Belajar Internet Marketing dasar | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

Strategi Persaingan Pemasaran Online: 6 Cara Mengamati Gerakan Pesaing

 

Analisis pesaing atau kompetitor merupakan hal penting dalam strategi persaingan pemasaran online. Mengintip konten yang dibuat oleh kompetitor merupakan salah satu langkah yang bermanfaat dalam membangun brand dalam strategi marketing online Anda. Lihat apa saja konten dari kompetitor yang mendapat banyak view bahkan tanggapan dari netizen.

 

Berikut tips belajar internet marketing, tentang beberapa cara kreatif mengamati apa yang dilakukan saingan Anda dalam pemasaran online khususnya content marketing.

 

1. Daftar sebagai pelanggan info kiriman email dari pesaing

 

Menurut survei dari BtoB Magazine, 59% internet marketer mengatakan bahwa email adalah saluran paling efektif dalam mengeruk pendapatan. Ini membuktikan bahwa kiriman email marketing kompetitor terhadap customer patut diamati. Caranya? Dengan mendaftarkan email Anda di form website kompetitor untuk mendapatkan kiriman info terkini atau promosi dari kompetitor. Pelajari kultur usaha mereka, kabar terkini dari mereka, kampanye dan promosi, frekwensi publikasi konten, dan bagaimana kompetitor mengincar pemirsa yang jadi target mereka.

 

2. Analisa konten video kompetitor

 

Menurut penelitian dari Cisco tahun 2019. 81% traffic online dari cutomer adalah video. Banyak merek terkenal menggunakan video sebagai bagian dari strategi digital marketing mereka. Lihat apakh pesaing Anda menggunakan video dan pelajari interaksi, komentar serta video kompetitor apa saja yang dishare oleh netizen. Video seperti apa yang viewnya banyak. Evaluasi kata kunci yang digunakan, bagaimana judulnya dan deskripsinya. Anda bisa memata-matai dengan subscribe YouTube channel kompetitor.

Belajar Youtube Video Marketing SB1m

3. Lihat Jejak Sosmed Kompetitor

Banyak kompetitor yang aktif di beberapa saluran media sosial. Amati aktifitas kompetitòr di jejaring sosial. Amati dengan menjadi followernya dan lihat update statusnya. Lihat postingannya, gambar seperti apa yang mereka gunakan. Anda bisa meniru pendekatan mereka.

Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com
Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com

4. Identifikasi kata kunci pencarian apa yang paling bagus untuk diincar

Memilih kata kunci yang tepat untuk konten postingan Anda meningkatkan peluang kemunculan usaha Anda di Google. Ahrefs bisa membantu Anda dalam internet marketing untuk mengamati pesaing dengan mengupas kata kunci, banyaknya pencarian, tingkat persaingan agar postingan Anda posisinya bisa di puncak. Keyword Planner dari Google Ads kuga bisa dijadikan alat riset kata kunci yang memungkinkan Anda menemukan kata kunci yang tepat untuk menargetkan iklan.

Belajar Internet Marketing Webminar

5. Menghadiri acara kompetitor

Banyak internet marketer menggunalan acara seperti webinar dalam startegi digital marketing mereka. Anda bisa mencari tahu apa yang membuat orang berminat menghadiri acara atau ikut webinar. Apa saja yang ditawarkan di acara tersebut. Perhatikan sesi tanya jawab. Apa yang menjadi pertanyaan mereka yang hadir. Gunakan ini sebagai ide dalam membuat dan mendistribusikan konten.

 

6. Amati perubahan apa yang dilakukan kompetitor pada website mereka.

Amati perubahan menyolok yang dilakukan kompetitor pada website atau blog mereka baik itu desain mau pun apa yang disampaikannya. Lihat launhing produk atau jasa mereka, dan bagaimana penulisan iklannya serta cara mereka menyampaikan pesan. Bagaiman pengalaman Anda dalam membuka situs mereka. Apa warna dan jenis dan ukuran huruf yang mereka gunakan? Bagaimana mereka mengatur konten di situs mereka? Apakah mudah mendapatkan info di sana?

