Proposal | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Cara Membuat Iklan Promosi Menarik:  Bahasa Positif

Cara Membuat Iklan Promosi Menarik: Bahasa Positif

Cara Membuat Iklan Promosi Menarik dalam Belajar Digital Marketing:  Bahasa Positif

Dalam praktek belajar marketing online, mempertimbangkan NLP ( Neuro-linguistic programming  )  dalam mempraktekan cara membuat iklan promosi menarik sangatlah penting. Salah satunya dengan lebih “Fokus ke Positif” dari pada negatif. Berikut sekilas langkah langkah menulis iklan dan contohnya dengan Fokus ke Hal Positif. 


Secara alami, pikiran manusia lebih mudah fokus pada hasil positif dibandingkan yang negatif. Dengan menggunakan hasil positif, Anda bisa membantu orang melihat manfaat dari hasil positif yang Anda inginkan. 


Contoh: 
Dalam membuat iklan promosi produk pelabgsing atau program menurunkan berat badan, ganti rangkaian kata negatif “turun berat badan” dengan hasil positif seperti “jadi lebih sehat, lebih aktif, lebih langsing.”


Atau ketika menawarkan program rekreasi, dari pada mengajak orang “stop stress,” Anda bisa mengajak mereka “Nikmati Hidup.”


Ketika jual obat herbal sakit punggung, dari pada gunakan kata “atasi sakit punggung,” gunakan “menyehatkan punggung Anda kembali.”


Selalu fokus pada hal positif bukan hal yang selalu mudah karena seyogyanya apa yang Anda tawarkan adalah solusi masalah. Tapi ini akan memberikan efek respon positif terhadap iklan Anda.


Dapatkan langganan kiriman tips dan video tutorial gratis belajar bisnis online melalui email Anda dengan daftar free menber di KursusSb1m.com. 

Tips membuat proposal penawaran untuk produk barang atau jasa: KISS

Tips membuat proposal penawaran untuk produk barang atau jasa: KISS

Tips membuat proposal penawaran untuk produk barang atau jasa: KISS

KISS Keep It Short and Simple
Buatlah penawaran singkat dan sederhana

Beberapa orang berpikir yang namanya proposal atau penawaran itu harus panjang lebar – jika dikonversikan ke word document harus banyak halamannya. Tapi jika Anda sering melihat prospek ketika membaca proposal penawaran, Anda tak heran jika melihat mereka membaca sekilas dan membolak-balik dengan cepat dokumen proposal yang panjang itu dan ironisnya bisa saja informasi yang penting terlewatkan.

 

Lantas bagaimana solusinya? Solusinya sederhana. Tuangkan proposal penawaran Anda dalam tiga atau tujuh halaman atau seringkas mungkin tapi berisi.

 

Dengan memegang prinsip KISS (Keep It Short and Simple) atau membuatnya ringkas dan sederhana, proposal penawaran Anda diharapkan dibaca lebih seksama oleh prospek. Proposal Anda seyogyanya ringkas dan relevan – menuangkan bagian-bagian yang penting bagi prospek, calon klien atau calon customer. Jangan terjebak menghabiskan halaman untuk biografi, cerita tentang usaha Abda, atau daftar kehebatan usaha atau bisnis Anda. Fokuslah pada hal-hal relevan menuju closing penjualan. Fokus pada apa yang akan didapatkan oleh prospek jika menerima penawaran Anda karena mereka lebih peduli tentang apa sih yang akan mereka dapatkan.

KEEP it short and simple

Dalam praktek belajar marketing online atau pemasaran online, penawaran seyogyanya ringkas. Bisa dalam brosur atau dokumen penawaran pdf. Ini pun berlaku dalam halaman penawaran online produk atau jasa Anda, baik dalam website mau pun blog Anda. Prospek online cenderung membaca cepat dan buat mereka menemukan hal penting bagi mereka dalam memutuskan untuk deal dengan Anda.

