cara menulis konten | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Ide Membuat Konten: Ubah Bentuk

Ide Membuat Konten: Ubah Bentuk

Ide Membuat Konten: Ubah Jenis Bentuk Konten

Berubah… Ubah Bentuk Konten Terbaik Anda Ke Dalam Bentuk Lain

Cara membuat konten digital jika kehabisan ide adalah dengan mengubah bentuk jenis konten Anda.

 

Dalam belajar digital marketing, Jika Anda sudah lama dan sering blogging tentu Anda punya postingan yang terbanyak dikunjungi orang. Anda bisa mendongkraknya. Gagasan dan penelitian awal untuk suatu topik adalah yang paling memakan waktu dan tenaga dalam pembuatan konten.

 

Jadi mengapa tidak mengubah bentuknya dari suatu postingan blog ke dalam jenis konten yang lain?

Buat kembali dalam bentuk video, infografi, untuk juga diposting ke media sosial.

 

Apakah ada ide lain?
Coba beberapa ide berikut:

 

Kumpulkan topik ke dalam ebook
Buat rangkaian webinar berdasarkan postingan blog Anda

Dalam hal ini yang Anda perlukan adalah kreatifitas.

Mungkin Anda berpikiran bukankah orang akan bosan dengan topik yang sama dengan topik yang sudah lama?

Tidak juga….

 

Perlu Anda ketahui, beda orang beda selera terhadap bentuk konten berbeda. Ada yang suka teks. Ada yang lebih suka video. Bahkan orang yang sama menikmati konten dengan format berbeda padahal isinya sama.

Belajar Youtube Video Marketing SB1m

Kuncinya adalah bereksperimen. Pada saatnya, Anda akan menemukan format mana yang paling baik membawa keuntungan dan mana yang kurang efektif. Ingat, Anda tak harus hadir di semua tempat, cukup di tempat yang menguntungkan.

🖱☕ Webinar Belajar Internet Marketing Dari Rumah!
Make Money Online At Home
* Berdasarkan Pengalaman Member SB1M Yang berhasil
+ Gratis Video Tutorial Selama 3 Tahun Via Email

Daftar 🖱 📖 WEBINAR, Kunjungi KursusSb1m.com atau  klik banner berikut.

 

Belajar Marketing Online: Kekuatan Cerita

Belajar Marketing Online: Kekuatan Cerita

Belajar Marketing Online: Kekuatan Cerita

Secara alami, manusia itu sifatnya ingin tahu dan cerita bagus memuaskan rasa ingin tahu mereka. Sebuah cerita bisa secara efektif merubah informasi yang kaku menjadi informasi yang menarik. Ini pun bisa kita manfaatkan saat kita praktek belajar digital marketing.

Cerita menarik memikat orang untuk terlibat.

 

Nicholas Kusmich, ahli digital marketing, sebagai contoh melakukan kampanye tentang penjualan buku yang hasilnya akan disumbangkan.

Bagaimana Nicholas Kusmich berhasil menjual 6400 buku dan hasilnya disumbangkan untuk sumbangan air bersih dengan tajuk: Water

 

Nicholas Kusmich menulis ebook “Give: The Ultimate Guide To Using Facebook Advertising to Generate More Leads, More Clients, and Massive ROI” untuk menyebarkan pengetahuannya tentang iklan di Facebook. Yang menarik adalah cara dia promosikan buku tersebut. Ia menceritakan kisah betapa ia perlu menjual buku ini agar bisa menyediakan air bersih bagi sebuah desa. Ia menjelaskan bahwa seratus persen penjualan ebook akan ia donasikan bahkan membuat kalkulasi berapa banyak buku yang dijual agar impiannya menyediakan air bersih bagi desa tersebut terjual. Orang-orang pun ingin menjadi bagian kisah ini. Hal ini membuat mereka aktif berpartisipasi dengan mereferensikan ebook ini ke teman-teman mereka.

Ini disebabkan dengan membeli ebook tersebut membuat pembeli merasa terlibat dalam melakukan hal baik.

Tak hanya membuat orang merasa melakukan hal yang baik, ada cara-cara lain yang dikemas dalam bercerita atau storytelling.

Anda bisa bercerita bagaimana kopi  atau teh yang dihidangkan sampai ke tangan pelanggan.

Anda bisa berbagi cerita bagaimana Anda memulai usaha Anda.

Ceritakan kisah sukses atau pengalaman customer Anda bersama produk Anda.

Salam Sukses!
KursusSb1m.com

Cara Mempengaruhi Pembeli agar Tertarik:  Jurus Pertanyaan Ekor

Cara Mempengaruhi Pembeli agar Tertarik: Jurus Pertanyaan Ekor

Cara Mempengaruhi Pembeli agar Tertarik pada Produk yang Ditawarkan:  Jurus Pertanyaan Ekor

Cara mempengaruhi pembeli agar tertarik pada produk yang ditawarkan adalah dengan menggiring Prospek Berkata “Ya”


Akhiri kalimat dengan tag question ( pertanyaan ekor ) seprti: “bukankah begitu?” “Ya nggak” yang mengarahkan pembaca menjawab ya. Menggunakan naskah iklan yang mengandung tag question ( pertanyaan ekor )  bisa merubah kerangka pikiran pembaca dari “Tidak” ke “Ya.”


Contoh:

Menulis itu asyik banget, ya nggak sih?


Olah raga itu menyehatkan, benar kan?