 

Banyak cara bagi internet marketer mengamati pesaing bisnis. Melihat jejak konten kompetitor penting dalam membangun strategi pemasaran konten yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis. Setiap usaha harus mampu melakukan perubahan dalam menghadapi pasar.

 

Pelajari tips dan video tutorial Gratis melalui email Anda dengan DAFTAR FREE di Sb1mNetpreneur.com

Cara Menentukan Perubahan Niche Market dalam Mencari Market

Cara Menentukan Perubahan Niche Market dalam Mencari Market

Cara Menentukan Perubahan Niche Market dalam Mencari Market

Kapan Anda Harus Merubah Niche Market atau Segmen Pasar Spesifik Usaha Anda? Berikut Cara Menentukan Perubahan Niche Market dalam Mencari Market

 

Dalam belajar internet marketing , Niche memang salah satu cara membuat blog Anda menarik dan unik. Apa yang harus dulakukan jika niche market atau segmen pasar spesifik yang telah Anda pilih ternyata tak begitu menguntungkan seperti yang Anda kira? Jangan putus asa dulu. Artikel ini akan membahas kapan Anda merubah niche Anda dan bagaiman merubahnya.

 

Pemilihan niche atau segmen pasar yang dibidik secara spesifik merupakan kunci keberhasilan pemasaran dan merupakan keunggulan dibandingkan toko umum biasa. Jika Anda tahu dengan tepat produk jenis apa atau jasa apa yang akan Anda tawarkan, tentu lebih terarah dalam menentuoan siapa pemirsa atau calon pembeli yang Anda bidik, bagaimana mempromosikan usaha Anda dan memilih produk yang tepat untuk dijual.

 

Tapi tak berarti asal-asalan memilih niche yang asal spesifik pasti sukses. Semua pengusaha yang ada punya banyak ide bisnis tetapi tak semua mendapat perhatian luas bahkan perhatian dunia. Agar menemulan niche yang bagus, Anda perlu melakukan analisis pasar.

 

Meskipun sudah melakulan penelitian yang serius, bisa saja usaha Anda tak berjalan lancar penjualannya. Kabar baiknya ada cara merubah niche usaha Anda meski setelah Anda melaunching toko online Anda. Tapi pertama-tama, Anda harus tahu kapan Anda benar-benar perlu merubah niche atau segmen pasar Anda.

 

Berikut 4 alasan merubah niche usaha Anda:

 

1. Sales Turun atau bahkan tak ada peniualan.

Jika Anda mulai rugi, ini pertanda jelas ada yang salah dari usaha Anda. Tetapi di sini Anda perlu hati-hati karena turunnya peniualan atau tak ada penjualan bisa disebabkan berbagai faktor. Bisa karena kesalahan dalam promosi, strategi pemasaran yang salah atau naik turunnya permintaan secara musiman.

 

2. Upaya yang sama membuahkan hasil lebih buruk.

Jika dulunya berjalan baik setahun lalu tetapi sekarang buruk, ini tanda adanya perubahan di pasar. Melakukan yang sama tapi berharap hasil yang tetap baik merupakan kekonyolan. Jangan mentradisikan hal yang sudah tak efektif.

 

3. Anda melihat adanya peluang baru.

Jika Anda melihat sesuatu dengan potensi berkembang yang tak Anda lihat saat memulai bisnis, ini merupakan kesempatan untuk perbaikan. Tetapi sebelum melakukan sesuatu, lakulan analisis yang tepat untuk memastikan ini bukan khayalan Anda semata.

 

4. Anda tak merasa puas

Meski ini bisnis, jangan abaikan perasaan pribadi Anda. Dalam banyak praktek bisnis online baik itu dropship, affiliate atau pun jual produk sendiri, banyak tergantung pada hasrat atau passion. Jika Anda tak lagi merasa terinspirasi, bisa jadi saatnya Anda banting stir merubah arah.

