Tips | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
WordPress App: Aplikasi Untuk Blogging

WordPress App: Aplikasi Untuk Blogging

Belajar Digital Marketing: WordPress Apps Aplikasi Untuk Blogging

Anda sibuk dan Anda ingin praktek belajar digital marketing dalam hal ini blogging atau melakukan content marketing website Anda. Ya, Anda harus rajin posting padahal mobilitas tinggi dan tak sempat buka laptop. Jangan kuatir ada aplikasi WordPress Mobile Apps di mana Anda bisa posting lewat HP atau Smartphone Anda. Tentu hal ini akan membantu Anda lebih produktif dalam internet marketing.

WordPress Mobile Apps merupakan cara terbaik mengelola website bisnis online Anda secara mobile dari mana pun Anda berada. Jika Anda sudah menerapkannya tentu Anda melihat desain tampilan baru dari aplikasi ini. Versi sampai dengan April 2021 adalah WordPress 17.1 yang sekarang tersedia baik untuk Android mau pun iOS. Jika Anda belum coba, sekaranglah saatnya.

 

Pada setiap release aplikasi WordPress Apps versi baru, fitur baru ditambahkan untuk menyempurnakan aplikasi ini. Dan kali ini di tahun 2021, tampilan desainnya juga dimoderniaasi.

 

Ketebalan dan besarnya dari Header juga ditampilkan dari top level sampai level lebih mendalam. Palet warna baru memasangkan latar belakang yang lebih netral yang memungkinkan konten Anda bersinar dengan warna biru cerah yang membuat elemen interaktif semakin terlihat.

 

Jenis huruf serif baru tentu hal baru yang menarik dari WordPress App dalam penulisan dan penerbitan.

 

Jika ingin aktif posting dan blogging, install dulu tuk WordPress App di HP kamu. Dapatkan versi iOS dan Andorid di Playstore.

No List No Business

No List No Business

Tips Marketing Online: No List No Business

Tentu dalam mengelola usaha atau bisnis Anda tak hanya mencari pembeli tetapi juga pelanggan.. Yah, tak sekedar beli produk tetapi juga menjadi berlangganan produk atau jasa Anda.

 

Dalam salesmanship, daftar pelanggan yang anda olah dari daftar pembeli atau daftar prospek atau calon pelanggan penting dalam mengelola atau meningkatkan penjualan.

Strategi Sales Sukses
Tips Belajar Pemasaran Online

Dalam digital marketing atau bisnis online, ini bisa berupa daftar berisi daftar email atau pun no WA atau no telepon. Tentu saja jangan melakukan karena ini membuat mereka tak nyaman.

 

Dalam pemasaran online, daftar ini bisa didapat dari mereka yang install dan register aplikasi atau subscribe membership, sehingga merkalah yang terinfo akan produk, jasa mau pun promo dari usaha Anda baik lewat email mau pun notifikasi aplikasi. Tentu dengan adanya list pelanggan akan mempermudah dalam pemasaran bisnis Anda. No list No Business.

 

Salam Sukses

Cara Mengoptimalkan Website: EAT

Cara Mengoptimalkan Website: EAT

Cara Mengoptimalkan Website untuk Bisnis Online: EAT

Cara meningkatkan pencarian website di Google tentu saja berkaitan dengan sesering apa kata kunci pencarian itu dicari orang atau hal yang Anda bahas diminati orang dan ini berkaitan dengan cara agar pencarian Google teratas atau paling tidak cara agar sebuah website bisa naik ke halaman pertama Google. Ingin tahu cara mengoptimalkan website usaha Anda? Anda perlu membangun website dengan Pilar E-A-T.

 

Apa itu E-A-T?

Expertise >> Keahliah, Menjadi Ahlinya
Authority >> Berwenang/ Kewenangan
Trustworthiness >> Terpercaya

 

Artikel ini erat kaitannya dengan SEO (Search Engine Optimization) dan manajemen konten.

 

Bagi Google, hal berkaitan dengan kesehatan, keuangan, dan keselamatan merupakan hal sensitif. Google tak gegabah mansharing tautan halaman berisi nasehat, saran, opini menyesatkan atau pun situs berpotensi penipuan.

 

Google ingin memastikan bahwa yang direkomendasikan adalah situs yang memang dari ahlinya ( Expert) , memiliki otoritas (Authority), dan terpercaya ( Trustworthiness) yang disingkat E-A-T. Ini adalah cara Google melindungi pencari info/ netizen dari konten berkualitas rendah yang berpotensi merugikan netizen.

Belajar Internet Marketing Webminar

Jika usaha Anda bergerak seputar topik kesehatan, kebahagiaan, atau pun kesejahteraan maka E-A-T sangat penting untuk Anda. Jika usaha Anda berpengaruh pada YMYL ( Your Money or Your Life) “Uangmu atau Hidupmu” dalam hal ini uang netizen atau hidup netizen, Anda perlu pertimbangkan E-A-T.

 

Istilah E-A-T muncul 186 kali pada panduan Google. Ini menunjukan pentingnya kriteria ini dalam kualitas halaman sebuah situs.

