langkah langkah menulis iklan | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Cara Merancang Iklan Online: Rumus PASS

Cara Merancang Iklan Online: Rumus PASS

Cara Merancang Iklan Online: Rumus PASS

Lagi mencari cara membuat iklan online yang menarik? Mungkin bisa coba cara mudah sederhana ini.

 

Ada puluhan formula copywriting atau penulisan naskah iklan yang telah teruji. Salah satunya formula atau rumus PAS. Jika Anda tak berpengalaman dalam menulis naskah iklan atau copywriting, Anda bisa menerapkan rumus atau formula PASS.

 

Rumus Copywriting PASS: Problem-Agitation-Solution-Social Proof

Berikut jabarannya:

Problem: Identifikasi atau mengenali masalah

Agitate – menjelaskan mengapa ini bisa jadi masalah besar

Solution: berikan solusi atau penyelesaian masalah

Social Proor: sebenarnya bagian ini tambahan bila perlu. Yaitu memberikan bukti sosial yang menggambarkan efek baik dari solusi tersebut, misalnya testimoni atau kesaksian, dimuatnya produk atau usaha Anda di media, komentar atau review pelanggan.

 

Contoh copywriting dengan formula PASS:

 

Problem: Buang terlalu banyak waktu untuk posting pesan yang sama di berbagai sosmed?

Agitate: Coba bayangkan banyak waktu yang Anda buang bisa Anda guanakan untuk hal-hal lain yang lebih produktif.

Solution: cukup kurang dari 5 menit, Anda bisa posting otomatis ke seluruh profil social media Anda dengan menggunakan tool atau alat ini. Ya, semudah itu.

 

Jika Ada tampilkan testimoni atau komentar positif penggina produk Anda.

Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva

Ingin meningkatkan omzet usaha Anda? Bergabunglah salam webinar kami. Pelajari cara memasarkan produk Anda secara online dalam Webinar belajar internet marketing di KursusSb1m.com.

Teknik Menulis Yang Baik dan 6 Langkah Iklan Konversi untuk Iklan Online: Rangsang Netizen

Teknik Menulis Yang Baik dan 6 Langkah Iklan Konversi untuk Iklan Online: Rangsang Netizen

Belajar Marketing Online: Teknik Menulis Yang Baik untuk Iklan Online – Rangsang Netizen

Dalam strategi promosi pemasaran saat praktek belajar internet marketing online, teknik copywriting atau teknik menulis iklan dengan memperhatikan efek kata-kata terhadap psikologis prospek sangat berperan.


Beberapa kata sifat tak ada artinya dalam naskah iklan Anda. Anda bisa saja dengan mudah menghapusnya. Tetapi menggunakan kata kata  yang berhubungan dengan hadil penginderaan seperti yang ditangkap indera penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman mau pun pengecap, bisa menguatkan daya tarik tulisan Anda dengan membuat pembaca seolah-olah  ikut mengalami. 


Contoh: 
Penglihatan: Anda lihat perbedaan besar perut six pack Anda setelah mencoba latihan 30 hari dari kami. 


Pendengaran: Mendengarkan dengan headphone ini seolah Anda di tengah konser musik walau Anda berada di kamar Anda yang nyaman. 


Sentuhan: Tempat duduk kulit ini sangat lembut, seolah Anda berada di dalam mobil mewah.


Penciuman: Bangun tidur setiap pagi tergugah oleh aroma segar kopi premium di pintu kamar Anda.


Pengecap: Dari tomat segar sampai kemangi pilihan, Anda akan menikmati cita rasanya pada setiap gigitan. 

 

6 Langkah Menulis Iklan Online Yang Mengkorvesi

Dalam belajar marketing online, tak hanya teknik memancing traffic secara teknik, psikologi pembaca perlu dipertimbangkan dalam cara membuat atau menulis iklan online.

 

Berikut langkah langkah menulis iklan online yang mengkonversi:

 

1. Pesan berdasarkan nilai manfaat

Jangan banyak bicara tentang produk tetapi tekankan lebih pada nilai atau manfaat yang diberikan produk Anda.

Orang tak ingin beli sikat gigi atau odol yang keren, mereka ingin tersenyum lebar dengan gigi putih bersih.

Orang ikut fitness bukan karena cari cari kegiatan tetapi kaeena ingin punya tubuh fit dan atletis.

Orang tak hanya beli HP karena merek tetapi karena mereka ingin komunikasi dengan lancar, menikmati main game, mengabadikan moment baik dengan foto dan video dengan gambar berkualitas, baterainya tahan lama.