 

Sekali lagi, jangan keburu nafsu, ini bukan berarti Anda perlu merubah niche atau segmen pasar Anda. Bisa saja Anda hanya lelah dan butuh rekreasi atau Anda sedang jenuh mengalami hari-hari berat hidup Anda.

Tempat Kursus Belajar Internet Marketing di Jakarta Sb1m

Lalu, bagaimana menyesuaikan perubahan tethadap niche atau segmen pasar spesifik usaha Anda?

 

Cara Merubah Niche atau Segmen Pasar Bisnis Online Anda

 

Sebenarnya secara umum merubah niche atau merubah segmen pasar spesifik bukanlah ide bagus karena semua di toko online Anda atau yang Anda jual harus sesuai dengan perubahan ini. Nama toko atau bahkan nama web atau blog serta desain diselaraskan dengan apa yang Anda jual. Tetapi jangan kuatir karena ada cara aman untuk merubah niche atau segmen pasar usaha online Anda.

 

Berikut beberapa contoh cara merubah segmen pasar atau niche berdasarkan pengalaman para praktisi yang melakukannya.

 

1. Memperluas

Saat fokus pada niche atau segmen pasar tertentu, promosi memang lebih mudah tetapi Anda kehilangan peluang pasar lain.

 

Misalnya toko jualan lukisan. Awalnya terjadi penjualan di launching awal. Tetapi setalah itu penjualan kurang. Sudah dicoba menjual jenis lukisan berbeda tetapi tak berhasil.

 

Lalu beberapa customer menanyakan karya seni lain seperti patung, action figure, seni keramik, hiasan interior atau dekorasi lain. Barang-barang ini belum pernah dijual di toko Anda tetapi jika ini yang dicari customer, mengapa Anda tak coba menjualnya? Bisa saja penjualan dekorasi dan patung lebih sukses. Toko yang awalnya hanya jual lukisan sekarang menambahkan kategori lain yaitu patung dan dekorasi.

 

Bahkan Ford yang awalnya hanya menjual mobil berwarna hitam, sekarang menawarkan mobil berwarna lain.

 

Perubahan ini tak berarti merubah niche atau segmen pasar secara total bukan? Tetapi memperluasnya dengan menambahkan kategori produk.

 

2. Mempersempit

Cara berlawanan dari cara di atas untuk memperbaiki penjualan adalah dengan mempersempit niche atau segmen pasar. Ini alasan mengapa tidak jualan barang yang terlalu umum tetapi kali ini perlu lebih spesifik lagi.

 

Misalnya toko suplemen kesehatan menjual berbagai produk suplemen tetapi kita melihat bebetapa suplemen tingkat penjualan tinggi sedangkan yang lain tidak pernah ada penjualan.

 

Setelah melakukan analisi secara seksama ternyata yang paling laris adalah suplemen untuk program pelangsing dan fitness, maka diputuskan menambah produk betkatian dengan supelamen fitness sehingga calon pembeli bisa memiliki banyak pilihan seputar produk fitness dan pembentukan badan. Kemudian segmen pasar manjadi jualan suplemen fitness dan pelangsing.

 

3. Branding Ulang

Jika kepepet tak ada yang jalan, mungkin Anda perlu merubah spesialisasi toko Anda.

 

Tentu saja solusi radikal ini beresiko besar dan tak selalu mungkin diterapkan. Brand atau nama toko serta nama domain merupakan kendala karena biasanya mencerminkan isinya. Sehingga jika Anda tiba-tiba merubah segmen pasar atau niche, namanya terasa aneh tak selaras. Tetapi jika nama tak mencerminkan isi atau samar samar, ini mungkin lebih mudah dilakukan untuk merubah niche atau segmen pasar.

