Tips | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
4 Tahapan Membuat Email Marketing

4 Tahapan Membuat Email Marketing

Cara Bisnis Digital Marketing: 4 Tahapan Membuat Email Marketing

Tuntun Prospek Dengan Email Marketing

Email marketing merupakan salah satu cara bisnis digital marketing paling efektif dalam mengarahkan prospek atau customer. Sebenarnya hal teknik yang merupakan praktek belajar digital marketing ini telah terjadi dalan 20 tahun terakhir. Tak ada yang lebih mengena selain dari mengirim pesan langsung ke prospek Anda. Tentu saja tak segampang mengirim iklan Anda ke ribuan orang karena bisa bisa justru dianghap SPAM. Email marketing yang sekarang dilakukan adalah meliputi krratifitas, personalisasi, dan variasi pendekatan yang bisa diterima oleh berbagai kelompok subscriber atau pelanggan kiriman email.

Belajar Marketing Online dasar

Berikut 4 tahapan membuat email marketing untuk mengarahkan prospek, customer atau leads Anda:

1. Gunakan form online untuk menjala email pembaca atau audience website atau sosmed Anda. Bisa form pendaftar pelanggan jasa atau pembeli batu atau untuk mereka yang ingin info terkini dari Anda.

    Anda juga bisa membuat Form online dengan fasilitas gratis Google Form.

2. Desain kiriman email berisi kabar terbaru atau newsletter. Dengan desain seperti berita atau desain promosi menarik lainnya, formatnya lebih memikat.

3. Bila perlu gunakan tool untuk otomasi email marketing Anda. Jika database Anda ada ribuan email, Anda akan sulit melakukan pemasaran dengan email tanpa platform tool otomatis. Pilih tool yang tepat.

4. Buat segmentasi pemirsa atau segmentasi customer. Pilah-pilah pemirsa Anda. Jenis pemirsa tertentu butuh pendekatan yang berbeda. Tidak semua bisa didekati dengan pendekatan yang sama.Buat pengelompokan berdasarkan minat dan kebutuhan. Pikirkan pendekatan mana yang cocok.

 

Pelajari cara bisnis digital marketing: dropship marketing, affiliate marketing, dll plus praktek bisnis online di KursusSb1m.com

Belajar Digital Marketing Pemula: Tak Seperti Dulu

Belajar Digital Marketing Pemula: Tak Seperti Dulu

Belajar Digital Marieting Pemula: Tak Seperti Dulu

Hal yang tetap dan pasti dalam pemasaran adalah bahwa ia terus mengalami perubahan dan apa yang dulunya berjalan di beberapa kasus bisa saja sekarang tak lagi efektif.

 

Lalu bagaimana belajar pemasaran atau belajar digital marketing jika infonya sudah usang? Atau cara-caranya tak lagi efektif?

Tempat Kursus Belajar Internet Marketing di Jakarta Sb1m

Anda perlu sumber materi belajar marketing online yang terpercaya dan selalu update.

 

Jika Anda ingin belajar internet marketing, Anda perlu bersama komunitas yang memberikan cara-cara yang update sesuai perkembangan pasar online dan perilaku online netizen.

Belajar Marketing online di Jakarta

Belajar bersama para praktisi bisnis online dan internet marketer di KursusSb1m.com

Masih Gagal?

Masih Gagal?

Baca Saat Anda Masih Gagal

Kegagalan mengalahkan para pecundang, kegagalan menginspirasi para pemenang.”
– Robert Kiyosaki

Jangan biarkan kegagalan membuat Anda mundur. Kegagalan hari ini harus memberi inspirasi kesuksesan Anda di masa depan.

Bahkan, pada kenyataannya sebagai blogger atau pun internet marketer, adakalanya perlu melampaui kegagalan agar berhasil.dalam.usaha Anda.

 

Apakah Anda memilih menyerah? Apakah berhenti saat baru memulai atau masih sedikit yang dilakukan? Apakah masih banyak lagi langkah yang perlu Anda tempuh? Atau melakukan perbaikan serta cara cara baru agar lebih baik?

Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

 

Analisis pesaing atau kompetitor merupakan hal penting dalam strategi persaingan pemasaran online. Mengintip konten yang dibuat oleh kompetitor merupakan salah satu langkah yang bermanfaat dalam membangun brand dalam strategi marketing online Anda. Lihat apa saja konten dari kompetitor yang mendapat banyak view bahkan tanggapan dari netizen.

 

Berikut tips belajar internet marketing, tentang beberapa cara kreatif mengamati apa yang dilakukan saingan Anda dalam pemasaran online khususnya content marketing.

 

1. Daftar sebagai pelanggan info kiriman email dari pesaing

 

Menurut survei dari BtoB Magazine, 59% internet marketer mengatakan bahwa email adalah saluran paling efektif dalam mengeruk pendapatan. Ini membuktikan bahwa kiriman email marketing kompetitor terhadap customer patut diamati. Caranya? Dengan mendaftarkan email Anda di form website kompetitor untuk mendapatkan kiriman info terkini atau promosi dari kompetitor. Pelajari kultur usaha mereka, kabar terkini dari mereka, kampanye dan promosi, frekwensi publikasi konten, dan bagaimana kompetitor mengincar pemirsa yang jadi target mereka.

 

2. Analisa konten video kompetitor

 

Menurut penelitian dari Cisco tahun 2019. 81% traffic online dari cutomer adalah video. Banyak merek terkenal menggunakan video sebagai bagian dari strategi digital marketing mereka. Lihat apakh pesaing Anda menggunakan video dan pelajari interaksi, komentar serta video kompetitor apa saja yang dishare oleh netizen. Video seperti apa yang viewnya banyak. Evaluasi kata kunci yang digunakan, bagaimana judulnya dan deskripsinya. Anda bisa memata-matai dengan subscribe YouTube channel kompetitor.

Belajar Youtube Video Marketing SB1m

3. Lihat Jejak Sosmed Kompetitor

Banyak kompetitor yang aktif di beberapa saluran media sosial. Amati aktifitas kompetitòr di jejaring sosial. Amati dengan menjadi followernya dan lihat update statusnya. Lihat postingannya, gambar seperti apa yang mereka gunakan. Anda bisa meniru pendekatan mereka.

Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com
Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com

4. Identifikasi kata kunci pencarian apa yang paling bagus untuk diincar

Memilih kata kunci yang tepat untuk konten postingan Anda meningkatkan peluang kemunculan usaha Anda di Google. Ahrefs bisa membantu Anda dalam internet marketing untuk mengamati pesaing dengan mengupas kata kunci, banyaknya pencarian, tingkat persaingan agar postingan Anda posisinya bisa di puncak. Keyword Planner dari Google Ads kuga bisa dijadikan alat riset kata kunci yang memungkinkan Anda menemukan kata kunci yang tepat untuk menargetkan iklan.

Belajar Internet Marketing Webminar

5. Menghadiri acara kompetitor

Banyak internet marketer menggunalan acara seperti webinar dalam startegi digital marketing mereka. Anda bisa mencari tahu apa yang membuat orang berminat menghadiri acara atau ikut webinar. Apa saja yang ditawarkan di acara tersebut. Perhatikan sesi tanya jawab. Apa yang menjadi pertanyaan mereka yang hadir. Gunakan ini sebagai ide dalam membuat dan mendistribusikan konten.

 

6. Amati perubahan apa yang dilakukan kompetitor pada website mereka.

Amati perubahan menyolok yang dilakukan kompetitor pada website atau blog mereka baik itu desain mau pun apa yang disampaikannya. Lihat launhing produk atau jasa mereka, dan bagaimana penulisan iklannya serta cara mereka menyampaikan pesan. Bagaiman pengalaman Anda dalam membuka situs mereka. Apa warna dan jenis dan ukuran huruf yang mereka gunakan? Bagaimana mereka mengatur konten di situs mereka? Apakah mudah mendapatkan info di sana?

 

Banyak cara bagi internet marketer mengamati pesaing bisnis. Melihat jejak konten kompetitor penting dalam membangun strategi pemasaran konten yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis. Setiap usaha harus mampu melakukan perubahan dalam menghadapi pasar.