Dapatkan pembelajaran online tips dan video tutorial marketing online GRATIS debgan DAFTAR FREE di KursusSb1m.com

Tips Cara Membuat Proposal Penawaran Produk Barang dan Jasa: NO PAMER

Tips Cara Membuat Proposal Penawaran Produk Barang dan Jasa: NO PAMER

Tips Cara Membuat Proposal Penawaran Produk Barang dan Jasa: Pamer Hasil Kerja dan Prestasi

Dalam mengajukan penawaran atau proposal, memamerkan hasil kerja bukanlah kunci untuk closing. Proposal.atau penawaran bukan ajang pamer.

Definisi Hasil kerja (bahasa Inggris: deliverable menurut Wikipedia) adalah objek berwujud atau tak berwujud yang merupakan hasil pelaksanaan proyek, sebagai bagian dari suatu kewajiban atau obligasi.

 

Ya, memang dalam tender atau pengalaman proyek itu dihitung dan ada nilai tersendiri tetapi ada yang lebih penting dari itu yang dipertimbangkan calon customer atau klien dalam memilih produk atau jasa Anda.

 

Jika ingin sukses dalam berjualan, tulislah penawaran atau proposal yang secara keseluruhan berfokus pada apa yang bisa Anda berikan kepada prospek, calon klien atau calon customer BUKANNYA HANYA PAMER. Ingat di titik mana nilai yang menjual: prospek tak begitu peduli akan prestasi yang pernah Anda raih atau pun sertifikasi Anda atau pun hasil proyek yang pernah Anda lakukan walaupun itu penting karena prospek membayar akan manfaat yang Anda beriklan untuk mereka dan apa yang mereka dapatkan dari Anda.

Gunakan penawaran atau proposal Anda untuk menyampaikan hasil apa yang bisa diperoleh prospek dan manfaat apa yang mereka dapatkan setelah deal atau beli produk atau jasa Anda. Anda bisa ungkapkan tentang prestasi Anda setelah itu atau apa saja yang Anda raih tetapi jangan terlalu panjang. Fokus pada tujuan.

 

Begitu pula dalam praktek belajar internet marketing atau digital marketing, dalam promosi atau pun iklan fokus pada apa yang bisa Anda berikan ke customer.

KURSUSsb1m.com

Proposal Penawaran Produk Barang dan Jasa: Sikap Consumer Oriented

Proposal Penawaran Produk Barang dan Jasa: Sikap Consumer Oriented

Proposal Penawaran Produk Barang dan Jasa: Sikap Consumer Oriented

Fokus Pada Apa Yang Dituju atau Dicari oleh Prospek

Banyak tenaga sales/ marketing menulis proposal atau penawaran yang berfokus pada keseluruhan apa saja yang bisa mereka tawarkan ke calon customer atau klien. Bahkan dokumen penawaran tersebut tak jarang berisi daftar fitur produk atau pun jasa. Tetapi bagaimana dengan apa yang dibutuhkan calon klien atau customer?

kata bijak usaha sendiri
kata kata bijak usaha sendiri

Dari pada berfokus pada apa yang harus Anda tawarkan ke calon klien atau customer, proposal penawaran Anda seyogyanya menitik beratkan pada masalah kunci yang ingin diselesaikan prospek atau calon customer.

Secara khusus, mulailah proposal Anda dengan mengarah pada tantangan yang ingin diatasi oleh customer atau klien Anda. Hal ini secara efektif akan merubah proposal penawaran Anda menjadi dokumen kerja yang menjadi garis besar apa yang menjadi tujuan atau sasaran klien. Bukankah ini alat pemasaran yang cukup kuat?

Humor penawaran ekonomi

Dalam praktek belajar pemasaran online atau internet marketing, Anda bisa melakukan riset online tentang apa yang dicari oleh calon customer atau minat mereka. Nah, penawaran online baik dalam surel atau pun yang Anda posting di situs Anda seyogyanya menjawab permasalahan yang dihadapi oleh calon customer atau klien. Anda bisa menggunakan fasilitas di search engine atau pun media sosial untuk membidik customer yang tepat dan menawarkan solusi atau memberi jawaban akan kebutuhan mereka.

KursusSb1m.com