 

Expertise (Keahlian)

Menjadi ahli didefinisikan sebagai sangat berpengetahuan atau terampil pada bidang tertentu. Pengetahuan tidak cukup tetapi juga bagaimana mengkomunikasikan pengetahuan Anda dalam menjalin hubungan dengan netizen, mengerti keinginan mereka dan sebagus apa Anda membawakan informasi untuk mereka.

 

Authority ( Otoritas )

Menjadi ahli itu masih langkah awal dan itu bagus. Tetapi ketika influencer atau pakar lain mengutip Anda sebagai sumber informasi atau nama mau pun merek Anda diasosiasikan dengan topik tertentu yang relevan, maka Anda tak hanya ahli – Anda punya otoritas.

 

Trustworthiness ( Terpercaya )

Terbukti terpercaya sangatlah penting. Selain expertise (keahlian) dan authority (otoritas) yang merupakan faktor yang memperkuat rangking, trustworthiness atau terpercaya atau tidaknya mempengaruhi peningkatan rangking di Google. Jika Anda mengabaikan sentimen orang orang terhadap usaha Anda, ini bisa berpengaruh terhadap posisi usaha Anda di mesin pencari. Pada dasarnya, Anda harus menyenangkan pelanggan Anda dan jika Anda menerima keluhan, Anda harus menanganinya sebelum terlalu banyak hal negatif yang melekat pada usaha Anda. Terlalu banyak review yang buruk menandakan hal negatif.

 

Kesimpulan

Terapkan pendekatan menyeluruh pada teknik SEO dan content marketing usaha Anda diluatkan dengan pilar E-A-T. Tiga pilar ini merupakan penyangga pintar jika Anda ingin usaha Anda rangking di Google. Pilar ini penting dalam cara menampilkan blog di Google halaman pertama.

 

Hal ini bukanlah permainan untuk menang cepat, tetapi keahlian ( expertise) , otoritas/ kewenangan (authoritativeness ) , dan kepercayaan (trustworthiness ) membutuhkan waktu untuk dibangun dan dikelola. Hal ini juga berlalu dalam cara menaikan rating Google Maps untuk tempat usaha Anda.

 

Kabar baiknya, bagaimanapun, adalah bahwa jika Anda melakukan ini dengan benar dan mengakkan pilar E-A-T, jika Anda mencapai posisi atas di Google makan akan sulit dihajar KO.

 

Tingkatkan keahlian digital marketing Anda dengan mempraktekannya. Ikuti pelatihan dan kelas online digital marketing di KursusSb1m.com.

Cara Membuat  Konten Menarik Terkesan Expert

Cara Membuat Konten Menarik Terkesan Expert

Cara Membuat Konten Menarik Terkesan Expert

Dalam praktek belajar digital marketing Anda tahu betapa pentingnya konten. Ya, benar. Content is the king. Tentu konten akan lebih terpercaya jika itu berasal dari ahlinya. Tetapi bagamana cara membuat content terkesan “Expert” atau dari ahlinya?

Artikel ini membahas beberapa tips cara membuat konten agar terkesan Expert atau ahli dibidangnya:

 

a. Riset Kata Kunci

Cari tahu apa yang dicari oleh pencari info online kemudian berikan apa yang mereka butuhkan. Mulailah dengan riset kata kunci pencarian atau keyword.

 

b. Pahami Maksud Pencarian

Pahami maksud dibalik kata kunci pencarian oleh netizen. Info apa yang sebenarnya netizen cari.

Belajar Internet Marketing Webminar

c. Pahami Tingkat Pengetahuan Netizen

Pahami tingkat pengetahuan pencari informasi. Apakah ia konsumen, orang awam yang ingin tahu atau memang menggeluti bidang tersebut.

 

Cobalah untuk tidak menggunakan terlalu banyak jargon atau istilah teknis yang mungkin tidak dipahami oleh pemula.Temukan keseimbangan antara menjadi info yang pafat sekaligus menjaganya tetap sederhana.

 

Ingin belajar lebih dalam digital marketing plus praktek? Dapatkan di KursusSb1m.com

Tips Belajar Marketing Online: Target Segmentasi Pelanggan

Tips Belajar Marketing Online: Target Segmentasi Pelanggan

Tips Belajar Marketing Online: Target Segmentasi Pelanggan

Anda tak bisa meningkatkan konversi jika Anda tak memahami target audience atau target pemirsa atau target pasar Anda. Memperbaiki atau meningkatkan segmentasi pelanggan adalah langkah awal membangun strategi digital marketing yang efektif.

 

Beberapa netizen mengunjungi website Anda siap untuk beli produk, yang lain hanya browsing melihat-lihat apa yang Anda tawarkan atau membaca info postingan Anda. Untuk itu, Anda butuh mengelola konten website Anda untuk merespon minat dan kebutuhan netizen dan memikat mereka dengan info menarik sehingga memungkinkan terjadinya konversi – dari pembaca menjadi prospek dan customer.

Belajar Digital Marketing di Jakarta

Jadi sebelum merencanakan strategi digital marketing dan mempraktekannya, Anda perlu menganalisa profil customer, lihat kebutuhan dan minat mereka pada setiap tahap konversi dan buat konten yang menjawab kebutuhan dan minat mereka.

