Belajar Internet Marketing Di Jakarta | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Cara Meyakinkan Pembeli Online

Cara Meyakinkan Pembeli Online

Belajar Marketing Online: Cara Meyakinkan Pembeli

Jangan mencoba meyakinkan pembeli atau pun mendesak mereka untuk beli. Nasihat ini mungkin terdengar sangat tak populer, terkesan tak produktif dan tak pro aktif. Tapi ini penting lho.

 

Jika Anda berpikir bahwa seorang sales harus membuat orang beli, dan berusaha memaksakan hal itu, Anda akan menemui kegagalan. Ya, kecuali jika Anda SPG yang seksi di sebuah keramaian; itu pun para cowok yang beli bukan karena yakin tapu karena tertarik dengan SPG dan ingin coba-coba produknya. Atau, jika Anda anak kecil yang manis yang jualan kue di jalan dengan harga terjangkau, ini juga gak perlu maksa, karena mereka beli mungkin kasihan atau senang melihat anak yang manis. Ya, orang melihat apa yang Anda lakukan, dan mereka tak percaya Anda, mereka tak percaya apa yang Anda katakan.

 

Cara jualan produk dengan gaya maksa dan memelas tak jarang justru membuat calon pembeli merasa terganggu bahkan mencoba menghindar.

 

Lalu apa yang dilakukan kalau sebagai sales tak bisa agresif? INGAT misi Anda adalah mehami calon pembeli. Apa yang sedang mereka alami. Apa yang ingin mereka lakukan. Apa ambisi dan kebutuhan mereka. Awali dan banyak-banyaklah, fokus pada diri mereka. Kemudian baru masuk ke perkenalan produk.

 

Sekali Anda memahami cerita mereka, Anda bisa nyambung. … ya intinya nyambung dulu. Barulah Anda menunjukkan apa dan bagaimana barang atau jasa yang Anda jual bisa membantu menyelesaikan masalah dan tantangan yang mereka hadapi serta membuat hidup mereka lebih mudah.

 

Tambah lagi, semakin Anda menyelami calon pembeli sebagai pribadi individu, semakin jelas Anda melihat jenis customer seperti apa yang punya kecenderungan beli dari Anda.

Dalam belajar internet marketing, Anda membidik mereka yang benar-benar butuh produk Anda, jadi tak perlu paksakan keyakinan.

http://kursusSb1m.com

Belajar Marketing Online: TARGET PASAR

Belajar Marketing Online: TARGET PASAR

Website Anda gak pecah telor?
Jangan-jangan …
Website Anda Tidak Memiliki Arah
Website Anda Tak Ada Sasaran yang Dibidik

 

Dalam praktek belajar marketing online atau internet marketing, penting untuk menentukan target atau posisi pasar sebagai arah mau ke mana website Anda.

 

Jika Anda ingin membidik pasar dan customer tertentu, website Anda temanya jangan terlalu umum. Bagi mereka yang baru praktek belajar internet marketing untuk pemula, terutama baru dalam membuat website atau blog, mungkin mencoba menyenangkan setiap orang tapi kenyataannya tak bisa. Ini justru kehilangan peluang mendapat prospek yang diinginkan.

Belajar Digital Marketing di Jakarta

Bisa saja postingan Anda dibaca oleh orang yang bukan semestinya atau dibuka oleh mereka yang tidak minat, atau jangkauan wilayah Anda terlalu luas, atau kelompok umur atau tingkat pendidikan pembacanya kurang tepat – apa pun membidik sasaran atau targeting yang tak akurat berakibat pada konversi Anda.

 

Naskah tulisan, artikel, branding, pemasaran fan desain situs seyogyanya menjurus pada target tertentu suasi sasaran pasar Anda.

 

Itulah pentingnya menentukan riset pasar dengan tepat dan mengenal pemirsa dari website Anda.

KursusSb1m.com

Belajar Internet Marketing: Dampak Bounce Rate

Belajar Internet Marketing: Dampak Bounce Rate

Belajar Internet Marketing: Dampak Bounce Rate

 

Dalam belajar internet marketing atau pemasaran online, Anda perlu tahu faktor apa saja yang dinilai oleh Google dalam menentikan rangking blog atau website Anda.