 

Ada toko yang dulunya menjual aksesoris biasa juga mengincar fans film terkenal atau pun game karena ia juga menjual pernak pernik bagi penggila film atau game.

 

Mempromosikan toko semata itu sulit tetapi menjual pernak pernik hobi tertentu bisa lebih baik. Meski begitu perlu bransing ulang untuk menjual produk khusus bagi penggila film atau video game. Jika nama domain tak jadi masalah dan terbukti manjur tentu ini bisa dijalankan.

 

Mencari niche atau segmen pasar yang menguntungkan itu pebting tetapi perlu juga dipeetimbangkan bahwa Anda perlu passion dan minat di bidang itu.

 

Kini Anda bisa berlangganan tips dan video tutorial gratis melalui email Anda dengan DAFTAR FREE di KursusSb1m.com

Belajar Menulis Iklan Online: Efek Bingkai

Belajar Menulis Iklan Online: Efek Bingkai

Belajar Menulis Iklan Online: Efek Bingkai

 

Efek Membingkai berasumsi bahwa orang cenderung ambil resiko untuk menghindari akibat yang merugikan atau kehilangan sesuatu. Di sisi lain mereka cenderung menghindari resiko yang sama ketika ditawari hasil perolehan yang bagus bahkan muluk-muluk. Itulah mengapa banyak seminar tentang positif thinking karena pikiran negatif atau ketakutan liar di pikiran banyak orang. Untuk akhirnya berpositif thinking pun mereka perlu menyadari akan kerugian dari berpikiran negatif ;-).

 

Sebagai internet marketer atau pun pemasar lain seperti penjualan langsung atau dalam praktek belajar digital marketing, kadang kita terlalu tergesa-gesa melompat menawarkan manfaat atau keunggulan produk kita. Jika respond bagus, itu luar biasa. Bagaimana jika malah mereka merespond sebaliknya menganggap manfaat produk Anda adalah janji muluk-muluk atau jualan mimpi?

Strategi Sales Sukses
Tips Belajar Pemasaran Online

Perlu dipikirkan, apakah iklan ini akan berjalan dengan baik jika saya membingkainya sebagai jalan menghindari kerugian atau kehilangan daripada langsung ke arah pencapaian yang dijanjikan atau yang didapat? Tentu hal ini juga tergantung pada target pasar Anda, hasrat mereka dan ketakutan yang sadar atau di bawah sadar mereka miliki.

 

Bagaimana Cara Internet Marketer Menggunakan Efek Membingkai?

Beritahu customer apa yang akan mereka hemat jika beli produk Anda. Misalnya, dari pada berkata, “Bayar hanya 60%..” lebih baik katakan, “Hemat 40%” Buat judul postingan blog mau pun Call to Action yang mengajak customer menghindari kerugian atau rasa sakit.

Misalnya:
“Ogah Gemuk? Lakukan Trik Ini.”
“Trik agar jualan online tidak rugi.”
“Takut tak punya pendapatan setelah pensiun, pelajari kiat-kiat ini.”

 

Salam Sukses.

Ilmu Marketing Online: Psikologi Marketing Website

Ilmu Marketing Online: Psikologi Marketing Website

Psikologi Internet Marketing Bantu Tingkatkan Omzet Penjualan Bisnis Anda

Dalam praktek belajar marketing online dasar, apa sih yang bisa dilakukan agar penjualan online lewat website Anda meningkat?

