Belajar Marketing Online | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Belajar Digital Marketing: Masukkkan Kata Kunci Pencarian di Google

Belajar Digital Marketing: Masukkkan Kata Kunci Pencarian di Google

Tips Belajar Digital Marketing: Masukkkan Kata Kunci Pencarian di Google

Masukkan Kata Kunci Khusus ke dalam tulisan blog atau website Anda.

Dalam praktek belajar internet marketing, kemunculan postingan Anda dalam pencarian info di search engine ibarat aliran datah kehidupan lalu lintas kunjungan ke website Anda. Jika  website atau blog Anda tak ditemukan orang di search engine seperti Google, Yahoo, atau Bing, sulit rasanya mendapat pengunjung baru di situs atau blog Anda. Kata kunci yang ditemukan dalam iklan bisa membantu postingan Anda ditemukan netizen.
Kata kunci yang Anda masukan dalam postingan, memungkinkan pembaca potensial berkunjung di website Anda.
Customer atau klien mencari istilah istilah tertentu dengan tujuan tertentu.
50 persen pencarian di Search Engine menggunakan pencarian dengan rangkaian 4 kata atau lebih.
Blogger atau internet marketer harus menjodohkan keinginan pencari info dèngan konten yang memberi jawaban atau solusi atas pertanyaan warganet atau netizen. Dengan begitu, pembaca akan menemulan blog Anda dan menggali informasi relevan. Anda bisa amati info apa yang dicari orang melalui Google dengan melihat popularitas pencarian melalui Google Trends. Dari sinilah Anda menulis konten yang dibutuhkan oleh pencari info online.
Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva
Gambar didesain dengan Canva
Bukan berarti Anda membanjiri blog Anda dengan kata kunci pencarian. Tetaplah berpegang pada teknik dasar SEO, seperti menambah kata kunci pada header atau pun meta description.
Menulis untuk website Anda berarti membuat konten Anda terlihat secara online. Mulailah dengan memasukkan kata kunci khusus atau kata kunci yang mengandung istilah khusus pada karya Anda.
Sb1mNetpreneur.com

Cara Menulis Blog yang Menarik: Gampang Dibaca

Cara Menulis Blog yang Menarik: Gampang Dibaca

Tips Cara Menulis Blog yang Menarik: Menulislah Dalam Bentuk yang Mudah Dibaca

Dalam belajar internet marketing, perlu dipertimbangkan kebiasaan pembaca online. Seperti halnya saat offline kebiasaan membaca secara online bervariasi. Riset menunjukkan pengunjung website membaca 20% teks pada rata-rata halaman website.
Kebanyakan pembaca awalnya hanya membaca bahkan melihat sekilas konten Anda. Beberapa orang terlalu sibuk membaca setiap kata pada konten. Yang lainnya hanya ingin mendapat konsep atau ide inti tulisan lalu berpindah ke topik selanjutnya.

 

Apa pun alasan pengunjung website Anda, Anda harus siap melakulan penyesuaian pada situs Anda.

 

Jeff Goins, blogger Amerika dan penulis buku bestseller, The Art of Work, mengemukakan pandangannya:
“Benar, orang bisa baca. Tapi mereka pilih untuk tak baca. Anda perlu belajar bagaimana berkomunikasi dengan orang-orang yang secara fungsional buta huruf. Yang artinya, mereka bisa baca hanya memilih untuk tak membaca.”

 

Anda bisa membuat tulisan Anda mudah dibaca sekilas dengan cepat dengan menggunakan paragraf lebih singkat – membatasi tak lebih dari 4 kalimat.
Anda dapat membuat potongan yang dapat dipindai dengan menambahkan beberapa subjudul di seluruh posting blog Anda.

 

Tarik perhatian pembaca ke info penting dengan daftar bernomor atau bertanda point. Gunakan hurut tebal ( bold) maupun huruf miring (italic) dengan nujak untuk memberikan penekanan pada kata-kata tertentu.

DISKON Kelas Internet Marketing untuk PREMIUM/ BASIC MEMBER

Pembaca akan memindai konten Anda. Manfaatkan ini dengan memberikan format yang mudah di baca

DAPATKAN TIPS DAN VIDEO TUTORIAL BELAJAR DIGITAL MARKETING GRATIS DENGAN DAFTAR FREE di KursusSb1m.com

Belajar Internet Marketing: Keyword Bagus di 2020

Belajar Internet Marketing: Keyword Bagus di 2020

Belajar Internet Marketing: Keyword Yang Bagus di 2020

Kata kunci frase panjang atau long tail keywords masih sahabat baik Anda dalam praktek belajar internet marketing untuk pemula.