 

Artikel ini membahas salah satu faktor rangking Google yaitu Bounce Rate, penyebab terjadinya bounce rate, pengertian bounce rate dan dampak bounce rate bagi bisnis online Anda.

 

Apa itu bounce rate pada blog atau website?
Pengertian bounce rate atau bouncing rate adalah persentasi pengunjung website atau blog tertentu yang langsung keluar balik ke mesin pencari setelah hanya melihat satu halaman situs atau blog tersebut.

 

Bounce rate yang meningkat menandakan bahwa website atau blog Anda membosankan atau bukan yang netizen cari.

 

Tentu bounce rate yang tinggi bukanlah hal yang membanggakan. Google yang membangun reputasi sebagai mesin pencari informasi terbaik juga tak suka dan tak mau mengandalkan halaman situs dengan bounce rate tinggi.

 

Lalu apa sih penyebab terjadinya bounce rate?
1. Website Lelet
Website atau blog Anda lelet jika dibuka, sehingga pencari informasi memilih keluar atau menutup halaman website atau blog Anda.

 

2. Terlalu banyak gangguan di website atau blog Anda.
Jika terlalu banyak iklan pop ads, yang terbang menutup website atau blog Anda, ini juga menbuat pengunjung malas meneruskannya.

 

3. Halaman website atau blog Anda rusak.
Jika pengunjung masuk dan melihat halaman website atau blog Anda rusak, atau tidak bisa mereka baca, seperti server down, PHP 404, tentu mereka langsung cabut.

 

4. Informasi atau konten yang ada di dalam website atau blog bukanlah yang mereka cari.
Coba bayangkan, Anda sebagau pencari info mencari informasi atau melihat link informasi dan mengunjungi suatu website atau blog. Saat membuka halaman situs ternyata isinya bukanlah yang Anda cari. Anda tak menemukan info yang Anda cari. Apa yang akan Anda lakukan? Langsung cabut bukan? Ya, itulah yang akan terjadi jika sebuah website tidak relevan dengan keyword atau kata kunci yang disajikan dan dicari orang.

Belajar Internet Marketing Webminar

Apa dampak tingginya tingkat bounce rate bagi pemasaran online Anda?

 

Banyaknya pengunjung pertama yang langsung meninggalkan website Anda dianggap oleh Google bahwa isi website Anda tidak relevan dengan kata kunci pencarian, atau ada yang salah pada website Anda sehingga rangking Anda di mesin pencari atau search engine Google tidak bagus. Posisi yang buruk di search engine mempengaruhi kecilnya kemungkinan adanya pengunjung yang ujung-ujungnya peluang mendapat calon pembeli kecil.

 

Selain itu reputasi blog atau website Anda di mata pengunjung kurang bagus sehingga website Anda menjadi kirang populer.

 

Selamat Berkarya

Semoga Sukses Selalu, Salam Online.

Belajar Pemasaran Online: Apa Yang Dimaksud dengan Influencer Marketing?

Belajar Pemasaran Online: Apa Yang Dimaksud dengan Influencer Marketing?

Rangkul Influencer, bina hubungan dan tingkatkan pemasaran Anda.

Sebelum membaca artikel ini lebih lanjut mari kita bahas apa itu Influencer? Definisi influencer atau pengaruh dalam pemasaran adalah seorang yang memiliki pengaruh terhadap keputusan orang lain dalan membeli.

 

Dalam praktek belajar pemasaran online, ada strategi pemasaran yang memanfaatkan kekuatan pengaruh influencer. Strategi ini disebut Influencer Marketing.

 

Apa itu Influencer marketing?
Definisi apa yang dimaksud Influencer marketing yang kadang disebut juga influence marketing adalah bentuk pemasaran yang difokuskan lebih pada orang-orang berpengaruh dibandingkan terhadap target market keseluruhan. Influencer marketing mengidentigikasi individu yang memiliki pengaruh terhadap calon pembeli potensial dan menitikberatkan kegiatan oemasaran di seputar para influencer.

