Peluang Usaha | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Cara Menjadi Sales Marketing: YAKIN

Cara Menjadi Sales Marketing: YAKIN

Salah satu syarat cara menjadi sales marketing pemula adalah”Yakin.” Anda hanya bisa menjual jika Anda yakin. Ya, yakin akan diri Anda, dalam arti percaya diri dan yakin bahwa produk dan jasa Anda berkuaitas dan bermanfaat. Tanpa “yakin” tentu perjuangan Anda akan berat dan sulit.

Ketidakyakinan Anda akan membuat cara jualan Anda bernada hambar tak menarik. Apa lagi jika Anda jualan langsung tatap muka, tidak yakinnya Anda akan apa yang Anda lakukan membuat apa yang Anda lakukan tak menarik. Percaya atau tidak, prinsip “yakin” ini juga berlaku meskipun Anda jualan online praktek belajar marketing online karena Anda butuh semangat dan menuangkan semangat Anda dalam tulisan.

4 Langkah Cara Membuat Website Terkenal – Ringkasan

4 Langkah Cara Membuat Website Terkenal – Ringkasan

Beberapa langkah berikut merupakan cara membuat website terkenal atau mempromosikan website supaya banyak pengunjung.

 

1. Pilihan Keyword 
Pemilihan Kata Kunci Pencarian di Google atau Pemilihan Keyword

Jika Anda berhasil menemukan istilah atau kata kunci pencarian yang memang dicari banyak sekali orang dan sesuai dengan produk atau jasa Anda, selamat, berarti memang itu yang perlu Anda optimasi atau fokuskan untuk pemasaran online Anda. Anda perlu malakukan riset online untuk mencari kata kunci yang tepat.

2.  Penetrasi ke List Online
Masukkan Website Anda atau Bisnis Anda dalam daftar rangkaian bisnis atau usaha.
Masukkan usaha Anda ke iklan baris online, cari di Google “Iklan baris online”

Pic SEO by googleseotrends.com

3. Komentar Blog
Kunjungi blog lain, baca dan tinggalkan komentar yang relevan, tanpa disadari Anda membangun link eksternal. Ingat jangan berkomentar di website kompetitor.

4. Sebarluaskan info Website atau Blog Anda
Daftarkan atau sebarkan website atau blog bisnis online Anda di berbagai search engine, website lain, blog lain atau pun social media dan direktori artikel.

 

Banyak cara mendatangkan trafik pengunjung website atau blog Anda.
Pelajari tips bisnis online dan belajar marketing online dari kami.

Belajar Bisnis Online: MITOS BANDUNG BONDOWOSO

Belajar Bisnis Online: MITOS BANDUNG BONDOWOSO

Dalam memulai belajar bisnis online untuk pemula banyak yang harus dikerjakan. Istilahnya babat alas atau buka lahan baru tentu bukan hal yang mudah. Bisnis online bukanlah bisnis cepat kaya atau usaha sekali jadi dalam semalam. Bukan seperti legenda Bandung Bondowoso yang membangun 1000 candi dalam semalam.

Kisah Bandung Bondowoso

 

Anda harus tahu mulai dari mana?
Mau jualan apa?
Arahnya ke mana?
Apa saja yang perlu Anda pelajari atau lakukan?

 

Anda perlu rajin membangun bisnis online Anda, mulai dari membangun website, membuat konten, menarik pengunjung dengan SEO mau pun social media dan masih ada yang lain sesuai kebituhan bisnis Anda.

 

Tak hanya membangun website, Anda perlu membuat agenda untuk mengoptimasi website Anda.

 

Buatlah perencanaan alur bisnis Anda dan arah website Anda dengan tepat. Ya, mulailah dengan langkah yang tepat karena memulai dari nol jaih lebih mudah dibanding memperbaikinya setelah lama berjalan. Lebih mudah melukis pada kanvas kosong. Lukis apa yang Anda inginkan. Bangun website sesuai rencana dan visi Anda.

 

Jika ingin memulai bisnis online, mulailah dari sekarang. Ya, belajar marketing online sambil praktek. Jangan tunda. Bisnis online bagai bercocok tanam, semakin cepat Anda menanam semakin cepat pula menikmati buahnya.

Belajar Digital Marketing di Jakarta

Mendatangkan pengunjung atau meningkatkan traffic adalah hal yang menantang bagi website baru.

 

KursusSb1m.com membimbing para membernya baik basic mau pun premium yang ingin memulai bisnis online dari nol. Dibekali dengan buku kurikulum dan video tutorial sehingga Anda tahu harus mulai dari mana dan apa yang harus Anda kerjakan dalam praktek pemasaran online. Anda pun berkesempatan ikut webminar dan konsultasi akan perkembangan hasil belajar Anda.

