belajar youtube marketing | SB1M: Sekolah Kursus Belajar Internet Marketing
Kelebihan Video Marketing YouTube

Kelebihan Video Marketing YouTube

Kelebihan Video Marketing YouTube Efektifkah Untuk Strategi Video Marketing?

Kelebihan YouTube Video Marketing Mendominasi Video di Google Tahun 2020

Dalam sebuah penelitian terhadap 2 juta pencarian dan 766.000 video, YouTube menduduki 94% hasil pencarian berbentuk video di halaman pertama hasil pencarian Google.

 

Youtube diakuisisi oleh Google tahun 2016. Sebagai pencari info di Google, Anda bahkan mungkin merasa seperti menemukan lebih banyak video YouTube daripada video dari sumber lain.

 

Sebuah artikel Wall Street Journal pada bulan Juni 2020 mengukur keuntungan yang kuat dari penggunaan YouTube dalam hasil pencarian Google. Artikel tersebut berfokus pada 98 video pilihan untuk membandingkan YouTube dengan platform lain.

 

Seberapa Dominankah YouTube?

Dilihat dari persaingan anekdot, terlihat YouTube banyak muncul di hasil pencarian Google, tetapi seberapa dominan vidieo-video dari YouTube muncul?

 

Di antara semua video yang terlihat dalam perputarannya di Google Search, berikut 8 besar situs platform penyedia video:

1. YouTube (94,2%)

2. Khan Academy (1,5%)

3. Facebook (1,4%)

4. Microsoft (0,4%)

5. Vimeo (0,1%)

6. Twitter (0,1%)

7. Dailymotion (<0,1%)

8. CNBC (<0,1%)

 

Mungkin karena keterbatasan teknis terhadap bagaimana perambahan search engine bekerja, banyak video-video Facebook dan Twitter membutuhkan login dan tak terbuka bagi Google.

 

Melihat fakta tersebut, maka dianjurkan dalam strategi digital marketing, Anda menekuni video marketing YouTube. Setelah itu baru Facebook.

Belajar Youtube Video Marketing SB1m

Ingin lebih mendalami Digital Marketing dan pemasaran online lebih efektif. Pelatihan Online Belajar Digital Marketing Plus Praktek di http://kursusSb1m.com agar lebih produktif.

Cara menggunakan Google Trends dalam Belajar Marketing Online Pemula untuk YouTube

Cara menggunakan Google Trends dalam Belajar Marketing Online Pemula untuk YouTube

Cara menggunakan Google Trends dalam Belajar Marketing Online Pemula untuk Traffic Youtube dan Artikel

 

Anda bisa mempraktekan cara riset kata kunci menggunakan Google Trends. Manfaatkan ide topik dari Google trends untuk konten visual Anda. Gunakan dalam membuat postingan di YouTube agar memperbesar kemungkinan ditemukan oleh para pencari video tontonan di YouTube. Meta data berbentuk teks seperti judul dan deskripsi video di YouTube bisa Anda mainkan agar video Anda rangking di search engine atau mesin pencari.

Berikut sekilas tips atau cara menggunakan Google Trends untuk mengoptimasi judul dan deskripsi video Anda di YouTube. Ini akan berguna dalam praktek belajar marketing online dengan YouTube video marketing.

 

  • Buka atau kunjungi Google Trends.
  • Ketik kata tentang topik yang Anda cari pada isian yang ada simbol kaca pembesarnya – masukan topik atau istilah penelusuran.
  • Pilih negara.
  • Pilih properti Google lalu pilihlah YouTube Search Filter untuk melihat trend kata pencarian tersebut di YouTube.
  • Lihatlah Kueri Terkait dan Topik Terkait.
    Anda akan melihat potensi kata kunci pencarian yang trend yang bisa Anda masukkan dalam judul atau pun deskripsi video Youtube atau pun artikel Anda.
  • Anda bisa melakukan shorlist dari trend yang sedang Top atau pun yang sedang cenderung naik. Bahkan mengetahui trend berdasarkan daerah tertentu.