Long tail keyword masih diprediksikan memegang peran penting di tahun 2020 bagi Anda yang melakukan strategi atau taktik SEO atau optimasi situs di mesin pencari.

Mungkin Anda tahu tentang pencarian suara atau voice search yang mulai ada bahkan meningkat penggunaannya, juga trend pencarian melalui HP atau smart phone serta diluncurkannya BERT oleh Google.

Dengan semakin canggihnya Google memahami kata kata manusia, tak lagi pencarian dilakukan dengan mengetik pancarian “tempat ngopi di jakarta pusat”, tetapi Anda bisa bertanya seperti halnya berbicara langsung pada teman di Google,”Di mana tempat ngopi di Jakarta Pusat” dan Anda akan menerima relomendasi berdasarkan lokasi dan history Anda.

 

Lalu apa artinya bagi Anda?

Kabar baiknya, kata kunci pencarian dengan frase panjang atau long tail keyword masih empuk untuk diranking. Jika digunakan dengan bijak ROI
nya bisa lebih baik dari kata kunci pencarian yang pendek. Ya, optimasi untuk kata kunci pencarian dengan frase panjang atau long-tail keyword masih berperan penting baik untuk SEO mau pun ROI. Dari pada hanya optimasi “jual jaket kulit” lebih baik long tail keyword “Jual Jaket Model Jaket Kulit Pria Terbaru 2020.”

Bagi Anda yang ingin belajar digital marketing di Jakarta atau ingin mendapatlan tips dan video tutorial gratis dulu lewat email Anda, subscribe FREE member di KursusSb1m.com

Trend SEO 2020: Menulis Untuk Manusia Pertimbangkan GOOGLE BERT

Trend SEO 2020: Menulis Untuk Manusia Pertimbangkan GOOGLE BERT

Trend SEO 2020: Menulis Untuk Manusia Pertimbangkan BERT

Dalam praktek belajar marketing online khususnya belajar SEO, sebelum Anda mencoba menarik perhatian Search Engine seperti Google atau Yahoo atau Bing, buatlah hal menarik bagi manusia dalam hal ini pembaca atau pemirsa. Mungkin Anda sudah pernah mendengar hal ini berulang-ulang. Tetapi jangan bosan ya karena berbisnis berarti berinteraksi dengan manusia atau membina hubungan dengan manusia. Anda tahu, siapa yang berpotensi besar membeli dari Anda.

 

Oktober 2019, Google mengumumkan BERT ( Bidirectional Encoder Representations from Transformers ). Apaan lagi nih? Jangan pusing dulu dengan istilahnya, gampangnya seperti ini: Google jadi lebih baik dalam menafsirkan maksud si user dalam pencarian informasi. Dari pada hanya menterjemahkan setiap kata dalam pencarian secara terpisah, algoritma Google sekarang melihat makna dari keseluruhan frase dan ini akan berlanjut mewarnai trend SEO 2020.

 

Berikut contohnya:

Sebelum BERT, algoritma tak mempertimbangkan kata depan “ke” ketika orang Indonesia mencari jawaban bagaimana pergi ke Amerika. Dulu hasilnya bisa tak relevan. Kini hasilnya relatif relevan sesuai maksud pengguna.

 

Lalu, so what gitu lho.. Apa artinya ini bagi pebisnis online dan praktisi digital marketing? Ngaruh gak sih?

Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva

Pertama-tama, ini artinya Anda perlu ekstra fokus, konten harus super tertarget. Anda perlu konten yang berbeda-beda untuk semua buyer persona dan untuk semua tahap perjalanan online pembeli Anda. Jangan terlalu berharap menangkap semua dalam satu postingan blog.

 

Sebagai contoh, klinik perawatan kecantikan ( kosmetologi ) dan perawatan kulit ( dermatologi ) tak lagi bisa menulis satu postingan blog tunggal untuk semua prosedurnya dan berharap membidik semua orang yang mencari cara menghaluskan wajah dan tubuhnya. Itu semua butuh konten terpisah, misalnya:

 

  • Prosedur atau cara peremajaan untuk pria dan wanita
  • Cara peremajaan untuk berbagai usia baik pria mau pun wanita

Setelah dibedakan di awal, masuklah ke segmentasi untuk setiap fase perjalanan online si pembeli:

  • Timbulnya kesadaran ( Awareness) – mengenali gejala yang terlihat dari penuaan
  • Tahap pertimbangan ( Consideration ) – prosedur mana yang terbaik untuk setiap gejala, seperti keriput, kerutan, bintik- bintik hitam, dan sebagainya )
  • Tahap Keputusan ( Consideration ) – mengapa klinik Anda merupakan pilihan terbaik untuk prosedur tersebut.

