Tips | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Pull Marketing vs Push Marketing

Pull Marketing vs Push Marketing

Konsep Strategi Pemasaran Pull Marketing vs Push Marketing dalam Belajar Digital Marketing

Perbedaan Push dan Pull Marketing

Perbedaan utama antara Push Marketing dan Pull Marketing terletak pada pendekatan terhadap customer dilakukan. Pada Push Marketing, idenya adalah mempromosikan produk dengan menyodorkannya ke orang-orang.

 

Untuk Push Marketing, pertimbangkan pemajangan barang yang dijual di toko atau lapak Anda atau menampilkan rak produk dengan diskon. Sedangkan dalam Pull Marketing, ide dasarnya membangun customer yang setia mengikuti Anda atau menarik customer ke produk Anda.

 

Kesimpulannya, Push Marketing membawa produk kepada customer sedangkan Pull Marketing membawa customer ke produk Anda. Ya, imi seperti konsep dorong tarik yang diaplikasikan di marketing.

Push dan Pull Marketing

Apa arti Push Marketing?

Definisi Push Marketing adalah strategi promosi dimana suatu bisnis membawa produk mereka ke pelanggan. Push disini berarti menyodorkan. Menyodorkan produk ke pelanggan.

 

Taktik penjualan yang umum termasuk mencoba menjual barang dagangan langsung ke pelanggan melalui showroom, lapak, toko dan bernegosiasi dengan pengecer untuk menjual produk, atau menyiapkan pajangan produk di tempat penjualan. Juga membayar pihak tengah untuk menampilkan produk-produknya. Dalam peluncuran produk baru, push marketing sering digunakan atau saat ingin produknya tampil menyolok di keramaian atau pasar tertentu.

 

Contoh Push Marketing

Sales menawarkan parfum di pusat perbelanjaan atau mall. Perusahaan parfum tersebut sering menawarkan insentif agar produknya disodorkan ke customer. Taktik ini bisa sangat bermanfaat untuk merek baru yang belum mapan atau untuk produk baru dari merek tertentu yang membutuhkan promosi tambahan. Lagi pula, bagi banyak konsumen, berkenalan dengan parfum tersebut di pusat perbelanjaan atau mall adalah pengalaman pertama mereka dengan produk tersebut, dan mereka tidak akan tahu parfum itu ada jika tak diperkenalkan.

Humor Internet Marketing

Dalam digital marketing bisa dilakulan dengan iklan online tertarget seperti Facebook Ads atau pun Google Adword yang membidik target audiens dengan karakteristik tertentu dan menampilkan iklan Anda kepada mereka.

Apa itu Pull Marketing?

Pull Marketing menerapkan pendekatan yang kebalikannya. Tujuan Pull Marketing adalah membawa customer datang pada Anda. “Pull” di sini berarti menarik. Ya menarik customer ke usaha Anda. Taktik penjualan umum yang digunakan untuk Pull Marketing meliputi promosi media massa, rujukan dari mulut ke mulut, atau pun promosi penjualan yang diiklankan. Dari sudut pandang bisnis, Pull Marketing berupaya menciptakan kesetiaan pelanggan terhadap suatu brand atau merek dan membuat pelanggan datang kembali sedangkan Push Marketing lebih ke arah jualan untuk jangka pendek. Dalam push marketing Andalah yang aktif menyodorkan ke prospek.

 

Contoh strategi dorong dan tarik

Suatu bisnis umumnya akan menggunakan pull marketing jika customer tahu apa yang ia cari atau masalah apa yang ia ingin selesaikan tetapi butuh ditarik ke solusi yang Anda miliki. Dalam pull marketing, Anda memanfaatkan orang yang aktif mencari agar datang ke Anda.

 

Contoh Pull Marketing

Anda sering dapat mengenali kampanye Pull Marketing berdasarkan jumlah iklan yang digunakannya. Butuh budget iklan untuk membuat merek dan produk menjadi dikenal banyak orang. Salah satu contohnya adalah pemasaran mainan anak. Pada tahap pertama, perusahaan mengiklankan produk tersebut. Selanjutnya anak-anak dan orang tua melihat iklan tersebut dan ingin membeli mainan tersebut. Ketika permintaan meningkat, pengecer mulai berebut mencoba untuk menyimpan produk di toko mereka. Dengan demikian, perusahaan berhasil menarik pelanggan ke mereka.