 

2) Spesifik

Halaman penjualan yang penuh klaim yang terlalu luas atau umum kurang efektif, seperti:

“lebih banyak, lebih mudah, lebih cepat…”

Dalam meninjolkan sesuatu, tonjolkan lebih rinci:

Misalnya, lebih hemat 20%, lebih cepat 2 menit, 1 hari jadi, kapasitas 2x lebih besar

3) Sapa tipe customer yang Anda layani

Orang cenderung memberi perhatian jika Anda tahu hal khusus tentang mereka.

Misalnya: “Makanan sehat untuk stamina atlit.” “Aplikasi yang membantu pemain saham agar cuan.” “Tempat belajar pemilik UKM agar omzet meroket.

 

4) Pikirkan “Call-to-value” bukan “Call-to-action”

Call to Action adalah tombol atau banner yang mengajak customer untuk melakukan sesuatu dengan menekan tombol atau banner.

Lalu apa itu “Call to Value”? Call to Value adalah ajakan bagi pengunjung website untuk menikmati sesuatu. Tombol yang menawarkan “value” atau nilai manfaat lebih unggul dibanding hanya ajakan “action” atau melakukan sesuatu. Bukankah Anda lebih senang jika diajak menikmati sesuatu dibandingkan disuruh melakukan sesuatu?Customer juga begitu..

Contoh:

DAFTAR SEKARANG menjadi ==> DAPATKAN TIPS DAN VIDEO TUTORIAL GRATIS SEKARANG PELAJARI LEBIH LANJUT menjadi ==> MULAI PROGRAM LANGSING START FREE TRIAL menjadi ==> TEMUKAN JODOH ANDA

5) Menyapa Secara Pribadi

Anda tak berbicara dengan kerumunan orang. Anda berbicara dengan seseorang – pribadi si customer. Sapalah dengan kata “Anda” atau “Kamu” bukan kita atau kalian. Tulislah seolah Anda berbicara satu lawan satu bertatap muka dengan mereka.

6) Teks mudah dicerna

Teks yang paniang ibarat kue ulang tahun yang besar, tentu malah bikin enek jika harus makan semua, maka berikan potongan-potongan kecil agar mudah dicerna.

Iklan yang bisa mengkorvesi lebih baik perlu dikemas kembali dan ditulis kembali agar mudah dicerna pembaca dan menarik.

Pembaca lebih suka jabaran dalam 3 point atau tiga langkah dari pada dua paragraf panjang. Gunakan point-point daripada paragraf panjang.

 

Dapatkan update tips dan video tutorial gratis belajar marketing online di email Anda dengan DAFTAR GRATIS sebagai FREE MEMBER di KursusSb1m.com

Mau langganan tips dan video tutorial belajar digital marketing lewat email Anda secara gratis? Daftar FREE di Sb1mNetpreneur.com 

Belajar Marketing Online: MENULIS IKLAN BARIS

Belajar Marketing Online: MENULIS IKLAN BARIS

Menulis iklan baris dengan bahasa yang singkat padat dan jelas adalah dengan memancing mempergunakan manfaat atau sensasi dari produk. Hal ini juga berlaku ketika Anda membuat iklan online dalam praktek belajar marketing online.

 

Anda mengeluarkan uang untuk iklan online, seperti Facebook Ads, tentu berusaha memperoleh tangkapan sebanyak mungkin. Untuk itu, Anda harus menjelaskan tentang produk Anda ke orang-orang. Ya, ketika Anda beriklan online seperti Facebook Ads, Anda perlu menyampaikannya dengan ringkas dan pancing mereka dengan menampilkan apa yang akan mereka dapat jika membeli produk Anda.

Tempat Kursus Belajar Internet Marketing di Jakarta Sb1m

Masalah apa yang bisa mereka atasi dengan menggunakan produk Anda? Bagaimana bisa hal ini membantu mereka? Efek atau sensasi apa yang dialani dengan memiliki produk Anda? Hal ini yang perlu Anda tekankan pada naskah iklan atau halaman penawaran barang atau jasa Anda. Terangkanlah hal ini dengan sederhana, komunikatif dan jelas.

Misalnya:
“Kantor Anda bersih dan rapi bersama layanan kami,” untuk layanan jasa cleanig sevice.

“Bersih tanpa noda.” Untuk iklan sabun cuci.

“Sepasti Anda Mengantarkannya Sendiri” untuk iklan jasa kurir.

” Turun berat badan 5-10 kg dalam 20 hari, sehat dan aman.” Untuk iklan obat pelangsing.

“Belajar dari mana pun, berbisnis dari mana pun Anda berada.” Untuk iklan peluang usaha bisnis online.

“Memukau nalar, mengguncang iman.” Untuk iklan buku novel kontroversial.

“Bagaimana cara tidak melakukan apa apa tetapi menyelesaikan semuanya.”

Singkat kata, pikirkan manfaat atau sensasi yang didapat pembeli dalam tahap awal langkah langkah menulis iklan.

 

Salam Sukses

KursusSb1m.com