilai produk Anda.

Tempat Kursus Belajar Internet Marketing di Jakarta Sb1m

John Mueller dari Google ketika ditanya tentang konten duplikat dan konten hasil copy sehubungan dengan optimasi mesin pencari atau SEO, di Twitter ia menjawab, “Saya akan fokus pada nilai nilai yang Anda tambahkan, bukan konten yang Anda copy.”

 

Ya, jika konten Anda sama dengan situs lain atau dicopy oleh situs lain, tambahkan nilai-nilai pada konten Anda.

 

Tips dari SB1mNetpreneur.com

2 Jenis Fitur Landing Page Design Apa Saja?

2 Jenis Fitur Landing Page Design Apa Saja?

Belajar Digital Marketing Online: 2 Jenis Fitur Landing Page Design

 

Dalam praktek belajar digital marketing atau belajar marketing online, khususnya saat praktek web atau blog marketing, Anda bisa menggunakan landing page untuk meningkatkan konversi baik sekedar menarik prospek atau pun closing penjualan.

Lalu, apa saja fitur kunci landing page yang memikat? 🔐🔒🔓

Landing Page memiliki banyak fitur yang dapat digolongkan dalam 2 kategori jenis fitur landing page design.

 

1. Fitur Berorientasi Menjalin Hubungan/Engagement

 

Fitur ini dibangun agar pengunjung terus membaca, scrolling dan kerasan di website. Fitue ini mancakup:

Banyak ruang kosong, subjudul, dan gambar yang membuat halaman Anda lebih mudah dikelola dan lebih mudah dibaca.

Paragraf-paragraf pendek.

Kata-kata yang mudah dipahami pembaca dan memikat.

Headline dan tulisan yang merangsang rasa ingin tahu pengunjung situs.

 

2. Fitur Berorientasi Konversi:

 

Fitur ini dibangun untuk meyakinkan pengunjung untuk berkonversi. Berkonversi dalam hal ini melakukan subscribe atau pendaftaaran, berlangganan info, download, install aplikasi, dan membeli. Fitur ini mencakup:

Judul, gambar, dan salinan yang menyentuh titik rasa salit audiens Anda, menghubungkan fitur produk Anda (atau tindakan yang diinginkan) dengan manfaatnya bagi audiens, serta melukiskan gambaran tentang betapa hebatnya kehidupan jika audiens melakukan tindakan yang Anda inginkan .

CTA ( Call to Action/ Ajakan Bertindak) yang dirancang dengan cantik, baik dan ditempatkan secara menyolok yang menggunakan kata-kata yang berorientasi memancing tindakan.

Menggunakan taktik pendorong konversi seperti bukti sosial, penanganan keberatan, testimoni dan konten video.

SB1mNetpreneur.com

📀🔎📚📖🎯

6 Kesalahan Content Marketing Yang Harus Dihindari Agar Tidak Boncos

6 Kesalahan Content Marketing Yang Harus Dihindari Agar Tidak Boncos

Tips Belajar Internet Marketing: 6 Kesalahan Content Marketing Yang Harus Dihindari Agar Tidak Boncos

 

Sekitar 72% internet marketer berpendapat content marketing berguna mendapatkan banyak leads. Bisa dikatakan Content Marketing berguna dalam pemasaran online. Menggunakan content marketing dalam praktek belajar digital marketing atau internet marketing itu wajib. Tetapi ada beberapa hal dalam content marketing yang harus diwaspadai agar Anda tidak buang-buang uang dan tenaga.

Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva
Gambar didesain dengan Canva

 

Kesalahan 1: Mengabaikan Penggunaan Data dalam Strategi Content Marketing Anda.

Kebanyakan strategi pemasaran konten bukanlah strategi. Mereka hanya melakukan brainstorming ide tentang apa yang bisa dijalankan pada blog atau website mereka. Brainstorming tanpa berdasarkan data itu baik hanya ketika Anda dan teman-teman Anda merencanakan liburan atau piknik. Namun, untuk hasil nyata sebuah bisnis tentu perlu dasar data yang kuat dalam pengambilan keputusan. Untuk digital marketing Anda perlu: analisa keyword di Google, analisa keberhasilan konten, menganalisa strategi pesaing, melihat hubungan sasaran bisnis Anda dan informasi yang Anda berikan, dan alat analisa yang tepat.