 

Dalam digital marketing, pull marketing menggunakan inbound marketing yaitu mendandani atau memembuat aset digital Anda menarik baik itu website atau video online sehingga orang yang melakukan pencarian online menemukan bisnis Anda. Prosoek masuk dalam funneling Anda entah subscribe tips tips online atau follow akun Anda atau pun install aplikasi Anda.

Pull marketing dalam digital marketing

Ingin belajar cara meningkatkan omzet? Lebih produktif dalam penjualan? Mari bersama kami dalam Webinar Belajar Marketing Online di KursusSb1m.com

Tips Menulis Konten: Berbicara Dengan Pembaca Melalui Tulisan

Tips Menulis Konten: Berbicara Dengan Pembaca Melalui Tulisan

Tips Menulis Konten: Berbicara Dengan Pembaca Melalui Tulisan

Dalam belajar digital marketing, menulis konten merupakan hal yang harus dilakukan dalam membangun website. Website yang mewakili suatu bisnis biasanya mengunakan kata “kami.” Ada kalanya dalam membuat postingan artikel gunakan kata “kita” agar terkesan inklusif atau melibatkan pembaca. Atau, menyapa pembaca dengan tulisan dengan kata “Anda.” Ini membuat pembaca lebih merasa disambut dan akrab.

 

Gunakan sebisa mungkin kalimat aktif. Menggunakan kalimat pasif akan terkesan kurang mengakrabkan diri dengan pembaca dan kaku jika terus digunakan. Tambah lagi terlalu banyak kalimat pasif terkesan lemah.

 

Sebagai ilustrasi, Anda bisa memperhatikan contoh berikut:

 

Ilustrasi 1:

Kalimat Pasif: Pembaca banyak dibantu oleh panduan gratis ini.

Kalimat Aktif: Panduan gratis ini banyak membantu pembaca.

 

Ilustrasi 2:
Kalimat Pasif: Jalan ke tujuan Anda akan ditunjukkan oleh aplikasi ini.

Kalimat Aktif: Aplikasi ini menunjukan jalan ke tujuan Anda.

 

Tips:

Pengunjung situs web memiliki rentang perhatian yang singkat. Gunakan kalimat aktif untuk mereka melalui konten untuk membangun kepercayaan dan keakraban serta tidak kaku dan enak dibaca.

Belajar Marketing Online dasar

🙏☕👇

KursusSb1m.com mengajak Anda memperdalam ilmu digital marketing plus praktek melalui webinar dan video tutorial kami.

Belajar Digital Marketing SEO: Keyword Dalam Nama Domain

Belajar Digital Marketing SEO: Keyword Dalam Nama Domain

Belajar Digital Marketing SEO: Keyword Dalam Nama Domain

Kehadiran usaha atau bisnis Anda secara online terutama di mesin pencari Google tentu memegang peranan penting dalam praktek belajar marketing online. Optimasi situs di mesin pencari atau SEO selalu menjadi topik yang menarik.

 

Apakah Domain Yang Mengandung Keyword Lebih Bagus Untuk SEO?

Menurut John Mueller dari Google: Keyword ( Kata Kunci Pencarian) tak diperlukan dalam domain name.

Belajar Internet Marketing Webminar

Sebelum kita kupas lebih lanjut, mari kita singgung apa itu domain name. Domain name itu nama utama alamat website, misalnya: Detik.com, FableFantasy.com, Tokopedia.com, dll.

 

“Kata kunci pencarian ( keyword ) dalam domain name tidak membantu rangking website untuk kata kunci tersebut,” kata John Mueller dari Google.

 

Menurut John Mueller dari Google, tak ada kelebihan dari memiliki domain name yang mengandung keyword atau kata kunci pencarian. Hal ini tidak membuat rangking untuk keyword tersebut cenderung naik.