1. Pahami Customer Anda

Sebelum mencoba teknik persuasi psikologis, pahami siapa customer Anda atau dengan siapa Anda berhadapan. Apa yang bisa berjalan untuk seseorang, belum tentu bisa berjalan jika diterapkan untuk orang lain. Benar, bahwa ada beberapa hal mendasar yang dilakukan penjual, tetapi setiap lawan bicara atau pun pemirsa tetapi setiap pemirsa yang menjadi target Anda punya cara berpikir berbeda-beda yang perlu Anda ketahui untuk memaksimalkan kesempatan sukses Anda. Pahami apa yang dilakukan pemirsa atau netizen bersama website Anda, berapa lama mereka mencari info dalam website Anda, apa yang mereka klik, dll. Website analytics, seperti Google website analytics, memberi informasi tentang laluluntas dan perilaku pengunjung website, ini bisa dijadikan alat mengamati tingkah laku pengunjung website secara psikologis. Anda bisa melakukan survei online untuk menvari tahu keinginan dan harapan customer atau calon pembeli. Bahkan Anda bisa mengincar target pemirsa yang memiliki minat atau pun profesi tertentu.

2. Fokus Pada Kecepatan

Tak seperti toko fisik atau pasar tradisional, orang bisa mengunjungi website dan langsung cabut dalam beberapa detik. Jika tak lihat apa yang mereka cari, mereka langsung cabut dan cari website lain yang bisa langsung memberi info yang mereka inginkan. Pokoknya mereka mau cepat. Ada situs yang menampilkan banyak hal membuat pengunjung masih harus scroll ke bawah mencari-cari apa yang mereka inginkan. Secara online, rentang perhatian memang sangat rendah – diukur dalam sepersekian detik. Jika Anda langsung jelas dengan apa yang mereka tawarkan, mereka langsung meninggalkan situs Anda. Untuk beberapa jenis bisnis Anda perlu menampilkan halaman konversi atau landing page di halaman home atau pun bisa dengan halaman-halaman khusus menjual produk tertentu.

3. Jalin Ikatan

Satu hal yang menggerakan pemirsa website adalah pengetahuan yang disukai orang lain. Kita semua ingin disukai. Jika Anda mengabaikan customer, jika Anda tak menunjukkan bahwa Anda mencintai mereka, hubungan dengan mereka pun kurang bahkan mengabaikan Anda. Bayangkan Anda sedang di sebuah toko. Anda melihat-lihat barang di saba tetapi penjualnya malah mojok sambil curhat tentang kisah cinta mereka. Anda merasa tak sigubris bahkan cabut. Ini sama halnya mengapa netizen tidak memperhatikan Anda. Itulah mengapa Anda perlu merespond komentar, pesan elektronik, email, mentionan sosmed. Beri kejelasan bagi calon customer Anda. Jangan abaikan mereka.

4. Tampilan Sebagai Kesan Pertama

Itu merupakan komponen penting dalam psikologi internet marketing, tetapi masih banyak hal psikologis yang perlu Anda pertimbangkan seperti pemilihan tampilan website agar laris. Juga, kecenderungan gambar apa yang dilihat orang. Juga penempatan gambar agar menarik banyak pembeli. Jangan sampai mereka cabut sebelum dapat info penting dari Anda.Apa pikiran orang akan pilihan warna website Anda, pilihan warna tombol atau bannernya?

5. Pertimbangkan Pemicu Ingatan

Pemicu memori atau ingatan membantu menjadikan usaha Anda menjadi buah bibir, faktor kognitif seperti mudah dibacanya jenis huruf dan teks yang Anda muat baik warna mau pun besar teksnya, serta elemen lain yang secara psikologis mempengaruhi penjualan dan mudah diingat netizen. Apakah pembaca dengan cepat memahami situs Anda? Apakah tulisan Anda fokus akan apa yang Anda tawarkan atau info yang mereka inginkan? Apa yang bisa membuat website Anda populer? Apakah orang akan mensharingkannya? Saat netizen mengunjungi halaman website, apakah mereka melihat apa yang Anda ingin mereka lihat? Apakah halaman situs Anda menyentuh emosi pembaca?

 

Pelajari teknik internet marketing, dapatkan tips dan video tutorial gratis belajar marketing online via email dengan DAFTAR FREE di KursusSb1m.com .