 

Kesalahan 2: Tidak Pakai SEO

Kesalahan besar bila SEO (Search Engine Optimization) tidak Anda prioritaskan. Anda memang bisa mendapatkan traffic atau leads dengan iklan ads atau pun content marketing tanpa memperhitungkan SEO tetapi untuk kelangsungan jangka panjang SEO merupakan menu wajib. Setidaknya pertimbangkan: gunakan keyword untuk optimasi setiap konten yang Anda publish; lihat rangking dan statistik kinerjanya; update sesuakian dengan perkembangan SEO terkini.

 

Kesalahan 3: Tidak Memonitor Kinerja Content Marketing

Sikap acuh terhadap hasil dari kegiatan konten atau tak peduli akan kinerjanya membuat Anda tertinggal dari perkembangan. Memonitor kinerja sangat penting. Setelah buat postingan. Amati traffic postingan tersebut. Lihat dari mana datangnya. Postingan mana yang menarik pembaca mana yang leads nya nol. Tanpa monitoring, Anda tak akan mendapatkan rumus membuat dan mengelola postingan yang tepat. Membeli konten yang bagus pun bisa jadi pemborosan jika tidak memperhatikan hal-hal fundamrntal yang mendasarinya.

 

Kesalahan 4: Anda Tidak Meramu Atau Meraciknya

Mungkin Anda sudah menemukan formula yang bisa dijalankan di blog Anda. Cocok dan kinerjanya sempat bagus. Namun, tipe postingan tertentu yang bisa berjalan kinerjanya bagua belum tentu akan selamanya kinerjanya bagus. Orang bisa saja bosan, atau topiknya sudah basi. Itulah pentingnya perubahan. Lagi pula, jika terpaku pada tipe postingan yang itu-itu saja, Anda akan ketinggalan peluang pada pilihan lain. Banyak internet marketer percaya akan adanya konten yang evergreen atau yang kinerjanya subur sepanjang tahun – saya pun juga mengidamidamkannya. Konten seperti ini yang paling membawa banyak traffic dan banyak leads sepanjang waktu. Sesuatu yang terus membuahkan hasil. Tetapi bukan berarti Anda tak perlu memposting artikel atau berita perkembangan terkini dari bidang yang Anda geluti. Mungkin info itu usang setelah beberapa saat, tetapi bisa menunjukkan kepada pembaca Anda bahwa Anda terhubung dengan semua yang terjadi di bidang Anda dan bahwa Anda dapat tetap mengikuti tren.

 

Kesalahan 5: Anda Jor Joran Mencoba-coba

Anda membeli konten yang mahal atau memasarkan konten lewat ads atau iklan berbayar. Ketika tidak berhasil, karena Anda justru menambah budget untuk konten dan iklan tanpa menaksir kerugian.. Anda berpikir mungkin kurang banyak. Rasa penasaran Anda membuat Anda berpikir kalau dengan budget yang besar masak sih tidak ada pembeli yang nyangkut closing tanpa perhitungan antara pengeluaran dan persen keuntungan yang di dapat. Rasa penasaran coba coba tanpa perhitungan ini seperti judi. Jor joran bisa membuat Anda boncos. Apa lagi jika jor joran tanpa mempertimbangkan SEO… waduh lengkap borosnya.

 

Kesalahan 6:  Terbiasa Hutang Dalam Pemasaran Konten

Monitoring itu penting dalam bisnis. Anda harus memonitoring pengeluaran dalam bisnis, untung rugi bisnis dan ketersediaan budget dalam marketing. Anda harus menyesuaikan pemsaran dengan budget Anda. Ketika budget Anda mulai berkurang beberapa persen tanpa menghasilkan, Anda harus putuskan kapan harus berhenti dari cara yang tidak efektif. Jika Anda terbiasa berhutang dan berpikiran “Ah kalau budget habis toh bisa ngutang lagi.” Pemikiran seperti ini akan membuat kehilangan kesadaran akan pengaturan pengeluaran. Karena merasa tidak memiliki batas budget, kecenderungan jorjoran terjadi yang bisa berakibat boncos dan hutang bertambah.

 

Sb1MNetpreneur.com

 

Cara Menyegarkan Konten Website atau Blog

Cara Menyegarkan Konten Website atau Blog

Belajar Digital Marketing: Cara Menyegarkan Konten Website atau Blog

 

Dalam praktek belajar digital marketing, adakalanya, postingan yang dulunya performanya bagus jadi berkurang kinerjanya kqrena menjadi kurang relevan seiring dengan perkembangan informasi atau pencarian kata kunci yang Anda gunakan volume pencariannya menurun atau minat orang berubah. Tentu ini berpengaruh pada trafik website atau blog yang ujung-ujungnya berpengaruh pada bisnis online Anda.