 

“Hanya karena sebuah situs nama domainnya mengandung kata kunci tak berarti lebih relevan dibandingkan dengan situs lain. Kesimpulannya, Anda tak perlu membubuhi keyword pada nama domain website Anda.”

 

Hal ini bertentangan dengan apa yang dikatakan penelitian ranking factor lain tentang domain yang mengandung kata kunci pencarian. Ya, dulu memang menggunakan kata kunci pencarian sebagai nama domain memiliki kekuatan dalam rangking tetapi Google semakin jeli dalam mengutamakan pencari info dan tentu saja relevansi pencarian dan isi situs lebih diutamakan. Secara resmi Google berpesan bahwa kata kunci dalam nama domain tidak akan meningkatkan relevansi situs untuk penelusuran yang mengandung kata kunci tersebut.

 

Menurut Mueller, menggunakan kata kunci pencarian dalam nama domain bisa jadi justru kurang menguntungkan. Tentu akan menyulitkan bagi pemilik situs untuk banting setir ke usaha jenis atau sektor pasar lain jika mereka terperangkap dengan kata kunci spesifik dalam nama domain mereka.

 

Alih-alih memberi penekanan kata kunci pada nama domain situs Anda, dan apakah itu akan membantu Anda memberi peringkat untuk kata kunci pencarian tertentu, fokuslah pada apakah itu akan bertahan ketika teruji oleh waktu. Pasar bisa berubah. Selera dan kebutuhan konsumen juga bisa berubah. Gunakan nama domain yang bisa digunakan untuk jangka panjang, bisa menjawab perubahan usaha dan pasar. Ini lebih bernilai dari pada memasukan kata kunci pencarian di dalamnya.

 

Mueller menambahkan, “Jadi, alih-alih menghabiskan terlalu banyak waktu pada nama domain, atau nama domain papan atas, lebih baik fokuslah pada membangun situs yang dapat terus Anda gunakan untuk jangka panjang.”

Ingin terus terupdate info perkembangan pasar online dan langkah-langkah apa yang tepat untuk perkembangan pasar online saat ini? Bersama komunitas kami Anda akan lebih produktif dalam praktek digital marketing. Gabung di webinar digital marketing di KursusSb1m.com

Belajar Marketing Online: Konten Visual dan Sasaran Pemasaran

Belajar Marketing Online: Konten Visual dan Sasaran Pemasaran

Belajar Marketing Online: Konten Visual dan Sasaran Pemasaran

Dalam praktek belajar marketing online khususnya dalam praktek content marketing, konten visual atau gambar memegang peranan dalam mencuri perhatian prospek.

Dalam memilih atau mendesain konten visual, Anda perlu berimajinasi bagai mana agar gambar atau konten visual lebih lebih selaras dengan sasaran atau tujuan pemasatan Anda. Anda perlu berdialog dengan diri Anda dengan berlaca pada pertanyaan berikut:

 

– Apa saja masalah yang dihadapi banyak orang di masa sekarang?

– Mengapa audiens atau prospek peduli akan topik ini?

– Gaya seperti apa yang tepat untuk membahas subjek ini?

– Media apa yang paling efektif membawakannya?

– Bagaimana menghubungkan brand saya dengan topik ini secara otentik?

– Dengan siapa saya dapat berkonsultasi untuk memandu agar apa yang saya ceritakan lewat gambar ini jadi lebih baik?

 

Untuk konten visual, Anda bisa mulai dengan memfoto obyek yang mendukung, membuat video, serta memulai mendesain. Jika Anda tidak ahli mendesain, Anda bisa mencoba memulainya dengan Canva.

Aplikasi edit foto video gratis

Dapatkan info tips belajar digital marketing. Bersama KursusSb1m.com kembangkan keahlian digital marketing, geluti pasar online untuk tingkatkan omzet Anda.

Belajar Marketing Online: 2 Sifat Konten Menarik

Belajar Marketing Online: 2 Sifat Konten Menarik

Belajar Marketing Online: 2 Sifat Konten Menarik

Jika Anda ingin ambil peluang mengelola audiens yang bisa mendukung bisnis online Anda, Anda atau usaha butuh tampil menyolok dan lakukan content marketing dengan efektif.