 

Ingin belajar marketing online lebih dalam? Ikuti webinar dan tutorialnya di KursusSb1m.com

Pull Marketing vs Push Marketing

Pull Marketing vs Push Marketing

Konsep Strategi Pemasaran Pull Marketing vs Push Marketing dalam Belajar Digital Marketing

Perbedaan Push dan Pull Marketing

Perbedaan utama antara Push Marketing dan Pull Marketing terletak pada pendekatan terhadap customer dilakukan. Pada Push Marketing, idenya adalah mempromosikan produk dengan menyodorkannya ke orang-orang.

 

Untuk Push Marketing, pertimbangkan pemajangan barang yang dijual di toko atau lapak Anda atau menampilkan rak produk dengan diskon. Sedangkan dalam Pull Marketing, ide dasarnya membangun customer yang setia mengikuti Anda atau menarik customer ke produk Anda.

 

Kesimpulannya, Push Marketing membawa produk kepada customer sedangkan Pull Marketing membawa customer ke produk Anda. Ya, imi seperti konsep dorong tarik yang diaplikasikan di marketing.

Apa arti Push Marketing?

Definisi Push Marketing adalah strategi promosi dimana suatu bisnis membawa produk mereka ke pelanggan. Push disini berarti menyodorkan. Menyodorkan produk ke pelanggan.

 

Taktik penjualan yang umum termasuk mencoba menjual barang dagangan langsung ke pelanggan melalui showroom, lapak, toko dan bernegosiasi dengan pengecer untuk menjual produk, atau menyiapkan pajangan produk di tempat penjualan. Juga membayar pihak tengah untuk menampilkan produk-produknya. Dalam peluncuran produk baru, push marketing sering digunakan atau saat ingin produknya tampil menyolok di keramaian atau pasar tertentu.

 

Contoh Push Marketing

Sales menawarkan parfum di pusat perbelanjaan atau mall. Perusahaan parfum tersebut sering menawarkan insentif agar produknya disodorkan ke customer. Taktik ini bisa sangat bermanfaat untuk merek baru yang belum mapan atau untuk produk baru dari merek tertentu yang membutuhkan promosi tambahan. Lagi pula, bagi banyak konsumen, berkenalan dengan parfum tersebut di pusat perbelanjaan atau mall adalah pengalaman pertama mereka dengan produk tersebut, dan mereka tidak akan tahu parfum itu ada jika tak diperkenalkan.

Humor Internet Marketing

Dalam digital marketing bisa dilakulan dengan iklan online tertarget seperti Facebook Ads atau pun Google Adword yang membidik target audiens dengan karakteristik tertentu dan menampilkan iklan Anda kepada mereka.

Apa itu Pull Marketing?

Pull Marketing menerapkan pendekatan yang kebalikannya. Tujuan Pull Marketing adalah membawa customer datang pada Anda. “Pull” di sini berarti menarik. Ya menarik customer ke usaha Anda. Taktik penjualan umum yang digunakan untuk Pull Marketing meliputi promosi media massa, rujukan dari mulut ke mulut, atau pun promosi penjualan yang diiklankan. Dari sudut pandang bisnis, Pull Marketing berupaya menciptakan kesetiaan pelanggan terhadap suatu brand atau merek dan membuat pelanggan datang kembali sedangkan Push Marketing lebih ke arah jualan untuk jangka pendek. Dalam push marketing Andalah yang aktif menyodorkan ke prospek.

 

Contoh strategi dorong dan tarik

Suatu bisnis umumnya akan menggunakan pull marketing jika customer tahu apa yang ia cari atau masalah apa yang ia ingin selesaikan tetapi butuh ditarik ke solusi yang Anda miliki. Dalam pull marketing, Anda memanfaatkan orang yang aktif mencari agar datang ke Anda.

 

Contoh Pull Marketing

Anda sering dapat mengenali kampanye Pull Marketing berdasarkan jumlah iklan yang digunakannya. Butuh budget iklan untuk membuat merek dan produk menjadi dikenal banyak orang. Salah satu contohnya adalah pemasaran mainan anak. Pada tahap pertama, perusahaan mengiklankan produk tersebut. Selanjutnya anak-anak dan orang tua melihat iklan tersebut dan ingin membeli mainan tersebut. Ketika permintaan meningkat, pengecer mulai berebut mencoba untuk menyimpan produk di toko mereka. Dengan demikian, perusahaan berhasil menarik pelanggan ke mereka.

 

Dalam digital marketing, pull marketing menggunakan inbound marketing yaitu mendandani atau memembuat aset digital Anda menarik baik itu website atau video online sehingga orang yang melakukan pencarian online menemukan bisnis Anda. Prosoek masuk dalam funneling Anda entah subscribe tips tips online atau follow akun Anda atau pun install aplikasi Anda.

Pull marketing dalam digital marketing

Ingin belajar cara meningkatkan omzet? Lebih produktif dalam penjualan? Mari bersama kami dalam Webinar Belajar Marketing Online di KursusSb1m.com