Belajar Marketing Online dasar

Saatnya melakukan perubahan pada optimasi on page mau pun promosi off page situs atau blog Anda.

Berikut beberapa tips cara melakukan penyegaran konten dan mendorong konten Anda agar performanya bagus di Search Engine.

 

1. Ganti Keyword atau Kata Kunci Pencarian Yang Lama

Lakukan riset ulang kata kunci mana yang trend dan banyak peminatnya di Google. Ganti dengan kata kunci yang pencariannya banyak atau yang trending.
Kata kunci pencarian atau keyword bisa berkurang popularitasnya karena minat orang seiring dengan berjalannya waktu berubah atau saingan Anda yang kuat semakin banyak. Volume pencarian sebuah kata tergantung pada seberapa sering pengguna internet mengetiknya untuk cari informasi di search engine seperti Google. Jika minat untuk mencari kata kunci itu berubah tentu saja mempengaruhi rangking keyword atau kata kunci tersebut. Yang kemudian berpengaruh akan kunjungan ke blog atau situs Anda karena tidak tersedianya informasi yang dicari. Untuk itu penting riset ulang dan ganti atau tambahkan kata kunci.

 

2. Periksa Postingan Yang Terlalu Lama dan Basi

Informasi yang terlalu lama umurnya bisa saja basi. Bergantung pada perkembangan teknologi, perubahan peraturan, atau peristiwa sosial-politik yang dominan atau trend, konten yang Anda tulis hari ini mungkin tidak bermanfaat bagi pencari informasi. Konten yang memberikan manfaat bagi pemirsa tentu harus relevan.

Misalnya, konten tentang tips edit dan posting video di Youtube yang anda buat tahun 2013 tentu saja sudah tidak relevan dengan cara mengoperasikannya di tahun 2021. Atau Anda tips marketing online dengan BBM tentu saja di tahun 2021 sudah basi karena Blackberry sudah tidak populer. Begitu pula tips perijinan yang Anda buat tahun 2015 bisa jadi tidak lagi berguna karena sekarang ditahun 2021 sudah banyak menggunakan sistim online seperti OSS berbasis resiko.

 

3. Tambahkan Informasi

Periksa konten yang isinya pendek. Walau tak ada wordcount atau jumlah kata yang pasti agar rangking di Google tetapi blog atau website Anda harua informatif dan mudah dipahami. Yang terlalu pendek kurang membantu di sisi lain yang terlalu panjang bisa susah dicerna. Biasanya postingan yang isinya cuma satu paragraf tak memberi banyak nilai. Terlalu banyak bergulat pada satu topik, terlalu banyak kembangan yang isinya terlalu panjang tak mengena pokok permasalah juga tidak menarik pembaca. Potong hal hal yang tak relevan tambahkan info atau tips yang bermanfaat terutama yang berhubungan dengan kata kunci pencarian.

 

4. Buat Link Postingan Lama ke Postingan Baru

Memicu traffic ke postingan lama bisa membantu meningkatkan rangking di mesin pencari seperti Google. Lihat postingan beberapa tahun lalu, coba share di social media atau lewat email newsletter. Atau buat link ke postingam lama di blog baru Anda tentu dengan kata kunci yang relevan.

Postingan lama yang kinerjanya buruk atau jumlah viewnya rendah tak perlu dihapus. Anda bisa mengoptimasi kembali, mengupdate atau memformat kembali blog agar menarik bagi pengguna atau pun search engine.

5 Pengulangan Kata Ide Copywriting

5 Pengulangan Kata Ide Copywriting

5 Pengulangan Kata untuk Ide Menulis Iklan atau Copy Writing

Dalam banyak hal, Anda bisa melihat banyak contoh-contoh pengulangan, seperti pada buku, musik, dan bahkan iklan komersil.

Kreasi dalam beriklan pun menggunakan pengulangan agar terbentuk slogan yang mencantol perhatian calon pembeli. Politikus pun menggunakan pengulangan dalam mempengaruhi orang karena pengulangan membuat mudah diingat.

Dalam copywriting atau pun penulisan konten lain dalam website, Anda bisa membumbuinya agar bercitarasa mudah diingat pemirsa.

Sebelum lebih lanjut membahas hal ini, kita bahas itu hal mendasar apa itu definisi pengulangan.

Pengulangan dalam penulisan adalah perangkat literasi dimana kata atau rangkaian kata kata diulang untuk memunculkan penekanan.