 

Dalam mempraktekan cara membuat konten jualan yang menarik, konten kreatif yang memikat perlu keunggulan dalam dua hal:

 

1. Unik

Anda perlu konten yang beda dari yang lain untuk Anda tampilkan ke audiens. Kadang hal ini berarti menampilkan topik baru, tapi lebih sering menampilkan penekanan baru, sudut pandang baru, atau bentuk baru dalam jenis sarana berbeda. Perlu kreatif dalam hal ini.

 

2. Kualitas

Konten hendaknya berkualitas walau pun ini hal yang subyektif. Pekerjaan Anda harus diteliti dengan baik dan mendalam. Jika itu video haruslah direkam dengan alat yang berkualitas sehingga hasilnya bagus dan diedit dengan cantik. Foto berkualitas bagus dan menarik diperlukan. Jika itu tulisan, seyogyanya mengalir dan informatif.

Belajar Marketing Online dasar

Dalam mempublikasilan konten Anda baik di social media atau pun blog atau website Anda, lakukan dengan konsisten dan Anda perlu secara rutin membina hubungan dengan audiens. Gunakan konten untuk membina hubungan dahulu, setelah itu baru jualan.[] YWP

 

Bergabung bersama kami, tumbuh bersama lebih produktif dalam meningkat omzet penjualan secara online dengan belajar marketing online di Webinar KursusSb1m.com

Canva: Aplikasi edit foto online Android dan PC

Canva: Aplikasi edit foto online Android dan PC

Canva: Aplikasi edit foto online Android dan PC

Salah satu aplikasi edit foto online Android dan PC yang mudah digunakan adalah Canva.

 

Mengapa Pilih Canva?

Dengan Canva Anda Menghasilkan Desain Gambar Yang Cantik Meski Anda Bukan Seorang Desainer Grafis

 

Canva merupakan aplikasi photo editor yang populer untuk edit foto sederhana dan template konten visual untuk digital marketing. Cukup upload image lalu mainkan fitur editingnya untuk memodifikasi gambar atau foto sesuai keinginan Anda.

 

Anda juga bisa memilih layout yang ada atau pun berkreasi sendiri dalam mendesain gambar memikat dan menarik untuk postingan social media, banner, undangan, infographic dan kartu ucapan. Gambarnya pun bisa disesuaikan dengan ukuran postingan sosmed baik untuk Instagram, Facebook, Twitter mau pun YouTube.

Aplikasi edit foto video gratis

Di Canva ada fitur gratis mau pun berbayar. Untuk beberapa template dan alat editing ada yang berbayar. Anda bisa menikmati pengalaman berkreasi mengahasilkan gambar-gambar yang menarik dengan memanfaatkan fasilitas gratis dari Canva terlebih dahulu.

Canva
Didesain dengan Canva

Selain mudah digunakan, Canva sangat cepat dan kuat. Dibandingkan dengan program berbasis browser web lainnya, Canva menawarkan kinerja bebas lag dan tidak akan merusak sistem Anda.

Tiada gading yang tak retak. Tentu Canva ada kelebihan dan kekurangannya.

 

Kelebihan Canva:

  • Termasuk editor foto online paling lugas
  • Menawarkan fitur yang diperlukan untuk edit foto dengan cepat
  • Mudah Digunakan Orang Awam
  • Aplikasinya Tidak Berat

 

Kekurangan Canva:

  • Fiturnya minim

Tentu jika Anda jago desain dan suka beraktualisasi diri dengan berkreasi secara detail, Canva bukan untuk Anda.
Canva lebih cocok untuk Anda yang awam ilmu desain tetapi butuh fasilitas untuk sering mengunakan gambar dalam aktifitas atau usaha Anda, terutama non desainer yang rutinitasnya membutuhkan banyak konten bergambar seperti Digital Marketer, Vloger, Influencer mau pun pebisnis online. Ingin menggunakan Canva cari aplikasinya di Playstore atau lewat Canva.com.

 

Kembangkan pemasaran online Anda dengan bergabung bersama kami belajar marketing online dalam webinar KursusSb1m.com