Wawasan yang lebih luas dan dalam bisa memberi ide dalam menulis artikel atau pun deskripsi video yang lebih relevan dalam mengincar khalayak sasaran atau target audience.

 

Dalam belajar internet marketing online dasar, Google Trends bisa dijadikan tools gratis untuk riset online karena memberikan fitur berguna yang bisa diadopsi dalam memberi wawasan luas dan mendalam dalam membuat konten dan berperan sebagai pemberi ide dalam strategi SEO dan SMO bisnis online Anda.

Gunakan tools gratis ini agar website Anda rangking di halaman pertama hasil pencarian Google.

 

Dapatkan langganan Tips dan Video Tutorial belajar marketing online pemula dan materi pelatihan kewirausahaan bisnis online secara GRATIS melalui email Anda dengan DAFTAR FREE MEMBER di komunitas bisnis online KursusSb1m.com

Pemasaran Menggunakan Media Video di Indonesia

Pemasaran Menggunakan Media Video di Indonesia

Belajar Internet Marketing: Pemasaran Menggunakan Media Video Marketing di Indonesia

Video menjadi alat promosi yang semakin kuat akhir akhir ini. Konten video disukai dan semakin populer. Oleh karena itu, ide yang bagus jika Anda menggunakan video dalam melakukan strategi pemasaran online.

Humore marketing

Sama seperti iklan dengan gambar atau pun memikat melalui teks halaman penawaran, mempromosikan dan memperkenalkan usaha Anda, dalan praktek belajar intetnet marketing dasar khususnya belajar Youtube marketing, belajar Facebook marketing mau pun belajar instagram marketing, melalui video juga merupakan cara baik untuk mengundang respon pemirsa. Anda bisa memberikan tips ke pemirsa, review produk, perkenalan produk, cara menggunakan produk, manfaat dan keunggulan produk serta perbandingan produk Anda dengan produk lain. Anda bisa menyampaikan artikel atau penawaran produk yang telah Anda buat ke dalam bentuk video baik untuk Facebook, Instagram mau pun Youtube. Anda bisa membuat video baru dan menjalin ikatan dengan customer.

DAPATKAN LANGANAN TIPS DAN VIDEO TUTORIAL GRATIS MELALUI EMAIL ANDA DENGAN DAFTAR FREE DI KursusSb1m.com

ATAU KLIK BANNER BERIKUT

Belajar Internet Marketing Dasar: Pemasaran Unik dan Kreatif di Berbagai Konten Media

Belajar Internet Marketing Dasar: Pemasaran Unik dan Kreatif di Berbagai Konten Media

Tips Belajar Internet Marketing Dasar:Coba Coba Pemasaran Unik dan Kreatif di Berbagai Konten Media

 

Dalam prakrtek belajar internet marketing dasar, lakukan eksperimen dengan berbagai tipe konten. Anda bisa mengisi website bisnis online Anda dengan berbagai jenis postingan promosi tergantung pada jenis produk atau jasa atau pun jenis usaha perusahaan yang Anda promosikan. Cobalah buat konten unik dan kreatif di berbagai konten media baik itu blog, website, Facebook, Youtube, Instagram mau pun Twitter.

 

Untuk website Anda bisa melihat statistik traffic pada website, postingan mana saja yang banyak di kunjungi dan bagaimana alur lalu lintas di dalam website Anda.

 

“Bagaimana kita ditemukan di search engine? Bagaimana kita membuat orang berbicara tentang kita di media sosial? Kita lebih baik menjadi menarik dan bermanfaat, dan lebih baik kita melakukannya secara konsisten.”
– Joe Pulizzi, Content Marketing Strategist

Untuk praktek belajar social media marketing, hal ini juga perlu Anda lakukan di social media seperti Facebook, Instagram, Youtube mau pun Twitter. Melalui postingan di social media, Anda bisa memonitor jalinan ikatan Anda dengan follower, intensitas dilihatnya postingan Anda mau pun komentar netizen, lebih dari itu Anda bisa mengumpulkan data statistik untuk mengidentifikasi konten seperti apa yang sesuai untuk promosi mau pun netizen.