Influencer marketing makin ngetrend. Ini tak mengherankan. Influencer memiliki banyak pengikut atau follower atau dikelilingi orang yang akan mengikuti pendapatnya dan memasarkan produk atau jasa dengan merangkul mereka meningkatkan kredibilitas Anda. Ya, menambah rasa percaya calon pelanggan terhadap usaha Anda.

 

Dalam mencitrakan produk Anda, Anda bisa melibatkan para influencer dalam proses pembuatan baik konten atau pun produk, promosi atau kampanye, atau pun memberikan give away agar mereka mengendorse Anda.

Cara Rangking Blog di Google: Kelebihan Interaksi Online

Cara Rangking Blog di Google: Kelebihan Interaksi Online

Cara Rangking Blog di Google: Kelebihan Interaksi Online

Dalam belajar marketing online terutama saat praktek cara rangking blog di Google, Anda perlu memancing interaksi online di blog Anda.

 

Adanya aksi atau tindakan maka memunculkan reaksi. Ini juga berlaku dalam praktek belajar pemasaran online. Ya, dalam pemasaran online Anda perlu mengajak pengunjung website Anda melakukan suatu tindakan terhadap website Anda agar timbul reaksi terhadap perkembangan website Anda yang dalam hal ini tentu reaksi yang Anda inginkan. Ya, ada aksi timbul reaksi.

Orang mengunjungi salah satu halaman website Anda, lalu apa? Hanya berkunjung dan membaca saja?

Google suka jika ada orang yang mengklik tombol atau link dari website Anda setelah membaca dan melihat-lihat salah satu halaman website bisnis online Anda.
Ini diperhitungkan oleh Google, baik kerasan tidaknya mereka di website Anda mau pun adanya aktifitas di website Anda yang memunculkan kesan website Anda menarik.

 

Dengan adanya fenomena ini, apa yang perlu Anda lakukan pada website atau blog Anda?

Tambahkan CTA atau Call to Action atau ajakan melakukan suatu tindakan pada website Anda. Akan lebih baik jika berbentuk klik, entah itu banner atau tombol, entah itu link ke halaman konversi, link ke form isian atau klik ke SMS atau WA customer service Anda atau pun ajakan untuk follow atau like akun social media Anda. Anda bisa juga mengajak pembaca untuk menyebarkan artikel Anda dengan klik tombol share ke social media seperti Facebook, Twitter atau pun LinkedIn mereka atau pancing mereka memberi komentar pada artikel Anda.

 

Banyak website punya halaman Contact Us atau Hubungi Kami. Mungkin ada pemilik website berpikir bahwa jika orang suka apa yang tulisan pada websitenya maka mereka akan masuk ke halaman Contact us dan bertanya tentang harga barang atau jasa yang ditawarkan.

 

Pada kenyataanya setelah diteliti tidak begitu. Hal ini sudah diujicoba pada banyak website oleh para internet marketer. Meski ranking websitenya bagus dan banyak pengunjung, blog tanpa CTA atau ajakan untuk melakukan tindakan akan rendah konversi.

 

Ya, interaksi online di website Anda merupakan salah satu cara rangking blog di Google ini membantu SEO karena Google suka blog atau website yang aktif di dalamnya.

Salam Online

Mendatangkan Pengunjung ke Website

Mendatangkan Pengunjung ke Website

Belajar Marketing Online: Pancing Dari Saluran Lain untuk Mendatangkan Pengunjung ke Website

Blog yang bagus memancing kunjungan ke website bisnis online Anda tetapi akan lebih baik jika blog memikat pengunjung untuk berkunjung ulang atau mendaftarkan emailnya untuk selalu membaca info terkini dari tulisan Anda.

 

Umumkan atau sosialisasikan postingan blog Anda secara online lewat berbagai social media seperti Twitter, linkedIn, Google plus, Line dan Facebook. Jika memungkinkan sosialisasikan blog Anda lewat blog lain seperti blogspot, tumblr atau blog lain. Pancing pembaca untuk berkomentar di blog Anda.

Jika Anda suka artikel blog ini, dan ingin dapat artikel dan tips bisnis online dari kami, silahkan mendaftarkan diri gratis sebagai FREE member di KursusSb1m.com, dapatkan artikel, tips video tutorial belajar marketing online melalui email Anda.