Kamu pasti ingin sehat, iya kan?


Ditolak melulu saat jualan itu nyebelin, iya kan?


Kamu pasti ingin tampil menarik tapi tetap jadi diri sendiri, iya kan?


Kamu pasti ingin daganganmu laris manis, bener nggak?


Gunakan pertanyaan ekor untuk menggiring pembaca ke tawaran Anda selanjutnya. 


Pelajari bisnis online lebih dalam dengan berlangganan kiriman email tips dan video tutorial belajar internet marketing online dasar secara GRATIS dengan DAFTAR FREE di KursusSb1m.com 

Tips Belajar Internet Marketing NO COPY PASTE

Tips Belajar Internet Marketing NO COPY PASTE

Belajar Internet Marketing Dasar: No Copy Paste Dalam Menulis Konten

Pastikan Tidak Ada Duplicate Content di Website Bisnis Online Anda

Haram hukumnya melakukan Copy Paste dari website orang untuk mengisi postingan website Anda. Selain itu mencuri karya orang, juga membuat website Anda tak sehat di mata Google sehingga mengganggu posisi rangking situs Anda di mesin pencari.

 

Tak hanya itu, postingan hasil copy paste dari konten website sendiri pun menggaggu kesehatan website Anda. Mungkin Anda melihat konten yang pernah Anda buat keren dan trafficnya tinggi, disukai netizen dan banyak yang sharing, lalu Anda ingin mengCopy Paste konten tersebut membuat postingan baru agar terduplikasi efek yang sama sehingga trafik berkali lipat 🙂

Belajar Internet Marketing Webminar

Jangan lakukan ini, karena membuat rangking website Anda jadi tak sehat. Dalam praktek belajar internet marketing pemula, Anda harus sadar untuk menjaga kesehatan website Anda.

MenCopy Paste konten hanya akan membuat redundant content atau konten yang mubajir. Tentu pengunjung website juga tidak suka mengunjungi website dengan konten yang diulang-ulang.

Google tidak suka jika Anda hanya mengcopy paste konten. Akan lebih disukai jika website Anda menyajikan konten baru dan segar. Jika Anda hanya menduplikasinya, maka website Anda bisa terkena penalty dari Google.

Jika Anda ingin menggunakan kembali konten-konten lama website Anda, modifikasi, tulislah dalam gaya dan bentuk lain, topik boleh sama tapi kalimat harus beda.

Konten Website Yang Menarik: Gaya Bahasa

Konten Website Yang Menarik: Gaya Bahasa

Konten website yang menarik menggunakan gaya bahasa yang jelas dan sederhana plus akrab.

 

Mungkin merasa keren jika menggunakan gaya bahasa dan istilah yang terdengar intelek dihiasi dengan jargon-jargon agar terlihat seperti pakar, atau mungkin sudah biasa menggunakan gaya bahasa seperti itu tetapi bagaimana pun tujuan Anda menulis konten dalam pemasaran bukan untuk meningkatkan gengsi tetapi untuk menjelaskan informasi atau konsep dengan jelas, ringkas dan sesederhana mungkin. Anda menulis agar dibaca dan dipahami orang lain secara sederhana. Tulisan Anda haruslah mudah dipahami.

DISKON Kelas Internet Marketing untuk PREMIUM/ BASIC MEMBER
DISKON Kelas Internet Marketing untuk PREMIUM/ BASIC MEMBER

Jangan membuat calon customer bingung dengan gaya bahasa yang membingungkan. Ini penting, karena kebingungan customer adalah masalah besar dalam penjualan. Jika mereka bingung, mereka bisa langsung meninggalkan website Anda. Kebingungan tak akan membuat prospek mengiyakan tawaran Anda. Gunakan gaya bahasa sederhana dan membina keakraban dengan prospek.

 

Dalam praktek belajar internet marketing terutama dalam membuat website, konten itu memegang peranan vital.

​Tips Menulis Blog: Content DJ vs Penulis Konten

Apakah Anda Content DJ atau Menulis Konten Asli? Tetapi jangan sampai jadi Plagiator ya.
Dalam belajar internet marketing untuk pemula,  jika Anda melakukan copy paste atau pun berbagi konten yang telah diposting oleh orang lain di blog atau website lain, maka Anda termasuk Content DJ.
Tak semua content DJ itu buruk. Itu buruk jika menjiplak atau sekedar copy paste dari sumber lain dan ini sama dengan Plagiator. Tetapi ada aktifitas content DJ yang tak salah seperti jika Anda berbagi atau mereferensikan pemikiran dari tokoh atau pun video yang bisa dijadikan refefensi untuk usaha Anda dan pastikan netizen menikmati apa yang Anda bagikan.
Tetapi jika aktifitas Content DJ dilakukan secara berlebihan, ini justru membuat keunikan diri Anda terbenam dan tanpa sengaja Anda justru meyakinkan mereka untuk pergi ke sumber lain.

Dalam belajar pemasaran online terutama dalam belajar internet marketing dengan strategi self branding, ketika Anda memainkan peran sebagai Content DJ Anda perlu memilah-milah apa yang akan Anda review atau bagikan. Apakah justru membuat pembaca berpaking? Apakah berita itu benar atau hoax? Apakah itu akan menyinggung perasaan banyak orang? Anda tetap perlu menulis atau membuat konten asli agar keunikan Anda tetap diingat.

KursusSb1m.Com