pelatihan wirausaha bisnis online | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Belajar Content Marketing: Relevansi

Belajar Content Marketing: Relevansi

Ada banyak tools mau pun teknik untuk dipelajari agar dalam praktek belajar pemasaran online atau digital marketing selalu berinovasi dan berkembang.

Tentu saja, pelanggan mengharapkan dan meminta layanan prima, mengharapkan adanya respon terhadap mereka, memberikan info yang mereka butuhkan.

Konten itu bukan hanya tentang panjangnya, tapi relevansinya.

Konten yang Anda buat, apa pun bentuknya, apakah itu hiburan, informasi, penjelasan tentang produk Anda, atau pun info via email, ingatlah siapa sasaran Anda? Siapa customer Anda?

Konten harus relevan dengan audience atau pembaca yang membukanya, perhatikan siapa pembuka konten tersebut.

Konten harus mewakili suara yang Anda dengar dari customer Anda, bukan mementingkan diri Anda. Bukan bercerita betapa WOWnya diri Anda.

Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva
Gambar didesain dengan Canva

Berhenti menggurui, jangan terlalu banyak cerita apa lagi mengagungagungkan diri, stop minta perhatian, stop haus sanjungan, mulailah mendengarkan dan buatlah konten yang merupakan gema suara mereka.

Bagus juga jika Anda bisa memasukan unsur humor dan plesetan lucu sebagai cara jalin hubungan dengan customer. Tentu humor yang menghibur bukan menyerang.

DAFTAR FREE KursusSb1m.com

Dapatkan kiriman video tutorial dan tips digital marketing terkini lewat email Anda dari komunitas bisnis online.

Tips Membuat Headline Menarik untuk Bisnis Online

Tips Membuat Headline Menarik untuk Bisnis Online

Artikel belajar marketing online kali ini ini membahas tips membuat headline yang menarik.

Iklan yang berhasil atau postingan yang memenangkan hati customer memiliki satu persamaan umum.

Unsur umum yang dimiliki iklan yang berhasil atau pun postingan populer…

Headline berdaya tarik, dan memberikan manfaat…

Menurut David Ogilvy, guru advertising legendaris:” Rata-rata, orang yang membaca headline lima kali lebih banyak daripada yang membaca isi pesannya.”

Jika headline Anda tak bisa menggaet pembaca, produk Anda pun tak terjual.

Jika dalam blog Anda, pembaca tak ditawari mengapa mereka musti mengklik link Anda, postingan Anda pun tak akan dibaca.

Belajar Digital Marketing di Jakarta

Berikan janji yang manfaatnya bikin pembaca tak tahan untuk hanyut.

Butuh berlembar-lembar halaman untuk membahas anatomi headline tetapi ada salah satu atau dua hal yang harus ada agar membuat pemirsa berhenti sejenak untuk membaca lebih dalam.

Apa itu?

1. Janjikan manfaat
2.  Bakar semangat rasa ingin tahu pembaca 

Contoh Iklan Tentang Email

Sudah daftar FREE member di http://kursusSb1m.com agar dapat kiriman email tips dan video tutorial gratis belajar internet marketing dari kami?

Belajar Marketing Online: Semua Tentang Mereka

Belajar Marketing Online: Semua Tentang Mereka

Ini Bukan Tentang Anda, Ini Tentang Mereka

Mereka dalam hal ini adalah calon customer atau pelanggan Anda. Dalam praktek belajar marketing online, customerlah pemeran utamanya.

Kunci pemasaran online dengan SEO yang menguntungkan adalah keinginan pengguna internet. Sebelum membuat artikel mulailah dengan riset kata kunci karena penting mengetahui apa yang pengguna internet cari dan butuhkan.

Mari kita sejenak  kembali ke hal mendasar.

Anda membuka usaha atau memulai bisnis tentu untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan, mengisi peluang di pasar. Apa kebutuhannya? Bagaimana orang-orang mencari apa yang mereka butuhkan? Dan yang lebih penting, mereka berharap menemukan apa ketika mengklik postingan atau website Anda di search engine seperti Google.