DISKON Kelas Internet Marketing untuk PREMIUM/ BASIC MEMBER

Jika dimanfaatkan dengan tepat, pengulangan bisa memperkuat tulisan Anda dengan:

* Penekanan terhadap pesan yang ingin disampaikan

* Membuat mudah diingat

* Menambah ritme

* Menghubungkan ide-ide atau topik bersamaan

Contoh:

Masa itu adalah saat yang terbaik dari segala masa,
Masa itu adalah saat yang terburuk dari segala masa,
Masa itu adalah zaman kebijaksanaan,
Masa itu adalah zaman kebodohan.

Dipetik dari pembukaan Novel Charles Dickens berjudul A Tale of Two Cities ( Kisah Dua Kota).

Gaya pengulangan Charles Dicken menarik perhatian pembaca dan mengajak mereka membuka halaman berikutnya.

Apakah Anda bisa menerapkan hal ini dalam tulisan konten Anda?

Tentu saja bisa.

Mari kita pelajari bentuk bentuk pengulangan yang bisa Anda praktekan.

 

10 Jenis Pengulangan yang bisa Anda gunakan:

1. Anafora

Anaphora adalah pengulangan kata-kata di awal klausa yang berurutan.

Selain di musik dan cerita anak anak, anafora juga digunakan dalam pidato motivasional.

Dr. Martin Luther King dalam pidatonya ‘I Have a Dream’ menggunakan pengulangan anafora untuk memotivasi orang.

Contoh:
Biarkan kebebasan berdering dari Stone Mountain di Georgia.
Biarkan kebebasan berdering dari Lookout Mountain di Tennessee.
Biarkan kebebasan berdering dari setiap bukit dan gundukan tanag di Mississippi.

Pengulangan tak hanya memberikan penekanan tapi juga memperjelas pesan Dr. Martin Luther King dalam pidatonya.

Contoh Lain:
Selalu Ada..
Selalu Bisa

Iklan Tokopedia

 

Lindungi Alam
Lindungi Kamu

Iklan Aqua

 

2. Epizeuxis

Epizeuxis adalah pengulangan kata atau frasa secara berurutan.

Contoh:

Lokasi, lokasi, lokasi.” Iklan properti.

 

3. Epifora

Epifora adalah majas repetisi yang berupa perulangan kata pada akhir baris atau kalimat berurutan

Contoh iklan Keramik Essanza:

no shine like it,
no scratch resistance like it,
no strength like it,
essenza no tile like it,

Contoh iklan pidato politik:

Kalau bukan sekarang, kapan lagi
Kalau bukan saya, siapa lagi

 

4. Diacope

Diacope adalah pengulangan dari satu kata atau frasa, dipisahkan oleh kata-kata yang mengintervensi. Itu berasal dari kata Yunani thiakhop, yang berarti “memotong menjadi dua.”

Kamu tidak sepenuhnya bersih sampai kamu Zest benar- benar bersih .”
(slogan iklan untuk sabun Zest)

 

Terus terang philips terang terus..
Iklan Lampu Philips

 

5. Epanalepsis

Epanalepsis adalah pengulangan kata atau frase pada awal dan akhir kalimat atau klausa.

 

Terus terang philips terang terus..
Iklan Lampu Philips

Perlunya Google Analytics Dalam Analisa Pemasaran Online

Perlunya Google Analytics Dalam Analisa Pemasaran Online

Belajar Marketing Online: Google Analytics Dalam Analisa Pemasaran Online

Dalam belajar internet marketing Anda perlu melakukan analisa terhadap kemajuan website atau blog Anda. Untuk itu Anda perlu menggunakan Google Analytics 4 sebagai alat pengukur kemajuan.

Google Analytic memudahkan dalam mengungkap kemajuan situs Anda dan perjalanan pengguna situs atau customer Anda yang nantinya berguna dalam mamutuskan apa yang selanjutnya akan dilakukan. Mengapa? Karena Google Analytic:

 

• Memberikan pemahaman lebih lengkap tentang siklus pergerakan pelanggan Anda, mulai dari perolehan hingga penyimpanan, dengan menyatukan data di seluruh aplikasi dan web.

 

• Berjalan dengan atau pun tanpa cookies atau pun pengenal sehingga sehingga Anda dapat mempelajari pelanggan Anda bahkan dengan kesenjangan dalam data Anda.

 

• Google Analytics 4 dibangun dengan machine learning sehingga otomatis membuka wawasan dari data Anda yang membantu memprediksi dan menjangkau prospek yang berpotensi terjadi konversi.

Belajar Internet Marketing Webminar

Saatnya membangun pondasi pengukuran yang dibutuhkan oleh usaha Anda. Anda bisa mulai dengan mengumpulkan data dan mendapatkan manfaat dari Google Analytics 4.