Gabung yuk di KursusSb1m.com

Belajar Marketing Online: Manajemen Hubungan Pelanggan Online

Belajar Marketing Online: Manajemen Hubungan Pelanggan Online

Usaha atau bisnis yang besar, dalam hal ini perusahaan tentu memprioritaskan ROI ( Return of Investment ) bahasa pasarya ‘balik modal’ mungkin lebih tepatnya harapannya mulai mendapat keuntungan dari modal dan ini perlu manajemen hubungan pelanggan yang baik.

 

Dalam praktek belajar bisnis online, sales copy atau naskah promosi penjualan untuk mendapatkan lead atau tangkapan daftar calon customer atau prospek merupakan komponen utama, yang nantinya mendukung pemasaran online dengan email marketing yang merupakan bagian dari strategi membangun hubungan dengan pelanggan.

 

Artikel ini secara sekilas jelaskan strategi membangun hubungan dengan pelanggan.

 

Jika Anda hanya fokus membuat konten hanya untuk pengunjung yang mengunjungi website pertama kali dan hanya sekali kinjung tanpa membuat ikatan atau tanpa leads.

 

Strategi internet marketing dalam hal ini content marketing yang efektif idealnya mencakup seluruh cakupan pemasaran online, dari klik yang dilakukan pengunjung website Anda.

Contoh manajemen hubungan pelanggan: Ikatan hubungan agar pengunjung terinfo akan bisnis online Anda bisa dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan mengundang mereka berlangganan info melalui email, dengan mengajak mereka melakukan likes Facebook Page Anda, bergabung di grup social media Anda, mengikuti atau follow Twitter atau Instagram Anda, bahkan sekarang bisnis Anda bisa mengejar prospek dengan facebook pixel audience dan Google Tag.

Belajar strategi membangun hubungan dengan pelanggan yuk di KursusSb1m.Com

Cara Mengatasi Hambatan Dalam Penjualan

Cara Mengatasi Hambatan Dalam Penjualan

Cara Mengatasi Hambatan Dalam Penjualan dan Kendala dalam Promosi

“Every sale has five basic obstacles: no need, no money, no hurry, no desire, no trust.” ~Quote by Zig Ziglar

Setiap penjualan memiliki 5 hambatan dasar: tidak butuh, tidak ada uang, tidak harus segera, tidak ada hasrat atau minat, dan tidak percaya. ~ Zig Ziglar

 

Baik dalam berjualan biasa maupun dalam belajar bisnis online, Anda perlu belajar mengatasi hambatan dalam memasarkan produk atau jasa Anda. Mengatasi hal ini mari kita kupas satu per satu:

Tempat Kursus Belajar Internet Marketing di Jakarta Sb1m

1. Tak Ada Kebutuhan
Orang tidak membeli karena tidak butuh. Benar! Tetapi ada fenomena, pembeli membeli sesuatu karena mereka menyukainya walau tak butuh. OK, kita fokus pada kata “tak butuh.” Orang bahkan mungkin Anda sendiri punya banyak keinginan tetapi tak semua bahkan mungkin banyak dari apa yang diinginkan bukanlah apa yang kita butuhkan. Misalnya orang gemuk yang ingin kurus tetapi selalu ingin beli gorengan untuk ngemil. Ngemil gorengan adalah keinginan. Padahal ia butuh makanan yang lebih sehat seperti buah-buahan antara lain Apel, Melon, dan buah naga. Ia tak sadar akan kebutuhannya akan makanan sehat. Atau orang mencari info tentang obat pelangsing penghilang lemak atau operasi sedot lemak, ia ingin langsing tetapi yang ia butuhkan sebenarnya cara yang lebih sehat, yang ia butuhkan adalah cara pola hidup sehat dan program pola makan dengan nutrisi sehat dan tepat yang tak hanya melangsingkan tubuh tetapi lebih menyehatkan tubuh. Atau orang yang ingin mulai berwirausaha mencari info tentang barang apa yang laku dijual padahal masalahnya adalah dia tidak tahu caranya berjualan. Nah, dalam hal ini, sebagai pemasar tugas Anda adalah menyadarkan orang akan kebutuhannya.

 

2. Tidak Ada Uang
Kurangnya budget, tidak ada uang, atau tak dibudgetkan untuk membeli produk atau jasa dari Anda tak jarang merupakan hal yang membuat mereka menjadi customer Anda. Orang yang tak punya uang, tidak berbelanja. Bahkan mereka yang menolak untuk membeli dengan alasan tidak punya uang masih membeli hal-hal yang bukan kebutuhan pokok, seperti nonton bioskop, travelling, pergi ke restauran untuk makan makanan enak yang tak murah.