Miaalnya, usaha kedai kopi atau kafe yang menjual kopi dalam penulisan postingannya bisa memanfaatkan kata kunci ‘kopi gayo, atau pun “kafe unik di…”

Pastikan, artikel atau halaman yang mengandung kata kunci pencarian betul betul cocok dengan keinginan pencari info online. Anda bisa menulis tentang kenikmatan kopi gayo dan rasa snack di kedai Anda, atau review suasana di kedai kopi.

Kuncinya tetaplah melekat pada inti yang dibahas dan pemenuhan keinginan pengguna internet. Berikan apa yang Anda janjikan ke mereka.

DAFTAR FREE KursusSb1m.com

Dapatkan kiriman video tutorial dan tips digital marketing terkini lewat email Anda dari komunitas bisnis online.

Cara Membuat Blog Menarik: Menjadi Blog Detective

Cara Membuat Blog Menarik: Menjadi Blog Detective

Cara Membuat Blog Menarik: Menjadi Blog Detective atau Penyelidik Blog

Postingan blog Anda pasti punya tujuan bukan?

Dalam belajar internet marketing, saat mempraktekan blog marketing, entah hanya untuk menaikan traffic halaman konversi atau landing page atau sekedar memberi informasi atau pun mengandung ajakan tertentu bagi pembaca setelah membaca postingan baik itu ajakan untuk like, mendaftar, komentar, atau pun langsung beli.

Di mana pun Anda menulis, baik itu di blog, email atau pun surat penawaran, jika itu memancing respon atau tindakan, .. Anda sedang menulis naskah iklan.

Banyak praktisi bisnis online pemula tergoda membuat postingan dengan gaya penulisan langsung jualan ke orang tak di kenal tanpa basa basi. Langsung hard selling bisa saja langsung closing, tapi dalam banyak kasus menurut pengalaman pembaca butuh merasa yakin untuk menjadi customer atau pembeli.

Anda perlu melirik penulisan copywriting gaya lama dalam blog marketing atau content marketing. Prinsip-prinsip dari gaya lama pun tetap bagus diterapkan di jaman sekarang.

Berperanlah menjadi detektif blog.

Dalam dunia pemasaran, kailnya berupa cerita, ide atau pun fitur yang mengait rahang yang diumpan yaitu perhatian pembaca.

Copywriter atau penulis iklan menggali dari bacaan tentang penjualan, interview dengan customer, dan menggali lebih dalam manfaat, fitur dan sejarah produk. Tujuannya membongkar informasi yang menarik mata pembaca.

Penulis iklan legendaris, John Carlton, mengemukakan proses yang dimulai dengan memakai “topi detektif penjualan.” Ya, menggunakan kerangka berpikir detektif. Prinsip ini bisa Anda manfaatkan untuk membuat postingan memikat.

Salah satu contoh yang tepat untuk hal ini adalah Jon Morrow. Ia memainkan peran “blog detective” dibanding hanya sekedar menjadi penjual online.

Sebelum postingannya menjadi viral di Copyblogger, ia mencatat sejumlah komentar dalam setiap postingannya, menganalisa komentar-komentar dan mempelajari statistik social media bertahun-tahun.

Jon melakukan penyelidikan ala detektif untuk membangun pemahaman akan impian yang menghangatkan hati, memahami kecemasan, dan ketakutan yang melumpuhkan dari pembaca. Ini menghasilkan postingan yang meledak dengan komentar komentar dan banyak disharing.

Jika Anda ingin postingan Anda mewabah, lakukan peran sebagai penyelidik blog dan pelajari postingan-postingan populer, galilah dari komentar yang ada, lakukan analisa, lihat polanya.

Anda akan temukan apa yang dicari dan ingin diketahui pembaca sehingga Anda bisa memberikan konten hangat yang mereka suka.

Membidik Orang Sesuai Lokasi

Membidik Orang Sesuai Lokasi

Belajar Bisnis Online: Membidik Orang Sesuai Lokasi

Jika Anda rajin mengamati netizen yang menjadi sasaran, Anda akan menemukan orang yang tertarik tinggal di mana saja. Inilah keunggulan Facebook, bisa membidik netizen dengan lokasi tertentu, dan Anda bisa memunculkan iklan Anda saat mereka buka Facebook. Ini sangat bermanfaat jika Anda praktek belajar internet marketing dan bisnis online.