 

Mengamati jejak kompetisi atau persaingan merupakan cara yang baik untuk mengukur keberhasilan website Anda. Gunakan alat atau tools untuk membandingkan website Anda dengan lompetitor. Ukur sampai di mana perkembangan situs Anda.
Jika mereka melakukan hal yang bagus untuk perkembangan bisnis, cari cara untuk perbaikan lebih baik dengan ikuti cara yang sama dan jika mereka melakukan hal yang salah, hindari untuk melakukan hal sama.

 

Pelajari tips dan video tutorial Gratis melalui email Anda dengan DAFTAR FREE di Sb1mNetpreneur.com

Materi Belajar Digital Marketing: Manfaatkan Data

Materi Belajar Digital Marketing: Manfaatkan Data

Mengapa memanfaatkan data itu penting dalam belajar digital marketing?

Dalam dunia pemasaran modern, keputusan tak hanya bergantung pada hipotesis dan pengalaman tetapi juga dengan analisis dan data. Data yang terkumpul dan analisa prediktif digunakan untuk memperhitungkan perolehan dan keuntungan juga untuk membuat strategi bisnis yang efektif. Terutama dalam praktek belajar digital marketing, data itu vital.

 

Miliki Data yang Tepat

Data akurat sangat penting dalam membuat keputusan dalam pemasaran efektif.

Mulailah dengan key performance indicators (KPI) dan berkerjalah berdasarkan itu.

 

Indikator kinerja atau indikator kinerja utama(IKU) atau ukuran kinerja terpilih (key performance indicators, KPI), dikutip dari Wikipedia,  adalah metrik finansial ataupun non-finansial yang digunakan untuk membantu suatu organisasi menentukan dan mengukur kemajuan terhadap sasaran organisasi.

Key performance indicators mewakili penilaian yang terukur terjadap kinerja pemasaran usaha Anda. Semua tindakan pemasaran harus memiliki sasaran baik itu jumlah pengunjung situs, jumlah pendaftaran, banyaknya email yang terkumpul, banyaknya pesan dari cutomer atau panggilan dari customer, bahkan jumlah closing penjualan. Apapun sasaran Anda, KPI seharusnya mendukungnya.

 

Kenali Audience dan Saluran Pemasaran Anda

Bagian terbaik dari data adalah mampu mengetahui dengan siapa Anda berinteraksi dan siapa yang jadi target pemasaran Anda. Anda bisa melihat lalulintas pengunjung website Anda. Melihat tipe pengunjung seperti apa mereka. Kemudian mentarget mereka dengan tipe mirip dengan customer Anda sekarang.

 

Anda bisa menggunakan data untuk menentukan bagaimana berinteraksi dengan pemirsa, apa yang menarik mereka, kampanye apa yang Anda gunakan… email atau iklan online. Ketika memutuskan siapa dan apa target Anda, lihatlah minat mereka. Jam jam sibuknya jam berapa. Kunjungan paling banyak jam berapa. Lagi lagi kaitkan ini dengan KPI dan buatlah konten yang pas untuk audience. Data digunakan sebagai informasi dalam membangun kampanye dan promosi pemasaran Anda.

 

Pertimbangkan faktor demografi dan lokasi.

Hal penting lain yang perlu dipertimbangkan adalah sumber lalulintas situs Anda. Gunakan saluran yang pas untuk mendapatkan pemirsa. Pertimbangkan dengan apa mereka mengakses info dari Anda dengan HP atau PC? Lewat sosmed atau Google?

 

Bidik Kata Kunci Pencarian yang Tepat

Data membantu Anda menentukan apa yang dicari audience atau netizen saat mencari produk atau jasa Anda dan membantu Anda membidik kata kunci pencarian atau keyword untuk mendatangkan traffic.

Dengan menggunakan data yang diperoleh dari Google AdWords Keyword Tool, Anda bisa memperoleh kata kunci pencarian potensial. Bagaimana kompetisi dalan mentarget kata kunci pencarian tersebut.

 

Gunakan kata kunci pencarian tak hanya untuk mentarget iklan online seperti Google Ads, tetapi susupkan juga dalan postingan social media, konten website, blog mau pun postingan video.