Belajar Digital Marketing di Jakarta

Misalnya, jika Anda melakukan pemasaran online dengan blog atau social media yang memungkinkan Anda memposting teks agak panjang, Anda bisa mengkombinasikan dengan berbagai macam konten berikut:

-Tutorial cara menggunakan produk Anda dan apa manfaatnya.
-Perbandingan apa beda produk Anda dengan produk lain
-Testimoni mereka yang mendapatkan manfaat dari produk Anda
-Pendapat para ahli tentang produk Anda
-Pendapat para influencer bisa tokoh, ahli atau pun artis atau aktivis sosmed
-Berita sehubungan dengan atau yang relevan dengan pemirsa atau pembaca tertarget Anda

Tips Youtube Marketing: Tujuan Kolaborasi Vide

Tips Youtube Marketing: Tujuan Kolaborasi Vide

Dalam belajar marketing online terutama saat praktek belajar Youtube marketing, Anda perlu membuat Video Kolaborasi.

 

Tujuan kolaborasi dengan Youtuber atau influecer lain adalah untuk nebeng beken atau untuk memperkenalkan diri Anda atau usaha ke lebih banyak orang.Ya, salah satu cara paling efektif agar konten video Anda disebarluaskan, disharing, dan dilihat banyak orang adalah dengan menggandeng orang yang punya banyak pemirsa atau follower atau banyak subscriber. Ini juga salah satu meningkatkan traffic ke video Anda.

 

Para YouTuber kelas kakap dan brand yang sukses mempraktekan jurus kolaborasi ini. Ini solusi sama sama enak bagi semua yang terlibat di dalamnya. Ketika Anda berkolaborasi atau kerjasama dengan orang lain yang punya persona pemirsa atau persona prospek dengan karakter sama, baik Anda maupun rekanan kolaborasi Anda menayangkan hal menarik bagi pemirsa Anda dan pemirsa rekanan Anda.

Belajar Youtube Video Marketing SB1m

Jurus kolaborasi merupakan langkah alternatif yang mantap selain membeli banyaknya jumlah penayangan ke pemirsa dengan iklan berbayar.

 

Jurus kolaborasi lebih dari sekedar mendatangkan trafik organik dan jika Anda melakukannya dengan tepat, Anda bisa kerjasama dengan channels lebih dikenal banyak orang, yang punya banyak subscriber untuk meningkatkan kredibilitas dan popularitas Anda.

 

Banyak orang terbuka untuk kerjasama. Yang harus Anda lakukan adalah menangkan hati mereka dengan mengemukakan ide kerjasama, ungkapkan potensi apa yang Anda butuhkan dari mereka, lalu terjunlah bersama buatlah video bersama dan sosialisasi bersama.

Tips Youtuber Pemula: Mood Penonton

Tips Youtuber Pemula: Mood Penonton

Ingin YouTube Anda punya penonton setia?
Tips dan cara menjadi Youtuber pemula berikut mungkin bisa memberi ide bagi Anda.
Butuh waktu dalam mengelola YouTube dan konsisten dalam konten video YouTube Anda.

 

Melakukan hal yang konsisten itu berat – terutama dalam menposting video berkualitas. Dalam YouTube, video adalah investasi. Jika Anda ingin praktek belajar internet marketing dengan memanfaatkan YouTube sebagai saluran pemasaran, Anda harus bersungguh-sungguh.

Cara terbaik membuat konten menarik adalah dengan memainkan atau mengendalikan mood pemirsa sejak awal dan memberitahu pemirsa tentang apa yang akan ia tonton. Buat video perkenalan tentang jenis konten apa yang akan Anda sajikan, apapun irama yang Anda sajikan pastikan itu mengalir.

 

Mengendalikan mood penonton agar lebih siap menonton tak hanya dengan kata pembuka, tetapi bisa dengan thumb atau gambar awal yang menggoda tau judul dan teks pembuka yang menggoda. Bisa dengan opening dengan lagu atau soundtrack yang menuntun mereka.