Belajar Bisnis Online: Dari Hobi Jadi Bisnis

Belajar Bisnis Online: Dari Hobi Jadi Bisnis

Belajar Bisnis Online: Dari Hobi Jadi Bisnis

Jika Anda menyukai sesuatu, mungkin terpikir oleh Anda kemungkinan membuatnya menjadi bisnis besar. Tetapi perlu Anda pikirkan bagaimana melakukan lompatan dari hobi ke bisnis. Anda perlu tahu kapan waktu tepat melakulan lompatan.

Kapan Merubah Hobi Jadi Bisnis?

Ketika Anda jadi semakin mumpuni dalam hobi Anda di waktu luang, mungkin teman-teman Anda mulai menyarankan Anda melakukan bisnis, mungkin inilah saat menjadikan hobi sebagai bisnis. Entah sebagai kegemaran sampingan atau bisnis full time, menjadi wiraswasta pula untuk usaha kecil awal adalah langkah yang baik. Menjalankan bisnis Anda berdasarkan passion Anda memberi kesempatan bagi Anda menuangkan bakat dan energi dalam usaha yang Anda miliki sendiri, di mana Anda adalah bosnya. Ini kesempatan mengembangkan keahlian yang tak bisa Anda dapatkan pada pekerjaan Anda sebagai karyawan.

Jadi bagaimana Anda tahu saat yang tepat menjadikan hobi sebagai bisnis? Sebagai pemula dalam bisnis, Anda harus siap hadapi tantangan, karena memulai  bisnis butuh stamina yang kuat. Sebagai catatan, yang dulunya sebagai hobi untuk santai bersenang-senang, sekarang ada deadline yang harus dipenuhi dan tuntutan pelayanan. Tentu saja Anda perlu melengkapi diri Anda dengan skill atau pengetahuan yang lain – misalnya cara menjual atau memasarkan produk termasuk praktek belajar internet marketing atau pun belajar mengelola keuangan perusahaan. Apa pun itu Anda butuh belajar dan praktek.

Bagaimana merealisasikan ide bisnis jadi kenyataan?

Jika Anda ingin menjadikan bisnis menjadi hobi, ini merupakan lompatan dalam hidup Anda, inilah saatnya mewujudkan ide jadi nyata.

Pertama, tetapkan tujuan atau sasaran bisnis Anda. Ingin mencari pendapatan tambahan atau mewujudkan impian keluar atau resign dari pekerjaan Anda atau ingin bekerja untuk diri Anda dengan memiliki bisnis sendiri? Lakukan riset atau penelitian untuk usaha Anda, apakah pasarnya layak dan berkelanjutan.

Setelah siap dan adanya permintaan terhadap produk dan jasa Anda, langkah selanjutnya membuat business plan yang memberi batasan bagaimana mengelola usaha Anda, pasar yang jadi sasaran, strategi pemasaran dan penjualan yang dilakukan agar menguntungkan, sesuai proyeksi keuangan. Pikirkan rencana usaha yang membantu bisnis Anda tumbuh dan berkembang.

Setiap bisnis butuh identitas brand jadi pikirkan untuk membuat brand yang tepat bagi usaha Anda.

Tentu ini termasuk nama usaha Anda, logo, dan skema warna yang Anda gunakan. Dalam branding, lakukan secara konsisten dalam muatan pemasaran online Anda serta kehadiran online brand Anda di social media. Inilah pentingnya belajar social media marketing, seperti YouTube marketing, Instagram marketing atau pun Facebook marketing. Bangunlah website yang memuat halaman yang menjelaskan siapa Anda, apa usaha Anda, produk atau jasa Anda dan pikirkan bagaimana customer bisa bersama usaha Anda.