 

Optimalkan Kampanye dan Website Anda

Anda bisa gunakan data untuk memprediksi hasil kedepan dari kampanye Anda. Dengan melihat kinerja kampanye terdahulu dan dari pentargetan iklan online, Anda bisa mengidentifikasi apa yang berjalan dan metode apa yang kurang. Jika Facebook Ads lebih bagus performanya dibanding Google Ads, alokasikan budget Anda lebih banyak di Facebook Ads.

Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com
Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com

Anda bisa optimasi dengan beragam demografi Audience Anda. Jika Anda menawarkan bermacam-macam produk atau jasa, Anda bisa mentarget persona yang berbeda-beda. Kapan waktu efektif untuk kampanye.

 

Analisis ROI atau Laba atas Investasi

Apa itu ROI? Dikutip dari Wikipedia, ROI (singkatan bahasa Inggris: return on investment) atau ROR (singkatan bahasa Inggris: rate of return) – dalam bahasa Indonesia disebut laba atas investasi – adalah rasio uang yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi, relatif terhadap jumlah uang yang diinvestasikan.

 

Tentu sebagai pemilik bisnis, Anda ingin tahu apakah upaya pemasaran yang telah dilakukan berjalan dengan baik dan dengan digital marketing yang bisa terlihat di data menunjukkan bagaimana pengeluaran untuk pemasaran digunakan dan bagaimana pengaruhnya terhadap keuntungan.

 

Setiap item atau hal memancing tindak lanjut pemirsa atau pembaca, seperti formulir online atau klik untuk menelpon, yang Anda giring ke arahnya melalui traffic.Anda bisa melihat URL mana yang trafficnya banyak, apakah itu melalui hasil pencarian organik? Atau traffic berbayar iklan online baik Facebook Ads atau Google Ads? Di mana Anda meletakkan no telp atau WA Anda?

 

Berikut adalah rumus persamaan ROI untuk digital marketing:
( Total Pendapatan Dari Pemasaran Digital – Total Pengeluaran untuk Digital Marketing)/ Total Pengeluaran untuk Digital Marketing.

 

Info dari data bisa mengarahkan upaya pemasaran Anda lebih efektif jika digunakan secara tepat dan efisien.

 

Dapatkan tips dan video tutorial materi digital marketing lewat email Anda dari praktisi digital marketing secara gratis dengan DAFTAR FREE di KursusSb1m.com

Tantangan dalam Internet Marketing: Prasangka Keyakinan Customer

Tantangan dalam Internet Marketing: Prasangka Keyakinan Customer

Tantangan dalam Internet Marketing: Prasangka Keyakinan Customer

Orang cenderung berprasangka akan sesuatu yang dianggap tak sesuai dengan apa yang mereka yakini. Prasangka keyakinan berarti orang cenderung cepat menolak sesuatu karena ia anggap ekstrim, nakal dan tak meyakinkan. Ini bisa terjadi meskipun mereka diberikan fakta logis mau pun data statistik. Ini pun terjadi saat praktek belajar internet marketing.

 

Customer Anda bisa saja tak percaya akan paparan menarik di halaman website Anda meskipun itu benar, dan didukung fakta dan data.

Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva
Gambar didesain dengan Canva

Lalu, bagaimana Anda sebagai pemasar mengatasi prasangka keyakinan ini?

Kadang mungkin lebih baik untuk membuat pernyataan yang terdengar lebih realistis daripada mencoba untuk memaksakan argumen Anda dengan lebih banyak informasi. Berikan testimoni atau kesaksian yang mendukung keunggulan produk Anda, bukan hanya statistik dan data.

 

Customer mungkin merespond lebih baik terhadap orang yang mengendorse produk Anda dari pada gambar paparan yang bombastis yang dianggap tak realistis. Mereka secara naluri bereaksi terhadap pengaruh yang kuat saat memutuskan untuk membeli. Ketika menulis iklan atau penawaran cobalah memancing emosi mereka dari pada meyakinkan atau mendebat logika mereka.

KursusSb1m.com