cara closing | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Cara Mempengaruhi Pembeli agar Tertarik:  Jurus Pertanyaan Ekor

Cara Mempengaruhi Pembeli agar Tertarik: Jurus Pertanyaan Ekor

Cara Mempengaruhi Pembeli agar Tertarik pada Produk yang Ditawarkan:  Jurus Pertanyaan Ekor

Cara mempengaruhi pembeli agar tertarik pada produk yang ditawarkan adalah dengan menggiring Prospek Berkata “Ya”


Akhiri kalimat dengan tag question ( pertanyaan ekor ) seprti: “bukankah begitu?” “Ya nggak” yang mengarahkan pembaca menjawab ya. Menggunakan naskah iklan yang mengandung tag question ( pertanyaan ekor )  bisa merubah kerangka pikiran pembaca dari “Tidak” ke “Ya.”


Contoh:

Menulis itu asyik banget, ya nggak sih?


Olah raga itu menyehatkan, benar kan?


Kamu pasti ingin sehat, iya kan?


Ditolak melulu saat jualan itu nyebelin, iya kan?


Kamu pasti ingin tampil menarik tapi tetap jadi diri sendiri, iya kan?


Kamu pasti ingin daganganmu laris manis, bener nggak?


Gunakan pertanyaan ekor untuk menggiring pembaca ke tawaran Anda selanjutnya. 


Pelajari bisnis online lebih dalam dengan berlangganan kiriman email tips dan video tutorial belajar internet marketing online dasar secara GRATIS dengan DAFTAR FREE di KursusSb1m.com 

Belajar Menjadi Sales Pemula vs Internet Marketing

Belajar Menjadi Sales Pemula vs Internet Marketing

Jika Anda sedang belajar jadi sales pemula, Anda perlu baca artikel ini.Menjadi penjual yang agresif berarti Anda siap ditolak. Bahkan sering menghadapi penolakan. Tak bisa dipungkiri. Tak ada seorang sales atau tenaga marketing yang rasio closingnya 100 persen. Bahkan mereka yang merasa terganggu bisa menghindar atau mengusir Anda, terutama jika Anda melakukan penjualan tatap muka atau pun promosi sales door to door.

Bahkan cold calling yaitu menelpon menawarkan produk ke prospek, yang kadang dilakukan sales kartu kredit mau pun asuransi, tak jarang mengalami penolakan. Yang ditelpon akan merasa terganggu bahkan menutup telpon.

 

Beberapa tenaga penjual atau salesman terlalu ngarep. Mereka terlalu lama menghabiskan waktu mereka berkutata pada prospek yang tak berminat akan produk yang mereka tawarkan. Selain membuat prospek jadi sebel, tentu ini akan buang-buang waktu Anda. Ingat, waktu sangat berharga.

 

Mengapa menghabiskan banyak waktu pada penolakan?
Jawabnya karena menjual produk pada orang yang tidak tertarik pada produk tersebut atau pun manfaat produk tersebut, atau tertarik pada hal hal yang berhubungan dengan produk yersebut atau pun mereka yang tidak membutuhkan produk tersebut.

 

Nah, dengan belajar marketing online atau belajar internet marketing, , Anda bisa membidik mereka dengan minat dan ketertarikan tertentu. Anda tak kumpulkan no telpon dan menelpon mereka satu-satu atau mendatangi rumah mereka, menjual produk promosi door to door. Andalah yang akan dihubungi prospek yang berminat akan produk Anda. Anda lah yang akan dicari dan dikontak calon pembeli yang mencari solusi dari Anda.

 

Sudah tak zaman ngarep pada mereka yang tak berminat membil. Saatnya move on. Saatnya memanfaatkan teknologi untuk penjualan yang efektif. Saatnya belajar pemasaran online.

Tips Cara Menulis Konten Pemancing Konvers

Dalam belajar internet marketing sambil praktek bisnis online, beberapa Hal Yang Perlu Dilakukan Dalam Memancing Konversi Pembaca.

Pertama, katakan pada pembaca tentang apa sebenarnya konten Anda dan mengapa pembaca perlu melakukan apa yang Anda inginkan

Kedua, konten tersebuat hendaknya menunjukkan kepada mereka bahwa Anda menulis isinya dengan baik dan bahwa Anda memahami apa yang Anda bahas.

Ketiga, konten yang Anda buat menunjukan bahwa Anda memahami dan mengidentifikasi masalah pembaca yang berarti Anda menawarkan solusi.

Keempat, pilih kata-kata yang merangsang pembaca melakukan yang Anda inginkan

image