Platform sosmed seperti Facebook memanfaatkan sinyal HP, IP address, dan data profil untuk menetapkan lokasi. Jika Anda keliling dunia, Facebook tahu dan akan memunculkan iklan sesuai lokasi Anda berada.



Anda bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk keuntungan Anda. Beriklan dengan Facebook Ads, Anda bisa mentarget netizen berdasarkan negara, kota bahkan di lokasi spesifik. 

cara jualan di facebook laris belajar FB Ads

Facebook memungkinkan Anda menampilkan untuk:
– Orang yang sedang berada di lokasi tertentu
– Orang yang tinggal di lokasi tertentu
– Orang yang sedang jalan-jalan atau traveling di lokasi tertentu

Jika menjual produk online, tentu masuk akal jika memilih daerah yang banyak kemungkinan pembelinya.

Belajar Internet Marketing: 7 Penyakit Penyebab Google Penalty

Belajar Internet Marketing: 7 Penyakit Penyebab Google Penalty

Dalam praktek belajar internet marketing terutama saat belajar SEO, tentu Anda pernah dengar bahwa Google melakukan razia bahkan memberi penalty seperti ranking turun bahkan deindex atau ditendang dari Google. Pastikan website Anda sehat, hindari 7 penyebab penalty berikut.

1. Konten terlalu sedikit

Konten terlalu sedikit atau minim termasuk mudah diatasi. Google sering menghukum atau memberi penalty halaman halaman situs yang tak memberi manfaat atau memiliki nilai nyata bagi pencari informasi atau hanya memiliki sedikit jumlah kata. Untuk atasi hal ini, mulailah memberikan info lebih dalam, tambahi tulisan artikel lama agar lebih banyak isinya dan hapus semua auto-generated content

2. Menggunakan hosting gratisan

Jika Anda serius menjalankan bisnis online, jangan menggunakan hosting gratisan atau blog gratisan. Lebih baik gunakan layanan hosting berbayar dan memiliki domain sendiri.

3. Keyword stuffing atau menimbun kata kunci

Jika Anda menambahkan terlalu banyak kata kunci pencarian dalam satu halaman dan berharap ranking website atau blog naik, jangan berharap terlalu banyak karena Google akan merazia dan menganggap halaman website Anda tak alami. Jangan biarkan penimbunan terlalu banyak keyword justru merusak website Anda. Karena bagi Google, customer utama Google adalah pencari info dan berharap pengunjung website mendapatkan info bermakna.

Kata Kata Bijak Singkat Design oleh Canva
Gambar didesain dengan Canva

4. Sarang virus

Google akan merazia situs yang menjadi sarang virus malware dan spyware. Jika dari website Anda ditemukan sesuatu yang bisa menginfeksi komputer atau HP pengunjung, Anda harus menghilangkannya segera.

5. Redirect yang buruk


Jika website Anda melakukan redirect atau langsung mengalihkan arah ke website lain, Anda bisa kena penalty. Redirect seperti ini bisa membuat website Anda kena penalty karena membuat pengunjung cepat cabut dari situs Anda. 
 

6. Duplicate/scraped content atau Copy Paste Konten

Jika konten yang sama persis ditemukan di banyak tempat di situs Anda, atau hasil copy paste, Google akan merazia website Anda. Pastikan tidak ada duplikasi konten di situs Anda. Pastikan konten Anda unik dan update.

7. External Link yang berlebihan

Link eksternal atau backlink atau link dari luar ke situs Anda mau pun sebaliknya dibutuhkan. Link dari luar itu umpama voting, semakin banyak yang mereferensikan halaman website Anda makan semakin naik ratingnya. Link dari dalam ke luar juga ada baiknya dalam crawling apa lagi ke situs besar, artinya Anda memberi kredit pada sumber lain. Bagaimana pun website adalah sarana berinteraksi dengan orang lain. Dalam interaksi tentu hal yang terlalu ekstrim tak baik. External link terlalu banyak tapi minim konten tentu akan kecewakan pembaca bahkan Google akan merazia hal ini sebagai spam.

Mungkin masih banyak penyebab penalty lain seperti terlalu banyak pop up atau flying banner yang mengganggu pembaca atau pun isi konten yang dianggap dilarang di negara tertentu atau dianggap scam. Tapi 7 penyakit di atas merupakan penyebab umumnya.