Ubah Hobi Jadi Bisnis

Proses merubah hobi jadi bisnis awalnya memang penuh tantangan juga menarik jika dinikmati mengasyikan. Jika Anda memiliki impian mentransformasi apa yang Anda sukai menjadi usaha yang menguntingkan, Anda bisa pertimbangkan untuk memulainya. Dengan mengambil langkah yang perlu dalam mewujudkan ide menjadi kenyataan, Anda dalam perjalanan memulai dan menjalankan bisnis Anda sendiri. Misalnya: dari hobi mancing menjadi penjual alat pancing atau membuka tempat pemancingan, dari hobi beladiri membuka toko peralatan beladiri, dari hobi menulis menjadi penulis dan penjual buku, dari hobi jalan jalan menjadi affiliate usaha wisata atau jual alat traveling.

Tentu dalam membuka bisnis atau berwirausaha, Anda perlu memikirkan bagaimana pemasarannya, diantaranya pemasaran online atau marketing online yang bisa Anda pelajari di KursusSb1m.com.

AIDA: Cara Membuat Blog Disukai

AIDA: Cara Membuat Blog Disukai

Formula AIDA: Cara Membuat Blog Disukai Pembaca

Artikel ini merupakan referensi untuk membuat blog terutama dalam menulis atau mengembangkan materi blog. Apa saja yang bisa ditulis di blog?

Dalam belajar internet marketing plus praktek di KursusSb1m.com, blog marketing memegang peran penting. Salah satu cara mempromosikan produk di blog atau cara agar blog Anda disukai adalah dengan rumus AIDA.

Pernah dengar Rumus AIDA? Rumus ini digunakan untuk menulis halaman iklan tetapi juga bisa untuk menulis postingan blog dalam blog marketing.  


A – Attention. Pancing perhatian dengan judul, headline, dan kalimat pembuka. Tunjukkan dengan cepat apa manfaat yang Anda tawarkan.

Jika Anda seorang blogger, bedanya pembaca tak langsung merogoh kocek untuk Anda. Mereka membayarnya dengan meluangkan waktu untuk membaca bahkan berlangganan info yang bermanfaat dari Anda.

I – Interest artinya minat. Dalam hal ini Anda memberikan info atau menawarkan sesuai minat pembaca. Membawa mereka lebih dalam dengan cerita atau info yang relevan dengan minat mereka, menjelaskan bagaimana produk Anda menyelesaikan masalah mereka.

Dengan postingan Anda menggoda mereka melalui kisah dan info yang merangsang rasa ingin tahu dan emosi mereka.

D – Desire artinya hasrat. Blogging mau pun Copywriting itu beda tipis. Sama sama mempertimbangkan kepuasan hasrat pembaca.

Dalam halaman penjualan, melalui teknik copywriting, Anda mendeskripsikan manfaat produk Anda, melakukan pendekatan hangat, bujuk rayu agar closing penjualan atau terjadi konversi.

Dalam postingan blog, Anda memenuhi hasrat pembaca melalui konten Anda.

A-Action artinya tindakan. Setelah memberikan info tentang manfaat menarik produk Anda, inilah saatnya mengundang pembaca untuk melakukan suatu tindakan. Bisa ajakan membeli, menjadi follower sosmed Anda atau pun mengisi formulir berlangganan info dari Anda.

Dalam blog marketing, Anda memainkan peran sebagai blogger. Setelah konten Anda menginspirasi dan membangkitkan semangat atau minat pembaca, undang mereka untuk klik link atau mendaftar sebagai pelanggan info dari Anda.

Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com
Belajar Internet Marketing di SB1MNetpreneur.Com

Baik postingan blog mau pun halaman jualan punya tujuan sama: – keduanya membawa pembaca melakukan suatu tindakan.

Itulah desain dari rumus AIDA.

Jadi saat Anda bingung mau menulis postingan apa. Gunakan rumus formula AIDA.

Semoga Sukses!

PELAJARI TIPS DAN VIDEO TUTORIAL BELAJAR INTERNET MARKETING DARI PARA PRAKTISI BISNIS ONLINE DAN INTERNET MARKETING. TERUJI DAN BISA DITERAPKAN. DAFTAR DI KursusSb1m.com