Seperti yang Anda lihat, jika Anda mencampur dan mencocokkan dua kriteria utama di atas, Anda berakhir dengan setidaknya selusin topik atau sekumpulan topik yang menarik. Benar bahwa artikel-artikelnya agak mirip-mirip. Tetapi pembaca akan bisa menemukannya sendiri dalam konten Anda. Menjala dengan jala yang luas tak lagi berjalan. Sisi terangnya, mencari ide baru dalam blogging tak perlu susah brainstormingnya. Kabar yang kurang bailnya, Anda perlu balik ke konten lama dan mengupdatenya agar relevan.

PELAJARI VIDEO TUTORIAL DAN TIPS DIGITAL MARKETING DENGAN BERLANGGANAN TIPS DAN TRIK LEWAT EMAIL ANDA. CARANYA? DAFTAR FREE DI http://kursusSb1m.com

Teknik Marketing Penjualan: Prinsip Resiprokal

Teknik Marketing Penjualan: Prinsip Resiprokal

Teknik Marketing Penjualan: Prinsip Resiprokal

Berikan Dulu Apa Yang Diinginkan Audience

Tahulah Anda bahwa ketika Anda memberikan apa yang diinginkan atau dibutuhkan orang, mereka merasa ingin membalasnya?

Dalam marketing termasuk juga saat praktek belajar digital marketing, ini disebut prinsip resiprokal atau prinsip saling berbalas. Sekilas untuk yang tidak menherti, Anda rugi karena memberi gratisan tetapi kenyataannya Anda mendapat lebih banyak dengan memberi sesuatu yang berarti dengan cuma-cuma, meski kadang hasilnya perlu waktu.

Contoh fenomena resiprokal atau saling berbalas misalnya, pemilik tempat fitness memberi video tutorial fitness gratis ke prospek. Karena itu semakin banyaklah Audience yang melihat video tutorial bahkan berlangganan gratis, karena semakin tertarik beberapa dari audience menjadi member premium tempat fitness.

 

Pernah tahù bahwa ada minuman gratis bagi yang berfoto dan sharing dengan hashtag yang berhubungan dengan minuman tersebut? Ini salah satu contoh resiprokal yang disapatkan penjual adalah potensi traffic.

 

Ya, prinsip resiprokal bisa menjadi senjata kuat dalam pemasaran.

Sb1mNetpreneur.com

Belajar Digital Marketing: Mulailah Dari Website

Belajar Digital Marketing: Mulailah Dari Website

Belajar Digital Marketing: Mulailah Membuat Website

Tak peduli berapa banyak buku yang Anda baca tentang bermain seruling, jika Anda tak mulai memegang seruling, mempraktekkan lobang mana yang harus ditutup atau dibuka untuk menghasilkan suara nada tertentu, mulai meniup seruling mencoba memainkan lagu, Anda tak pernah bisa menjadi pemain seruling yang handal. Begitu pula dengan belajar digital marketing, yang juga meliputi praktek SEO atau optimasi website agar sering muncul di hasil pencarian di mesin pencari bahkan rangking di Google. Anda perlu paham teorinya, langkah-langkahnya, tetapi tak ada yang menggantikan tindakan mempraktekannya, dari membuat konten, memposting, mendistribusikannya dan praktek lain untuk meningkatkan rangking situs Anda di Google.

 

Untuk memulai proyek bisnis online Anda, yang perlu Anda lakukan adalah:

1. Pilih topik sesuai passion Anda;

2. Beli domain dan hosting untuk website Anda;
3. Bangun website dasar, mulailah dari yang sederhana;
4. Mulailah membuat konten dan posting
5. Lalu .. selanjutanya apa?..

Dari sinilah, praktekan pengetahuan SEO Anda untuk optimasi konten, membangun backlink, dan memastikan website Anda secara teknis sehat secara SEO.

kata bijak usaha sendiri
kata kata bijak usaha sendiri

Tidak ada yang memberi pelajaran SEO lebih baik dari pada LANGSUNG PRAKTEK. Ini memang proses yang butuh waktu dari pengerjaan sampai buah dari SEO, dan tentu menulis konten dan membuat konten gambar dan video butuh lebih banyak waktu dalam upaya Anda. Pastilkan apa yang Anda buat menarik bagi Audience juga secara teknis SEO mengoptimasi rangking.

 

Mau belajar digital marketing mulai dari dasar? DAFTAR FREE di SB1mNetpreneur.com