Nah, tugas Anda adalah membantu mereka menyadari bahwa jika mereka memiliki produk tertentu atau menggunakan jasa tertentu yang Anda tawarkan mereka akan mendapatkan menfaat dan itu lebih memudahkan hidup mereka, membuat lebih nyaman, dan membuat diri mereka lebih spesial.

Tonjolkan fitur dan manfaat produk Anda, bahwa produk Anda bagus untuk dibeli.

Jika terlalu mahal merupakan alasan untuk tak membeli, jangan terpancing untuk turun harga, ungkapkan bahwa itu harga yang masuk akal dengan memberikan beberapa fitur dan manfaat lebih dari produk atau jasa Anda dibandingkan dengan yang lain.

Jika bukan karena tak punya uang atau tak mampu membeli, tetapi karena budget calon customer Anda tidak dialokasikan untuk membeli dari Anda, jika ia bisa melihat dan memahami manfaat lebih dari produk atau jasa Anda, mungkin bukan saat itu, tetapi suatu saat ia jadi customer Anda pada saatnya.

 

3. Tak Harus Segera Beli
Anda asli Jakarta? Apakah pernah masuk ke monumen monas sampai ke atas? Atau mungkin Anda orang Jogja? Apakah Anda pernah pegang tugu Jogja? Jika jawabannya sudah pernah, selamat ya! Jika belum bisa jadi Anda tak tertarik atau bisa saja Anda berpikir toh kapan-kapan Anda bisa ke sana dan lakukan itu. Tetapi bagi turis atau wisatawan yang berkunjung di Jogja atau Jakarta dalam waktu hanya beberapa hari, bisa saja Anda tak akan lewatkan kesempatan untuk masuk ke Monas di Jakarta atau foto-foto sambil pegang Tugu Jogja yang bagi orang yang tiap hari melihatnya mungkin belum pernah lakukan itu. Mungkin karena tak tertarik karena tiap hari melihatnya atau mungkin sebenarnya tertarik tetapi Anda berpikir, “Toh kapan pun Anda bisa melakukan ini.”

Jumlah pengunjung saat diskon saat menjelang lebaran padat dibanding hari biasa. Jumlah pengunjung saat festival juga lebih ramai. Itu karena adanya batas waktu. Diskon baju menarik ada saat tertentu saja sehingga pengunjung berebut untuk segera beli sebelum kehabisan. Atau pengunjung berbondong-bondong datang ke festival yang ada panggung hiburan gratis karena hanya saat itu ia bisa menonton hiburan gratis dan membeli dari berbagai booth dengan penawaran menarik yang terbatas waktunya.

Ketika pembeli sadar bahwa mereka harus segera beli, hal itu mendorong mereka membeli. Diskon pada pekan tertentu, menyadari bahwa harga akan naik atau bisa kehabisan produk yang ingin membeli, memotivasi mereka untuk segera membeli.

4. Tak ada hasrat atau minat
Ya, ini hambatan umum dalam menjual produk atau pun jasa. Orang tak berhasrat atau berminat untuk beli atau kebetulan kita menawarkan orang-orang yang tidak berminat akan produk atau jasa yang kita jual. Tak hanya terjadi ketika berjualan bertemu customer atau pun penjualan sales door to door, atau pun telemarketing dengan cold calling, tetapi juga terjadi dalam pemasaran atau penjualan online, mengapa tak closing-closing. Nah, sebagai pemasar, peran Anda adalah sebagai perantara untuk memunculkan hasrat dan minat calon pembeli. Munculkan pemikiran pada orang-orang akan pentingnya dan manfaat apa yang Anda jual kepada mereka, kegunaan dan kegembiraan apa yang mereka peroleh jika mereka beli apa yang Anda jual, apa resiko yang terjadi jika mereka tidak memiliki produk Anda, serta menyesuaikan produk dan jasa sesuai minat dan hasrat mereka. Dalam hal ini tergeting dalam pemasaran sangat penting. Pastikan Anda membidik orang yang tepat sasaran pasar. Nah, dengan belajar pemasaran online, Anda bisa mengarahkan penjualan dan membidik target audience atau pun target customer sesuai minat dan hasrat mereka.

Belajar Digital Marketing di Jakarta

5. Tidak Percaya
Orang cenderung mau menuruti akan apa yang ia percaya. Ketidakpercayaan customer akan apa yang Anda jual apalagi terhadap diri Anda merupakan sebuah tantangan. Dalam berjualan walau itu berjualan online, Anda harus bisa membuat percaya akan produk dan diri Anda. Nah, testimoni atau kesaksian akan manfaat produk, atau foto bahwa Anda telah mengirim pesanan ke banyak orang juga merupakan cara menumbuhkan rasa percaya pelanggan. Interaksi dengan calon pembeli juga menambah rasa percaya mereka terhadap Anda.

 

KursusSb1m.com